NEWS
Salin Artikel

Cerita Ridwan Kamil soal Penanganan Pandemi Covid-19 Selama 2021

Ia mencatat, masalah kebijakan terpusat menjadi kunci penanganan pandemi tahun ini. Begitu pula dengan ketersediaan vaksin yang menjadi benteng pertahanan melawan Covid-19.

"Tapi saya bicara hikmah saja ya, hikmahnya keberhasilan 2021 karena kepemimpinan satu komando. Pada 2020 dulu tercerai berai. PSBB itu pilihan, sekarang PPKM satu komando jadi serempak. Kedua, perbedaan 2020 vaksin gak ada, 2021 vaksin melimpah itu menjadi benteng pertahanan," tutur Emil, Jumat (31/2/2021).

Ketiga, lanjut Emil, pengalaman tahun lalu membuat pengelolaan anggaran untuk pandemi lebih teratur.

"Ketiga refocusing di 2021 jauh lebih tertib dan terarah sehingga anggaran untuk Covid lebih bagus dan tepat sasaran. Makanya indeks sekarang lagi berita baik, ekonomi positif, vaksin tinggi, jadi kita syukuri ending di 2021 ini. Allah memberikan berita baik yang harus kita jaga di 2022 dengan kewaspadaan," paparnya.

Emil juga mengungkap dilema besar penanganan Covid-19 selama tahun ini. Salah satu yang ia sorot adalah memberi pemahaman warga soal pentingnya vaksinasi sebagai benteng pertahanan.

"Dilema paling besar menjelaskan kepada mereka yang tak mau paham itu dilema batin yang paling berat. menjelaskan pentingnya vaksin kepada yang tak mau paham," kata dia.

Ia juga kerap diterpa dilema untuk menjelaskan kondisi keuangan negara yang banyak tersedot untuk pandemi. Bahkan, ia kerap dicaci warga yang mengeluhkan proyek infrastruktur yang tak bisa terealisasi.

"Menjelaskan uang hilang sehingga hibah turun atau tidak ada, dimarahi, contoh jalan kepotong refocusing karena semua ngambil dari infrastruktur dan orang tak mau paham seolah Covid harus beres, infrastruktur harus mulus. Jadi saya terima hujatan bully-an itu," ungkap Emil.

Karena itu, lanjut Emil, ia menilai kepala daerah harus punya kesabaran ekstra dan ikhlas.

"Maka saya tulis jadi pemimpin itu perlu kesabaran karena gak semua orang mau paham alasan datangnya sebuah keputusan. Memimpin harus ikhlas. Dilemanya mencoba menjelaskan multidimensi Covid ini kepada kelompok masyarakat yang tidak mau paham dan kitanya gak boleh marah, karena ya namanya juga masyarakat diberi kesabaran saja terus," jelasnya.

https://bandung.kompas.com/read/2021/12/31/141226778/cerita-ridwan-kamil-soal-penanganan-pandemi-covid-19-selama-2021

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.