NEWS
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Geliat Pemudik Lokal Mulai Terlihat di Jalur Puncak Bogor.

Geliat arus mudik lokal tujuan Cianjur, Sukabumi dan Bandung mulai terpantau meningkat di jalur tersebut.

Polisi pun sempat menerapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap dan one way atau sistem satu arah. Kendati demikian, arus kendaraan masih terpantau ramai lancar atau normal dua arah.

Pantau Kompas.com, sejumlah kendaraan pribadi seperti roda dua dan empat sudah mulai banyak melintasi jalur Puncak. Kebanyakan dari mereka membawa barang bawaan sebagaimana pemudik.

KBO Lantas Polres Bogor, Iptu Ketut Lasswarjana mengatakan, peningkatan jumlah kendaraan itu merupakan gabungan berbagai macam kendaraan. Mulai dari kendaraan umum hingga kendaraan pribadi.

"Itupun tidak begitu banyak. Tadi sore hambatan hanya di Pasar Cisarua saja. Namun, seperti terlihat di CCTV arusnya sudah terlihat normal, lancar semua, tidak ada hambatan. Baik itu di Pasir Muncang, Megamendung, maupun Pasar," ujar Ketut di Simpang Gadog, Ciawi Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Dia mengatakan belum dapat dipastikan secara riil berapa jumlah kendaraan yang melintas di sepanjang jalur Puncak. 

Namun, hingga malam ini pengamanan terus dioptimalkan guna mencegah kemacetan dan kecelakaan. Setidaknya ada 180 personel kepolisian yang diterjunkan di sejumlah pos pengamanan.

Pos pengamanan tersebut dibuat untuk mengantisipasi potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Sebab, jalur tersebut masih didominasi oleh kendaraan roda dua ketimbang roda empat atau lebih.

Terkait rekayasa lalu lintas besok, sambung Ketut, akan ditiadakan untuk sementara. Sistem ganjil-genap dan sistem satu arah atau one way baru mulai berlaku pada H+1 atau satu hari setelah Lebaran.

Rekayasa lalu lintas tersebut untuk mengantisipasi pertemuan arus kendaraan pemudik dan wisatawan yang bisa menyebabkan kemacetan.

Pengendara pun disarankan melalui jalur alternatif seperti jalur Bogor Timur melalui jalan Cibubur, Jonggol, Cariu, Cileungsi, dan melalui Sukabumi.

Nantinya, jalur itu dapat dilalui ketika melintas arah Cianjur ataupun dari arah Bogor guna memecah beban lalu lintas di tol.

"Kalau mudik hanya beberapa saja. Mungkin hanya sekitar Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Tasik, tapi itu sudah lewat. Nah besok kalau terjadi kepadatan mengarah ke Puncak, kemudian yang turun lebih sedikit, tentu kita laksanakan rekayasa lalin lagi," jelas Ketut.

https://bandung.kompas.com/read/2022/05/01/220617878/geliat-pemudik-lokal-mulai-terlihat-di-jalur-puncak-bogor

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Papeda: Antara Jatuh Gengsi dan Masa Depan Ketahanan Pangan

Papeda: Antara Jatuh Gengsi dan Masa Depan Ketahanan Pangan

Regional
Dukung Kemerdekaan Palestina, Ganjar Harap Piala Dunia U-20 Digelar Tanpa Israel

Dukung Kemerdekaan Palestina, Ganjar Harap Piala Dunia U-20 Digelar Tanpa Israel

Regional
Gus Muhaimin Silaturahmi ke IAY Darul Azhar Tanah Bumbu, Bupati Zairullah Ucapkan Rasa Syukur

Gus Muhaimin Silaturahmi ke IAY Darul Azhar Tanah Bumbu, Bupati Zairullah Ucapkan Rasa Syukur

Regional
Sejahterakan Umat, Danny Pomanto Raih Penghargaan Baznas Award 2023

Sejahterakan Umat, Danny Pomanto Raih Penghargaan Baznas Award 2023

Regional
Pemkot Cilegon Teken MoU dengan PT KAS dan PT CAP untuk Proyek Pembangunan Pelabuhan Warnasari

Pemkot Cilegon Teken MoU dengan PT KAS dan PT CAP untuk Proyek Pembangunan Pelabuhan Warnasari

Regional
Kemenko Kemaritiman Apresiasi Progres PSEL Makassar, Sebut Jadi Percontohan Nasional

Kemenko Kemaritiman Apresiasi Progres PSEL Makassar, Sebut Jadi Percontohan Nasional

Regional
Raih Penghargaan PPKM Award 2023, Pemkot Makassar Buktikan Keberhasilan Program Makassar Recover

Raih Penghargaan PPKM Award 2023, Pemkot Makassar Buktikan Keberhasilan Program Makassar Recover

Regional
Raih Penghargaan pada Baznas Award 2023, Ganjar: Saya Berikan untuk Baznas Jateng

Raih Penghargaan pada Baznas Award 2023, Ganjar: Saya Berikan untuk Baznas Jateng

Regional
Bupati Maluku Barat Daya Hadiri RUPS Bank Maluku-Malut, Ini Agenda yang Dibahas

Bupati Maluku Barat Daya Hadiri RUPS Bank Maluku-Malut, Ini Agenda yang Dibahas

Regional
Menakar Vonis Hakim dalam Tragedi Kanjuruhan

Menakar Vonis Hakim dalam Tragedi Kanjuruhan

Regional
Komitmen Dukung JKN, Pemkab Maluku Barat Daya Raih UHC Award 2023

Komitmen Dukung JKN, Pemkab Maluku Barat Daya Raih UHC Award 2023

Regional
Dompet Dhuafa dan The Harvest Panen Tambak Gurame di DD Farm Indramayu

Dompet Dhuafa dan The Harvest Panen Tambak Gurame di DD Farm Indramayu

Regional
Kota Makassar Masuk Nominasi Nasional PPD 2023

Kota Makassar Masuk Nominasi Nasional PPD 2023

Regional
Bertemu Empat Mata, Bupati Tamba dan Walkot Gibran Bahas Kerja Sama Bidang Budaya dan UMKM

Bertemu Empat Mata, Bupati Tamba dan Walkot Gibran Bahas Kerja Sama Bidang Budaya dan UMKM

Regional
Menggagas Komisi Antisipasi Konflik di Maluku

Menggagas Komisi Antisipasi Konflik di Maluku

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke