Atasi Keluhan Warga, Ridwan Kamil Akan Luncurkan "Jabar Quick Respons"

Kompas.com - 13/09/2018, 08:45 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui usai menghadiri Kongres Nasional Himpunan Psikolog Indonesia di Hotel Preanger, Bandung, Jumat (7/9/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui usai menghadiri Kongres Nasional Himpunan Psikolog Indonesia di Hotel Preanger, Bandung, Jumat (7/9/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil punya cara baru untuk mengatasi keluhan warga secara langsung.

Program itu diberi nama Jabar Quick Respons. Program itu rencananya bakal diluncurkan pekan depan.

Ridwan mengatakan, Jabar Quick Respons akan mengatasi masalah kemanusiaan yang kerap ia terima setiap hari melalui akun sosial medianya.

Secara singkat, tim cepat tanggap bakal terjun langsung untuk mengatasi aduan pelapor yang disampaikan melalui saluran media sosial.

Baca juga: Berita Populer: Ridwan Kamil Ingatkan Sandiaga dan Farhat Abbas Ditegur

"Dan yang akan coba kita rilis hari Jumat atau Senin adalah tim cepat tanggap terhadap masalah kemanusiaan yang jumlahnya banyak sekali masuk ke saya secara pribadi. Jadi ini harus disistematisasikan," tutur Ridwan Kamil, Rabu (12/9/2018) kemarin. 

"Tim cepat tanggap ini nanti akan merespons masalah kemanusiaan, kesehatan di rumah sakit yang tak tertangani, kurang biaya, rumah runtuh, kecelakan dan lainnya." 

Pria yang akrab disapa Emil itu telah sempat mempromosikan akun sosial media Instagram tim cepat tanggap Jabar dengan nama @jabarquickresponse.

Akun yang saat ini memilik 61.000 pengikut itu bakal menampung keluhan warga. Lantaran belum diluncurkan secara resmi, akun tersebut belum memiliki unggahan.

Baca juga: Prioritas di 2019, Ridwan Kamil Akan Revitalisasi Kalimalang seperti Cheonggyecheon

"Mudah-mudahan dengan yang saya sampaikan hari ini warga Jabar merasa negara hadir dalam segenap urusan dan problematikan mereka," kata Emil.

Emil mengatakan, anggaran yang digunakan bersumber dari dana operasional gubernur. Adapun tim yang dilibatkan berasal dari Dinas Sosial serta unsur relawan.

"Timnya dari Yansos bergabung dengan civil society. Gaya kita kan kolaborasi. Jadi setiap upaya ini ada sisi masyarakat dan briokrasi.

Anggaran, sementara itu (dana operasional gubernur) karena saya punya keluangan buat bantu masyarakat," jelasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Regional
Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Regional
Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Regional
Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Regional
Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Regional
Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Regional
6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan Tanpa Busana di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan Tanpa Busana di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X