Fakta Penangkapan Pasangan Gay di Bandung, Anggota Grup Ribuan hingga Alat Kontrasepsi di Kos

Kompas.com - 20/10/2018, 20:40 WIB
Wadirkrimsus AKBP Hari Brata tengah memperlihatakan alata bantu sex mulai dari pelumas hingga alat kontrasepsi yang dijual pelaku dannjuga digunakan pelaku untuk berhubungan seks dengan kekasih prianya. KOMPAS.com/AGIEPERMADIWadirkrimsus AKBP Hari Brata tengah memperlihatakan alata bantu sex mulai dari pelumas hingga alat kontrasepsi yang dijual pelaku dannjuga digunakan pelaku untuk berhubungan seks dengan kekasih prianya.

KOMPAS.com - Polisi di Bandung meringkus pasangan gay di Bandung, IS alias Isan dan IW alias Boy.

Kedua pria tersebut ditangkap karena membuat grup khusus kaum gay di Facebook.

Dari hasil penyelidikan sementara, grup tersebut beranggotakan ribuan orang yang diduga mengalami disorientasi seksual.

Saat ini polisi masih memeriksa secara intensif terhadap IS dan IW. Berikut ini fakta yang terungkap dari kasus ini:

1. Kronologi pelacakan grup gay di Bandung

Ilustrasi LGBT.Thinkstock Ilustrasi LGBT.

Setelah mendapat informasi pada 9 Oktober 2018 tentang keberadaan grup gay di Facebook, Tim Cyber Patrol Polda Jawa barat segera melacaknya.

Hasilnya, polisi menemukan sebuah grup Gay Bandung Indonesia (GBI) di Facebook.

"Melalui penelusuran Cyber Patrol telah ditemukan grup Facebook Gay Bandung Indonesia (GBI)," kata Wadir Krimsus Polda Jabar, AKBP Hari Brata di Gedung Dirkrimsus, Jumat (19/10/2018).

Grup GBI ini dibuat oleh sebuah akun Facebook Syamsudin Ikhsan sejak tanggal 26 Oktober 2015. Adapun admin grup tersebut diketahui berinisial IS yang juga merupakan pemilik akun grup GBI itu.

Baca Juga: Buat Grup Gay di Medsos, Pasangan Sejenis Ditangkap 

2. Anggota grup mencapai ribuan orang dan banyak percakapan tidak senonoh

Setelah melakukan penelusuran, polisi mengungkapkan, anggota GBI mencapai 4.093 orang.

"Grup GBI ini merupakan wadah atau komunitas pecinta sesama jenis yang memiliki 4093 anggota atau member," kata AKBP Hari Brata.

Polisi juga menemukan banyak percakapan yang melanggar norma kesusilaan, seperti percakapan orientasi sesama jenis, penawaran jasa pijat laki-laki, pembentukan grup WA gay dan perbincangan lainnya dalam grup gay tersebut.

Baca Juga: Ratusan Kepsek SMP di Garut Deklarasi Penolakan Gay Di Sekolah

3. IS dan IW ditangkap polisi

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Unit Cyber Polda Jabar akhirnya berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial IS alias Isan (28) di rumah kos Jalan Jatimulya, Kelurahan Gumuruh Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis (18/10/2018) sekira pukul 02.00 WIB.

Sejumlah barang bukti turut diamankan saat penggeledahan di kos IW dan IS tersebut.

"Di tempat pelaku didapati alat komunikasi sebanyak lima unit ponsel dimana alat komunikasi tersebut digunakan pelaku untuk mengelola grup Facebook GIB," tuturnya.

Selain itu, polisi juga menemukan 25 buah alat kontrasepsi dan alat bantu seks lainnya yang digunakan pelaku untuk melakukan hubungan seks dengan kekasih prianya.

"Pelaku juga mendapatkan uang dari penjualan alat kotrapsepsi itu," tuturnya.

Keduanya terancam pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (1) UU RI no.19 tahun 2016 tentang perubahan UU no 1 Tahun 2008 tentang ITE.

"Ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun, dengan denda Rp 1 miliar," terangnya.

Baca juga: 3 Fakta Kasus Grup FB Gay di Garut dan Tasikmalaya, Anggotanya Ribuan hingga Tanggapan Ridwan Kamil

Sumber: KOMPAS.com (Agie Permadi)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Ketua KPU Sumsel Meninggal Dunia

5 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Ketua KPU Sumsel Meninggal Dunia

Regional
'Saya Bangun dan Bangunan dari Atas Langsung Runtuh'

"Saya Bangun dan Bangunan dari Atas Langsung Runtuh"

Regional
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Terduga Pelaku Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Terduga Pelaku Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya

Regional
Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Regional
Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Regional
Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Regional
Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Regional
Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Regional
Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Regional
6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan Tanpa Busana di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan Tanpa Busana di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X