Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih

Kompas.com - 24/07/2018, 12:20 WIB
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa namor urut satu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, saat debat publik putaran kedua Pilgub Jabar, yang berlangsung di Balairung Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa namor urut satu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, saat debat publik putaran kedua Pilgub Jabar, yang berlangsung di Balairung Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Senin (14/5/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat secara resmi menetapkan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Jabar periode 2018-2023.

Hal itu terungkap dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar tahun 2018 di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Selasa (24/7/2018).

Dalam pidatonya, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan, berdasarkan keputusan KPU Jabar No 145 Tahun 2018 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub Jabar 2018, menetapkan hasil sebagai berikut:

Pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), mendapat suara terbanyak dengan 7.226.254 suara atau 32,88 persen.

Baca juga: Pelaku Perusakan Stadion Jakabaring Menangis di Kantor Polisi

Sementara pasangan nomor urut 2 Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan yang diusung PDI-P mendapat 2.773.078 suara (12,62 persen).

Pasangan koalisi PKS dan Partai Gerindra, Sudrajat-Ahmad Syaikhu memeroleh 6.317.465 suara (28,74 persen).

Adapaun pasangan nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang diusung Partai Golkar dan Demokrat memeroleh 5.663.198 suara (25,77 persen).

"Dengan demikian, KPU jabar mentetapkan paslon gubernur dan wakil gubernur no urut 1 Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai paslon terpilih dalam Pilgub Jabar 2018," kata Yayat disambut tempuk tangan para peserta rapat.

Yayat menjelaskan, penetapan itu dilakukan karena tidak adanya gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada Jabar 2018.

Baca juga: Viral, Video Konvoi Moge hingga Buat Seorang Perempuan Terperosok

"Sesuai Pasal 52 ayat 5 PKPU no 9 tahun 2017, KPU Jabar harus mentapkan calon terpilih sehari setelah pengumuman MK. Kemarin sudah ada pengumuman dari MK melalui surat ke KPU RI," imbuhnya.

"Hasil rapat pleno ini dituangkan dalam berita acara segera diprint, nanti akan disampaikan ke DPRD Provinsi Jabar," jelasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Regional
Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Regional
Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Regional
Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Regional
Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Regional
Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Regional
Dedi Mulyadi: Masalah Lobster Itu Bukan Soal Mantan yang Kecewa, tetapi...

Dedi Mulyadi: Masalah Lobster Itu Bukan Soal Mantan yang Kecewa, tetapi...

Regional
Melacak Fakta WNI Tewas di Freezer Kapal China, Diduga Dianiaya dan Korban Trafficking

Melacak Fakta WNI Tewas di Freezer Kapal China, Diduga Dianiaya dan Korban Trafficking

Regional
Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Regional
Waktu yang Diberikan Jokowi Habis, Bagaimana Tren Kasus Covid-19 di Jatim Selama 2 Pekan?

Waktu yang Diberikan Jokowi Habis, Bagaimana Tren Kasus Covid-19 di Jatim Selama 2 Pekan?

Regional
37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Ada 1 Kamar Diisi 1 Wanita dan 6 Pria

37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Ada 1 Kamar Diisi 1 Wanita dan 6 Pria

Regional
Gubernur Kalbar: Tak Perlu Beli Seragam Baru, Beban Orangtua Murid Sudah Berat

Gubernur Kalbar: Tak Perlu Beli Seragam Baru, Beban Orangtua Murid Sudah Berat

Regional
Kejahatan Keji Pemuda 18 Tahun: Perkosa, Bunuh dan Rampok Guru SD

Kejahatan Keji Pemuda 18 Tahun: Perkosa, Bunuh dan Rampok Guru SD

Regional
Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Regional
Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X