Kejari Bandung Tetapkan Pj Dirut PD Pasar Bermartabat sebagai Tersangka

Kompas.com - 22/07/2019, 14:55 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi

BANDUNG, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung menetapkan Direktur Umum, Administrasi dan Keuangan merangkap Penjabat sementara (Pjs) Direktur PD Pasar Bermartabat berinisial AS sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

"Hari ini kami menetapkan status tersangka terhadap AS, Direktur Umum, Administrasi dan Keuangan merangkap Pj Dirut PD Pasar Bermartabat," ujar Kepala Kejari Bandung Rudy Irmawan dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Senin (22/7/2019).

AS ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan dalam penggunaan aset deposito BUMD PD Pasar Bermartabat Kota Bandung pada 2017. Kejari Bandung menyelidiki perkara tersebut sejak Juni 2019.

 


Penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Bandung Nomor : PRINT-01/M.2.10/Fd.01/6/2019, pada 24 Juni 2019.

Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 8 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Rudy menuturkan, AS diduga menggelapkan aset deposito milik PD Pasar Bermartabat ke salah satu bank untuk kepentingan pribadi.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, PD Pasar Bermartabat yang merupakan salah satu perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Bandung dirugikan sekitar Rp 2,5 miliar.

Rudy menyatakan, pihaknya akan secepatnya memanggil AS untuk diperiksa lebih lanjut.

"Saksi-saksi sudah kami periksa sebelumnya. Untuk AS sendiri, pemanggilan sebagai tersangka akan segera kami lakukan," imbuhnya.

Bantahan tersangka

Saat dikonfirmasi, AS membantah telah menggelapkan aset deposito PD Pasar Bermartabat seperti yang disangkakan oleh pihak kejaksaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X