Setelah Tak Ditahan KPK, Wali Kota Tasikmalaya Rotasi dan Mutasi Pegawai

Kompas.com - 13/05/2019, 15:26 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat diwawancara wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/5/2019). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat diwawancara wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/5/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman akan merotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam waktu dekat.

Rencana itu kali pertama dilakukan setelah ia ditetapkan tersangka namun tak ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Biasa saya melaksanakan rutinitas saja sebagai wali kota. Jadi kerja seperti biasa, rotasi-mutasi perlu dilakukan segera mengingat banyak jabatan lurah yang kosong," jelas Budi kepada wartawan di kantornya, Senin (13/5/2019).

Budi menambahkan, rotasi-mutasi terutama untuk jabatan lurah di Kota Tasikmalaya, ini guna melancarkan penyerapan dana kelurahan yang akan cair mulai tahun ini.

Baca juga: Tak Ditahan KPK, Alasan Wali Kota Tasikmalaya Tak Mundur dari Jabatannya

Jika di kelurahan tak ada pejabat strukturalnya, lanjut Budi, penyerapan dana kelurahan sebagai program nasional tak akan maksimal. Apalagi, dana ini akan sangat ditunggu bagi pelayanan masyarakat di wilayah perkotaan.

"Dana kelurahan tahun ini mulai cair. Jadi, kalau di kelurahan kosong gak ada lurahnya, bagaimana menyerap anggaran tersebut untuk masyarakat," tambah Budi.

Namun demikian, Budi belum bisa memastikan jumlah pasti kelurahan di Kota Tasikmalaya yang tak memiliki lurah. Pihaknya baru akan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Jumlahnya belum tahu, tapi di BKD sudah ada drafnya," katanya.

Masih kerja sebagai wali kota

Budi Budiman kali pertama masuk kerja sebagai wali Kota Tasikmalaya setelah tak ditahan KPK usai pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka, Kamis (9/5/2019).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X