Ridwan Kamil akan Kumpulkan dan Beri Santunan Keluarga Petugas KPPS yang Gugur

Kompas.com - 22/04/2019, 13:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (22/4/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (22/4/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengumpulkan pihak keluarga petugas Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Jawa Barat, yang meninggal dunia.

Rencananya, ia akan memberikan santunan serta penghargaan bagi 12 petugas KPPS di Jabar yang berpulang pada saat Pemilu 2019.

"Keluarganya akan dikumpulkan. Ini mah rasa sayang saya, kasihan sedih saya. Saya ngundang keluarga termasuk TNI Polri yang bertugas di Jabar," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (22/4/2019).

Ia belum menyebut berapa anggaran yang disiapkan untuk santunan tersebut. Jika tak ada anggaran pemerintah, ia siap mengeluarkan dana operasional gubernur.

Baca juga: 2 Hari Dirawat, Anggota KPPS Bernama Eva Arnaz Meninggal Dunia

"Kan gubernur ada dana operasional, BJB, sumber mah bisa dicari. Santunan dan penghargaan, nilainya besok. Penghargaan akan diberi di waktu yang lebih afdol. Santunan hanya untuk yang berpulang," tutur dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, santunan itu tak bisa menggunakan dana APBD.

Namun, pihaknya tetap mencari cara lain agar santunan tetap diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemprov Jabar kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Itu sudah ada pembahasan, dari sisi anggaran yang ada kan belum dipersiapkan karena memang aturannya enggak ada. Tapi, ada beberapa solusi yang kami siapkan," kata Iwa.

Sementara, untuk penghargaan, Iwa mengatakan nama para petugas KPPS nantinya akan diabadikan di Gedung Demokrasi yang rencananya dibangun untuk kantor KPU dan Bawaslu Jabar.

Baca juga: Ratusan Petugas KPPS Datangi Kantor KPU Sleman, Ini Penyebabnya

"Pak Gubernur sudah memberi keputusan untuk memberikan apresiasi kepada rekan kita pejuang demokrasi, paling tidak membantu keluarga yang ditinggalkan. Penghargaan ada wacana pemberian itu di Graha Demokrasi," ujar dia.

Seperti diberitakan, 12 petugas KPPS di Jawa Barat meninggal selama proses pencoblosan pada Pemilu 2019. Mereka meninggal dengan berbagai sebab seperti kecelakaan dan kelelahan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Regional
Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Regional
Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Regional
Dedi Mulyadi: Masalah Lobster Itu Bukan Soal Mantan yang Kecewa, tetapi...

Dedi Mulyadi: Masalah Lobster Itu Bukan Soal Mantan yang Kecewa, tetapi...

Regional
Melacak Fakta WNI Tewas di Freezer Kapal China, Diduga Dianiaya dan Korban Trafficking

Melacak Fakta WNI Tewas di Freezer Kapal China, Diduga Dianiaya dan Korban Trafficking

Regional
Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Regional
Waktu yang Diberikan Jokowi Habis, Bagaimana Tren Kasus Covid-19 di Jatim Selama 2 Pekan?

Waktu yang Diberikan Jokowi Habis, Bagaimana Tren Kasus Covid-19 di Jatim Selama 2 Pekan?

Regional
37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Ada 1 Kamar Diisi 1 Wanita dan 6 Pria

37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Ada 1 Kamar Diisi 1 Wanita dan 6 Pria

Regional
Gubernur Kalbar: Tak Perlu Beli Seragam Baru, Beban Orangtua Murid Sudah Berat

Gubernur Kalbar: Tak Perlu Beli Seragam Baru, Beban Orangtua Murid Sudah Berat

Regional
Kejahatan Keji Pemuda 18 Tahun: Perkosa, Bunuh dan Rampok Guru SD

Kejahatan Keji Pemuda 18 Tahun: Perkosa, Bunuh dan Rampok Guru SD

Regional
Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Regional
Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Regional
Kepala BPSDM Perhubungan Minta Taruna PKTJ Tegal Jadi Relawan Covid-19

Kepala BPSDM Perhubungan Minta Taruna PKTJ Tegal Jadi Relawan Covid-19

Regional
Polisi Tangkap Pembunuh Guru SD yang Jasadnya Dimasukkan ke Ember

Polisi Tangkap Pembunuh Guru SD yang Jasadnya Dimasukkan ke Ember

Regional
Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X