NEWS
Salin Artikel

Kisah Kusir Delman Terimbas Kebijakan Mudik KBB: Masa Iya Sekarang Harus Susah Lagi?

BANDUNG BARAT,  KOMPAS.com - Terik matahari membakar peluh para pedagang kaki lima. Klakson angkutan kota sahut-menyahut berburu penumpang di depan Pasar Tagog, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. 

Para pengamen jalanan menyisir pertokoan seakan tak mau ketinggalan rezeki lebaran. Padalarang benar-benar sedang sibuk.

Dari kejauhan, satu unit delman ikut berbaris antre di tengah kemacetan antara truk dan bus antar kota antar provinsi.

Dari arah Cipatat, bunyi tiktok sepatu kuda terdengar seakan beradu dengan suara knalpot mobil pemudik.

Siang itu, Pemkab Bandung Barat baru saja mengeluarkan kebijakan terkait pelarangan operasional kendaraan delman.

Pelarangan operasional delman itu berlaku sampai momen mudik berakhir atau sampai 7 hari setelah lebaran.

"Kemarin memang sudah ada rapat dengan Kepolisian dan Dishub KBB. Kita diminta agar tidak beroperasi di jalan nasional selama musim mudik," jelas Asep (42), seorang kusir delman di Padalarang, Selasa (26/4/2022).

Delman hanya boleh mengangkut dan menurunkan penumpang di jalan-jalan desa atau di permukiman, asalkan tidak menginjak Jalan Raya Padalarang.

Beroperasinya angkutan delman dinilai bisa menghambat kelancaran arus mudik lebaran. Namun bagi Asep, justru kebijakan pelarangan itu lah yang menghambat rezekinya.

"Jelas kami terdampak. Soalnya, penumpang langganan kita itu orang pasar semua," kata Asep.

Diam-diam, Muhammad Rizky (23) rekan satu profesinya mengutuk pandemi Covid-19. Selama dua tahun, ekonomi kelompok kusir delman babak belur dihajar pandemi.

"Masa iya sih sekarang harus susah lagi. Penghasilan saja sekarang paling banter bisa bawa Rp 50.000 ke rumah. Itu udah untung," ketusnya.

Dari data Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, populasi delman di Padalarang sebanyak 30 unit. Jumlah itu tercatat pada tahun 2019 atau sebelum virus corona masuk ke tanah air.

"Tadinya ada puluhan, sekarang delman di Padalarang cuma 10 sampai 15 unit yang beroperasi. Mereka banyak beralih profesi demi bertahan hidup," jelas Rizky.

Rizky menegaskan, kelompok kusir delman ini sama sekali tidak menolak terkait kebijakan pelarangan itu. Namun, Rizky ingin kebijakan itu berlaku adil dan bisa saling menghidupi.

Pelarangan semacam ini menurutnya bukanlah kali pertama. Dulu, kebijakan serupa juga pernah diberlakukan saat momen mudik lebaran.

"Tapi ada dana kompensasi dari pemerintah kepada kami setiap harinya untuk mengganti kerugian akibat tidak beroperasi. Kalau sekarang kita seakan dipaksa harus rugi," paparnya.

Dalam hati kecil, Rizky berharap kebijakan itu dibarengi pula dengan kebijakan ganti rugi layaknya dahulu. Pasalnya, mau tak mau hampir semua kusir adalah tulang punggung keluarga yang musti menafkahi.

Betul saja, Pemda Bandung Barat tidak menyiapkan anggaran untuk memberikan dana kompensasi. Kusir delman hanya diminta kerja sama secara sukarela demi kelancaran arus mudik.

"Sudah dua tahun kita tidak ada momen mudik. Kita sama-sama peduli saja. Diharapkan teman-teman dari kusir delman bisa mengerti dan menghargai kebijakan ini," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB Lukmanul Hakim saat dihubungi.

Lukman menyebutkan, Pemda KBB tidak melarang beroperasinya angkutan delman. Namun hasil rapat koordinasi dengan forum LLAJ Bandung Barat, delman hanya dibatasi sementara untuk tidak melintas Jalan Raya Padalarang sampai momen mudik selesai.

https://bandung.kompas.com/read/2022/04/27/113553478/kisah-kusir-delman-terimbas-kebijakan-mudik-kbb-masa-iya-sekarang-harus

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Regional
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.