Tindakan KPU Terkait Kotak Suara Rusak di 2 Kecamatan di Kabupaten Bogor

Kompas.com - 15/04/2019, 22:36 WIB
Sejumlah petugas sedang mengevakuasi kotak suara yang rusak akibat hujan deras di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, Senin (15/4/2019)KOMPAS.com/ AFDHALUL IKHSAN Sejumlah petugas sedang mengevakuasi kotak suara yang rusak akibat hujan deras di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, Senin (15/4/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, kotak suara di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor rusak karena bencana alam. Selain itu, human error atau kelalaian manusia juga menjadi penyebabnya.

"Rusak karena bencana alam ada juga yang rusak karena kelalaian manusia saat proses turun logistik dari truk ke gudang," kata Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Herry Setiawan kepada Kompas.com, Senin (15/4/2019).

Ada pun angka kotak suara rusak karena bencana alam sebanyak 682, sementara tiga lainnya karena kelalaian manusia.

Masing-masing kerusakan tersebut terjadi dua hari berturut-turut, pertama di Kecamatan Tamansari dan terakhir di Kecamatan Ciseeng.


Baca juga: Ada 2.605 Surat Suara Rusak di Bogor, Sebagian Sobek dan Berlubang

Herry memastikan, semua kotak suara yang rusak telah diganti oleh KPU Kabupaten Bogor, termasuk surat suara, formulir C-1, daftar hadir dan alat coblos sehingga masyarakat tak perlu khawatir.

"Sudah langsung kita kirim penggantinya di dua kecamatan itu jadi kalau kotak suara relatif amanlah karena kita punya cadangan 7.000 kotak," katanya.

"Kotak suara berupa lempengan (belum disetting) memang masih banyak kalau itu juga masih kurang kita bisa menggunakan kotak suara pilkada 2018 biar cepat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) Agung Hari Wibowo mengatakan, penggantian kotak suara yang rusak sudah dipenuhi KPU Kabupaten Bogor dan jumlahnya sesuai permintaan.

"Iya, tadi sudah dipenuhi sesuai permintaan kami, 682 kotak suara rusak itu," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Sehingga, kata dia, pihaknya akan segera mendistribusikan kotak suara beserta surat dan formulir C-1 ke setiap TPS.

Agung menjelaskan, dari 1.450 kotak suara, 682 unit di antaranya dinyatakan rusak setelah terendam air, di GOR Bulutangkis tempat penyimpanan logistik PPK Kecamatan Ciseeng.

Penyebabnya, kata Agung, hujan deras yang mengguyur Bogor pada Minggu (14/4/2019) sore hingga malam hari membuat dinding gudang jebol sehingga air hujan meluber bercampur tanah liat.

"Temboknya jebol karena di situ ada saluran air pembuangan dari puskesmas ditambah hujannya besar, tersumbat jadi air menekan tembok itu hingga jebol," bebernya.

Baca juga: KPU Gresik Sebut 10.477 Surat Suara Rusak

Sejak malam itu, sebagian kotak suara bisa diselamatkan dan disimpan di aula kantor kecamatan.

"Sudah semua (diganti), jadi total kotak suara di Ciseeng 1.450 sama seperti angka sebelumnya," pungkasnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X