5 Fakta Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Dilengkapi Restorasi hingga Melesat 350 Km Per Jam

Kompas.com - 24/07/2019, 13:36 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno menyaksikan Tunnel Walini yang berhasil ditembus saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAMenteri BUMN Rini Soemarno menyaksikan Tunnel Walini yang berhasil ditembus saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung ditargetkan selesai dibangun akhir 2020 dan menjadi kereta cepat pertama di Asia Tenggara.

Dikutip dari Kompas.com Selasa (14/5/2019), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno mengatakan bahwa progres pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Tunnel Walini akan mencapai 60 persen di akhir 2019.

Setelah pengerjaan yang dilaksanakan selama 15 bulan, tunnel dengan panjang 608 meter ini menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.

Nah, berikut 5 fakta terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2020 nanti:

1. Stasiun di Karawang dibangun, Jakarta-Karawang cuma 15 menit

Pekerja melintas di dekat Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Pekerja melintas di dekat Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.
Kereta cepat Jakarta-Bandung akan melintas di kawasan Karawang, Jawa Barat.

Dengan menggunakan kereta cepat, jarak antara Jakarta menuju Karawang bisa ditempuh dengan waktu kurang dari 15 menit.

Sebuah stasiun pun kini dalam tahap pembangunan. PT KCIC dalam instagramnya @keretacepat_id mengatakan stasiun kereta cepat Karawang masih dalam tahap proses pembangunan.

"Stasiunnya lagi dibangun nih. Coming soon Jakarta–Karawang ngga sampai 15 menit," demikian bunyi akun resmmi KCIC.

Kereta dengan kecepatan 350km/jam itu rencananya akan berhenti di setiap stasiun utama yang dimulai dari Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan terakhir Stasiun Tegalluar.

Baca juga: Akhir 2019, Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 60 Persen

2. Sisi outlet Tunnel #10 dimulai Agustus

Pekerja melintas di dalam Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Pekerja melintas di dalam Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.
Tunnel #10 adalah salah satu dari 13 tunnel yang ada di proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Lokasi Tunel #10 berada di Sukatani, Padalarang, dekat jalan tol Bandung Cikampek dan memiliki panjang 1,230 meter dan sisi outlet-nya tepat berada di bawah jalur kereta api eksisting.

Kereta cepat ini akan memiliki jalur sendiri sehingga mendukung pengoperasian kereta cepat yang memiliki kecepatan tinggi dengan kecepatan maksimal 350 km/jam.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Halo Sobat #KeretaCepat, masih dengan TBMnya #keretacepatJakartaBandung nih sob.. ini video penampakan TBM kalo dilihat dari atas.. . Nantinya TBM ini akan bekerja dengan menggunakan Metode Shield Tunneling melewati jalan tol Cikampek dan overpass jalan arteri Jatiwaringin yang saat ini kondisinya sangat padat. Sobat yang sering cus Jakarta ke Bekasi atau Bandung pasti understand lah ya gimana padat jalannya :,) . Balik lagi, metode ini memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi sob dengan sistem kerja pengeboran tanpa mengganggu aktivitas yang berada di permukaan tanah. Macem cacing bawah tanah gitu sob.. . Jadi sobat, dengan penggunaan TBM ini diharapkan pembuatan Tunnel Halim, akan diselesaikan dengan lebih cepat dan aman serta tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan tol.. :) . .#TBM #TunnelBoringMachine #KCIC #keretacepat #highspeedtrain #indonesiarailway #keretacepatpunyaindonesia #indonesiahighspeedrailway #BUMN #kamuharustahu #indonesiakeren

A post shared by Kereta Cepat Jakarta - Bandung (@keretacepat_id) on Jul 12, 2019 at 3:45am PDT

Proses konstruksi Tunnel #10 ini dilakukan di dua sisi, inlet dan outlet. Proses penggalian sisi inlet sendiri sudah dilakukan sejak kuartal pertama tahun 2019, sedangkan penggalian sisi outlet akan dilakukan di bulan Agustus 2019 mendatang.

Proses konstruksi Tunnel #10 ini diperkirakan selesai di kuartal ke-2 tahun 2020 mendatang.

Baca juga: Soal Izin Kereta Cepat, Ridwan Kamil Dukung Aa Umbara Minta Jalan dan Stadion ke KCIC


3. Yang bisa dilakukan selama 36 menit selama perjalanan Jakarta-Bandung

Pekerja melintas di dalam Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Pekerja melintas di dalam Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.
PT KCIC dalam instagramnya @keretacepat_id menawarkan beberapa kegiatan yang bisa dilakukan selama 36 menit perjalanan Jakarta-Bandung.

Apa aja?

Baca buku dan dengar lagu, cemal cemil, dan bisa tidur cantik.

Kereta cepat ini dilengkapi dengan gerbong restorasi atau biasa disebut dining car, sehingga pengguna tidak

Namun yang terpenting adalah bebas macet.

Baca juga: Bupati Bandung Barat: Saya Bukan Menolak Kereta Cepat, tetapi...


4. Tembus bawah tanah Tol Cikampek

Suasana Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Suasana Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.
Tunnel boring Machine (TBM) Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan bekerja dengan menggunakan Metode Shield Tunneling melewati jalan tol Cikampek dan overpass jalan arteri Jatiwaringin yang saat ini kondisinya sangat padat.

Metode ini memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dengan sistem kerja pengeboran tanpa mengganggu aktivitas yang berada di permukaan tanah.

Dengan penggunaan TBM diharapkan pembuatan Tunnel Halim akan diselesaikan dengan lebih cepat dan aman serta tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan tol.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Melesat 350 Km Per Jam


5. Penampakan kursi penumpang

Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan), Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia Xiao Qian (kedua kiri), Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra (kiri) dan Project Manager CREC Zhang Wei (kanan) berfoto bersama saat peresmian Tunnel Walini yang berhasil ditembus pada pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan), Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia Xiao Qian (kedua kiri), Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra (kiri) dan Project Manager CREC Zhang Wei (kanan) berfoto bersama saat peresmian Tunnel Walini yang berhasil ditembus pada pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.
Walapun Jakarta-Bandung hanya ditempuh selama 36 menit, kursi yang disediakan untuk penumpang sangat nyaman. PT KCIC dalam instagramnya @keretacepat_id menunjukkan penampakan kursi yang didominasi warna coklat keemasan dengan susunan kursi 3-2.

Selain itu, kereta cepat tersebut juga dilengkapo dengan gerbong restorasi atau biasa disebut dinning car.

Sumber KOMPAS.com (Akhdi Martin Pratama, Anastasia Aulia, Yoga Sukmana)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Aan Siswa Kelas 5 SD yang Jadi Tulang Punggung Keluarga, Rawat Ayah dan Nenek

Cerita Aan Siswa Kelas 5 SD yang Jadi Tulang Punggung Keluarga, Rawat Ayah dan Nenek

Regional
Siswa SD di Sumut Tewas Tertabrak Truk Tronton Saat Menyebrang

Siswa SD di Sumut Tewas Tertabrak Truk Tronton Saat Menyebrang

Regional
Kronologi Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Kronologi Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
Cemburu, Suami Bunuh Istri di Depan 2 Anaknya di Sidoarjo

Cemburu, Suami Bunuh Istri di Depan 2 Anaknya di Sidoarjo

Regional
Pasien yang Diisolasi RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia, Bukan karena Virus Corona

Pasien yang Diisolasi RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia, Bukan karena Virus Corona

Regional
Bantah Siswa Makan Kotoran Manusia, Ini Klarifikasi Seminari BSB Maumere

Bantah Siswa Makan Kotoran Manusia, Ini Klarifikasi Seminari BSB Maumere

Regional
Tangani Banjir di Karawang, Kapolda Jabar Usul Ini ke Ridwan Kamil

Tangani Banjir di Karawang, Kapolda Jabar Usul Ini ke Ridwan Kamil

Regional
Dedi Mulyadi: Bencana Banjir dan Longsor akibat Alih Fungsi Hutan

Dedi Mulyadi: Bencana Banjir dan Longsor akibat Alih Fungsi Hutan

Regional
Organda Keluhkan Kuota dan Pengawasan BBM Bersubsidi di Sumbar

Organda Keluhkan Kuota dan Pengawasan BBM Bersubsidi di Sumbar

Regional
Polisi Tangkap Pembunuh 2 Remaja Putri yang Ditemukan Penuh Luka, Pelaku Teman Korban

Polisi Tangkap Pembunuh 2 Remaja Putri yang Ditemukan Penuh Luka, Pelaku Teman Korban

Regional
Ini Alasan Pembina Pramuka Tetap Laksanakan Susur Sungai meski Sedang Musim Hujan

Ini Alasan Pembina Pramuka Tetap Laksanakan Susur Sungai meski Sedang Musim Hujan

Regional
Aktivis Mahasiswa Tolak Pemberlakuan Jam Malam Kota Padang

Aktivis Mahasiswa Tolak Pemberlakuan Jam Malam Kota Padang

Regional
Masuk Kategori Miskin, Gubernur Maluku Sindir Kepala Daerah Selalu Minta Raskin

Masuk Kategori Miskin, Gubernur Maluku Sindir Kepala Daerah Selalu Minta Raskin

Regional
Hilang 5 Hari, Perahu Pembawa Rombongan Pengantin Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang 5 Hari, Perahu Pembawa Rombongan Pengantin Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni

Regional
Garut Selatan Sering Longsor, Bupati Garut Rencanakan Pindah Kantor

Garut Selatan Sering Longsor, Bupati Garut Rencanakan Pindah Kantor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X