Cerita Elysia Jadi Mahasiswa Termuda Unpad 2019: Pernah Ditolak Masuk Perguruan Tinggi Impian

Kompas.com - 14/08/2019, 08:09 WIB
Elysia Wiyadhari tercatat sebagai mahasiswa baru termuda di Unpad tahun akademik 2019/2020. DOK UNIVERSITAS PADJADJARANElysia Wiyadhari tercatat sebagai mahasiswa baru termuda di Unpad tahun akademik 2019/2020.

BANDUNG, KOMPAS.com – Elysia Wiyadhari tercatat sebagai mahasiswa baru termuda di Unpad tahun akademik 2019/2020.

Saat melakukan registrasi administrasi, Selasa (13/8/2019), Elysia baru menginjak usia 15 tahun 9 bulan. Ia bisa mendaftar ke perguruan tinggi dalam usia dini karena mengikuti program percepatan atau akselerasi.

“Aku ikut percepatan di SMP 2 tahun, SMA 2 tahun,” ujar Elysa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/8/2019).

Lulusan SMP 4 Tangerang Selatan ini mengaku mengikuti akselerasi karena keinginannya. Hal itu didukung oleh lingkungannya, baik keluarga ataupun teman-temannya.


Baca juga: Berusia 15 Tahun, Elysia Jadi Mahasiswa Termuda Unpad

Hal itu pula yang membuatnya enjoy saat belajar. Meski jadwal sekolah dan les padat, lingkungan yang mendukung membuatnya nyaman saat belajar.

“Saya suka belajar cepat begitu, maksudnya kalau masih bisa lari kenapa harus jalan,” ungkap Elysia.

Pilih prodi Keperawatan

Di Unpad, Elysa memilih program studi Ilmu Keperawatan. Prodi itu ia ambil karena sejak SMA tertarik dengan dunia kesehatan.

Ia pun senang bersosialisasi dan terjun langsung ke lapangan. Karena itu pula, saat kulih nanti ia ingin menjadi relawan di bidang kesehatan.

“Keperawatan itu gabungan antara sosial dan sains. Di keperawatan aku bisa mengembangkan jiwa sosialku. Suatu hari nanti aku ingin ke lokasi bencana dan menjadi relawan di sana,” tuturnya.

Baca juga: Jadi Mahasiswa Termuda, Remaja 16 Tahun Ini Bercita-cita Selamatkan Hutan

Perempuan kelahiran 16 Oktober 2003 ini mantap ingin aktif selama kuliah. Bukan hanya dunia akademik, tetapi juga di kegiatan kemahasiswaan.

Guna mengamalkan ilmunya, Elysia juga ingin menjadi relawan untuk bidang kesehatan dan kemanusiaan.

“Ingin coba aktif di organisasi, di kampus atau di luar kampus. Saya ingin juga ikut kegiatan-kegiatan seperti volunteer di bidang kesehatan atau kemanusiaan,” ujar Elysia.

Ditolak masuk perguruan tinggi lain

Anak ketujuh dari sembilan bersaudara ini mengatakan, diterima di Unpad menjadi hadiah terbesar. Sebab ia sempat gagal masuk perguruan tinggi impiannya pada jalur seleksi lain.

Meski sempat gagal, ia tidak ingin menyerah. Ia akan terus mengejar mimpinya sampai kapanpun.

“Kejar saja apapun mimpinya, tidak apa-apa kalau gagal, saya juga pernah ditolak berkali-kali kok. Kalau gagal, ubah strateginya bukan mimpinya,” pungkasnya.

Baca juga: Fakta di Balik Mahasiswa Termuda UGM, Masuk SD Usia 5 Tahun hingga Bercita-cita Menjadi Biotek Engineering



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

Regional
Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Regional
Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Regional
Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Regional
Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Regional
Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Regional
BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

Berita Foto
Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Regional
Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Regional
Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Regional
Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Regional
Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Regional
Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X