PVMBG: Gunung Salak Tidak Mengalami Erupsi

Kompas.com - 11/10/2018, 11:00 WIB
Gunung Salak Ehamberg/WikipediaGunung Salak

BANDUNG, KOMPAS.com - Beredar informasi di masyarakat mengenai satelit yang mengindikasikan adanya erupsi Gunung Api Salak pada 10 Oktober 2018.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) mengatakan, Gunung Api Salak tidak mengalami erupsi.

"Hingga saat ini Gunung Salak tidak mengalami erupsi. Gunung Salak saat ini masih berada pada tingkat aktivitas level I (normal)," ujar Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/10/2018). 

Kasbani menjelaskan, tanggapan ini berdasarkan pengamatan visual yang dilakukan di Gunung Api Salak dari periode Oktober 2018.

Baca juga: Informasi soal Gunung Salak Pengaruhi Sejumlah Jadwal Penerbangan

Dikatakannya, gunung tersebut terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap nihil, pemantauan visual pada sore hari hingga saat ini Gunung Salak umumnya tertutup kabut dan cuaca hujan.


Terekam 23 kali gempa tonilo dengan amplitudo 5-10 mm dan lama gempa 4,5-25 detik. 9 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 4-7 dan lama gempa 4-10 detik.

10 kali gempa vulkanik dalam amplitudo 7-12 mm, S-P 0,5-2 detik dengan lama gempa 6-10 detik.

12 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 6-12 mm, S-P 5-8 detik ldan lama gempa 20-47 detik. 7 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7-11 mm, S-P 11-14 detik dan lama gempa 22-97 detik. 

"Rekaman gempa pada 10 Oktober 2018 hingga pukul 20.00 WIB tidak teramati peningkatan kegempaan di Gunung Salak," bebernya.

Baca juga: Tanggapan Lengkap PVMBG soal Isu Erupsi Gunung Salak

"Hasil Observasi di lapangan yang dilakukan pengamat Gunung Salak hingga pukul 20.00 WIB tidak teramati adanya jatuhan/hujan abu vulkanik dan tidak terdengar dentuman baik di wilayah puncak gunung Salak maupun di sekitar lerengnya seperti di wilayah Taman Nasional Cidahu," imbuhnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya ke Sini Juga Menggugat Hak Adik-adik Saya, Mama Juga Punya Hak atas Rumah Itu”

"Saya ke Sini Juga Menggugat Hak Adik-adik Saya, Mama Juga Punya Hak atas Rumah Itu”

Regional
Kronologi Pembubaran Midodareni di Solo, Keluarga Diserang dan Kaca Mobil Dipecah

Kronologi Pembubaran Midodareni di Solo, Keluarga Diserang dan Kaca Mobil Dipecah

Regional
Salah Satu Ajudan Wali Kota Batam Positif Covid-19

Salah Satu Ajudan Wali Kota Batam Positif Covid-19

Regional
Bupati dan Sekda Agam Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Bupati dan Sekda Agam Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Regional
Dimediasi Terkait Gugatan Warisan, Anak Peluk Ibu dan Adik-adiknya, Tawarkan Konsep Perdamaian

Dimediasi Terkait Gugatan Warisan, Anak Peluk Ibu dan Adik-adiknya, Tawarkan Konsep Perdamaian

Regional
Positif Covid-19 di Sulut Tembus 3.011 Kasus

Positif Covid-19 di Sulut Tembus 3.011 Kasus

Regional
ASN Puskesmas Ditemukan Tewas dengan Tubuh Terbakar Bersama Sepeda Motor

ASN Puskesmas Ditemukan Tewas dengan Tubuh Terbakar Bersama Sepeda Motor

Regional
Mahasiswi S2 Ditemukan Tewas di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh Lalu Digantung

Mahasiswi S2 Ditemukan Tewas di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh Lalu Digantung

Regional
Jenazah Mahasiswi S2 Hukum Ditemukan Tergantung di Rumah Kekasih, 23 Saksi Diperiksa

Jenazah Mahasiswi S2 Hukum Ditemukan Tergantung di Rumah Kekasih, 23 Saksi Diperiksa

Regional
Disebut Gantung Diri, Suami di Bengkulu Ternyata Dibunuh Istri

Disebut Gantung Diri, Suami di Bengkulu Ternyata Dibunuh Istri

Regional
Siang Ini, Gelombang di Pantai Selatan Yogya Diperkirakan Capai 6 Meter, Nelayan Selamatkan Perahu

Siang Ini, Gelombang di Pantai Selatan Yogya Diperkirakan Capai 6 Meter, Nelayan Selamatkan Perahu

Regional
'Sedih Dilaporin Sama Bapak Sendiri'

"Sedih Dilaporin Sama Bapak Sendiri"

Regional
Staf KPU Yahukimo Tewas Dibacok, Pelaku Bercelana Loreng dan Berambut Gimbal

Staf KPU Yahukimo Tewas Dibacok, Pelaku Bercelana Loreng dan Berambut Gimbal

Regional
2 Warga Sukabumi Meninggal akibat Covid-19

2 Warga Sukabumi Meninggal akibat Covid-19

Regional
Biaya Sendiri, Tukang Pijat Tunanetra Dirikan Sekolah Gratis bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Biaya Sendiri, Tukang Pijat Tunanetra Dirikan Sekolah Gratis bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X