Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hewan Kurban Terpapar PMK Tetap Sah, Ini Syaratnya

Kompas.com - 10/07/2022, 07:56 WIB
Firman Taufiqurrahman,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

CIANJUR, KOMPAS.com– Pelaksanaan ibadah kurban tahun ini akan dilaksanakan di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun begitu, masyarakat, khususnya umat Islam diminta tidak risau, dan tetap khusyuk menyambut perayaan Idul Adha.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (PKHP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ade Dadang Kusmayadi mengatakan, berbagai upaya telah ditempuh untuk memutus mata rantai penyebaran PMK.

"Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan vaksinasi terhadap ribuan sapi sehat sebagai upaya meningkatkan imunitas," kata Ade kepada Kompas.com, Sabtu (9/7/2022).

Menurut Ade, hewan yang terpapar PMK tetap sah sebagai hewan kurban, dan masih layak dikonsumsi.

"Yakni, yang bergejala ringan, seperti lesu, tidak nafsu makan, demam dan gejala klinis lainnya," ujar dia.

Baca juga: Hewan Kurban Terpapar PMK Tetap Sah, BPBD Cianjur Sterilisasi RPH

Bahkan, merujuk pada fatwa MUI No.3 Tahun 2022 itu, hewan yang pernah terjangkit PMK dengan gejala klinis berat pun juga tetap sah sebagai hewan kurban.

"Syaratnya sembuh dari PMK dalam rentang waktu yang diperbolehkan kurban (10-13 zulhijah)," kata Ade.

Namun, apabila hewan yang terkena PMK dan kesembuhannya setelah lewat rentang waktu yang diperbolehkan berkurban, maka dinyatakan tidak sah.

"Jadi, sembelihan hewannya sebagai sedekah saja, bukan hewan kurban," ujar dia.

Jumlah hewan berkuku genap suspek PMK di Kabupaten Cianjur mencapai 1.046 ekor. Namun, Ade mengklaim tren kesembuhannya meningkat drastis, bahkan mencapai 90 persen.

"Pascalebaran upaya pengawasan lalu lintas hewan ternak akan semakin diperketat, terutama yang datang dari luar kota. Regulasinya sudah ada," ujar Ade.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Remaja asal Cikancung Bandung Hilang 2 Pekan, Diduga Dibawa Pria Kenalannya di Facebook

Remaja asal Cikancung Bandung Hilang 2 Pekan, Diduga Dibawa Pria Kenalannya di Facebook

Bandung
7 Korban Longsor Bandung Barat Ditemukan, Tim SAR Fokus Cari 3 Korban Lainnya

7 Korban Longsor Bandung Barat Ditemukan, Tim SAR Fokus Cari 3 Korban Lainnya

Bandung
6 Ruang SPA di Dago Bandung Ludes Terbakar, Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Api

6 Ruang SPA di Dago Bandung Ludes Terbakar, Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Api

Bandung
Uji Coba 'Contraflow' Dilakukan di Tol Cipali Km 153-157 untuk Kelancaran Arus Mudik

Uji Coba "Contraflow" Dilakukan di Tol Cipali Km 153-157 untuk Kelancaran Arus Mudik

Bandung
Skema Ganjil Genap, 'One Way' dan 'Contraflow' Disiapkan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang Paskah

Skema Ganjil Genap, "One Way" dan "Contraflow" Disiapkan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang Paskah

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Cek Jalur Mudik Lebaran, Ada Jalan Bergelombang dan Minim PJU di Cianjur

Cek Jalur Mudik Lebaran, Ada Jalan Bergelombang dan Minim PJU di Cianjur

Bandung
Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrangro Diperpanjang

Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrangro Diperpanjang

Bandung
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jawa Barat, 29 Maret 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jawa Barat, 29 Maret 2024

Bandung
Sosok Wanita Penyimpan Puluhan Senjata Api Ilegal di Bandung...

Sosok Wanita Penyimpan Puluhan Senjata Api Ilegal di Bandung...

Bandung
Warga Keluhkan Air dari SPAM Gedebage Bandung Keruh

Warga Keluhkan Air dari SPAM Gedebage Bandung Keruh

Bandung
Pembunuhan Penjual Madu di Serang Banten Direncanakan, Pelaku Nyamar Jadi Pembeli

Pembunuhan Penjual Madu di Serang Banten Direncanakan, Pelaku Nyamar Jadi Pembeli

Bandung
Catat, 8 Titik Putaran Balik di Karawang yang Tetap Buka Saat Mudik 2024

Catat, 8 Titik Putaran Balik di Karawang yang Tetap Buka Saat Mudik 2024

Bandung
Deretan Toko dan Bank di Jalan Tasikmalaya-Garut Kebakaran, Bermula Api dari Kios Bakso

Deretan Toko dan Bank di Jalan Tasikmalaya-Garut Kebakaran, Bermula Api dari Kios Bakso

Bandung
Banding Panji Gumilang terhadap Ridwan Kamil Ditolak Pengadilan Tinggi Bandung

Banding Panji Gumilang terhadap Ridwan Kamil Ditolak Pengadilan Tinggi Bandung

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com