Fakta Mobil Dinas Hilang di Gedung Sate, Sudah Rusak hingga Penjagaan Diperketat

Kompas.com - 07/09/2019, 09:58 WIB
Salah satu sudut Gedung Sate Bandung KOMPAS.com/DENDI RAMDHANISalah satu sudut Gedung Sate Bandung
Editor Rachmawati

KOMPAS.com — Sebuah mobil dinas dikabarkan hilang di kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

Mobil pelat merah tersebut adalah kendaraan dinas yang pernah dipakai salah satu pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berikut 4 fakta hilangnya mobil dinas di Gedung Sate, Bandung:

 

1. Mobil rusak

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Pemprov Jabar Iip Hidajat mengatakan mobil dinas yang hilang di Gedung Sate masuk kategori mobil lama dan sudah rusak.

"Sebetulnya mobil itu sudah rusak," katanya.

Mobil yang hilang adalah jenis Camry tahun 2009 warna hitam dan pernah dipakai oleh kepala dinas Provinsi Jawa Barat.

Untuk mencegah hal serupa terjadi lagi, langkah antisipasi tengah dilakukan.

"Ada pengetatan yang bikin secure parkir," kata Iip.

Baca juga: Mobil Dinas Hilang di Gedung Sate Bandung, Kok Bisa?

 

2. Penjagaan ketat

Iip Hidayat mengatakan selama ini area Gedung Sate mendapat penjagaan ketat di setiap pintu masuk dan keluar.

Dia merasa heran saat mengetahui mobil dinas jenis Camry tahun 2009 hilang. Apalagi mobil tersebut kategori mobil yang sudah lama dan sudah rusak.

Namun, dia berjanji akan lebih memperketat pola pengamanan di Gedung Sate.

Dia menduga sekuriti meoloskan pembawa mobil di pintu penjagaan karena sudah familiar dengan pembawa.

"Maka, kami sedang klarifikasi dan inventarisasi petugas keamanan seperti apa, petugas pul kendaraan seperti apa, kewajibannya seperti apa kok bisa sampai seperti itu dengan mudahnya. Apakah orang dalam, familiar kok dengan mudahnya," katanya.

Baca juga: Kawanan Spesialis Pecah Kaca Mobil Nasabah Bank di Pantura Tertangkap, 3 Pelaku Ditembak

 

3. Lapor polisi

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Pemprov Jabar Iip Hidajat mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Dengan kejadian tersebut Iip berjanji akan lebih memperketat pola pengamanan di Gedung Sate.

"Prosedur ditempuh, ke polisi sudah lapor, saya sedang investigasi, khawatirnya siapa tahu sekuriti yang meloloskan di pintu berarti dia (yang bawa) familiar. Maka, kami sedang intensif ke kepolisian," tuturnya.

Baca juga: Mobil Esemka Bima, Harga di Bawah Rp 100 Juta hingga Bisa Diubah Jadi Angkot

 

4. Polisi cari kronologi

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bandung Wetan Kompol Budi Triyono membenarkan adanya laporan soal hilangnya salah satu mobil dinas milik Pemprov Jabar.

Pihak kepolisian saat ini masih mencari tahu kronologi insiden tersebut.

"Kejadiannya Senin, baru lapor kemarin Kamis (5/9/2019). Mobilnya Camry tahun 2009 itu mobil yang suka dipakai kepala dinas. Laporannya sudah diterima," katanya.

SUMBER: KOMPAS.com (Dendi Ramdhani)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19 di Sulut Tembus 3.011 Kasus

Positif Covid-19 di Sulut Tembus 3.011 Kasus

Regional
ASN Puskesmas Ditemukan Tewas dengan Tubuh Terbakar Bersama Sepeda Motor

ASN Puskesmas Ditemukan Tewas dengan Tubuh Terbakar Bersama Sepeda Motor

Regional
Mahasiswi S2 Ditemukan Tewas di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh Lalu Digantung

Mahasiswi S2 Ditemukan Tewas di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh Lalu Digantung

Regional
Jenazah Mahasiswi S2 Hukum Ditemukan Tergantung di Rumah Kekasih, 23 Saksi Diperiksa

Jenazah Mahasiswi S2 Hukum Ditemukan Tergantung di Rumah Kekasih, 23 Saksi Diperiksa

Regional
Disebut Gantung Diri, Suami di Bengkulu Ternyata Dibunuh Istri

Disebut Gantung Diri, Suami di Bengkulu Ternyata Dibunuh Istri

Regional
Siang Ini, Gelombang di Pantai Selatan Yogya Diperkirakan Capai 6 Meter, Nelayan Selamatkan Perahu

Siang Ini, Gelombang di Pantai Selatan Yogya Diperkirakan Capai 6 Meter, Nelayan Selamatkan Perahu

Regional
'Sedih Dilaporin Sama Bapak Sendiri'

"Sedih Dilaporin Sama Bapak Sendiri"

Regional
Staf KPU Yahukimo Tewas Dibacok, Pelaku Bercelana Loreng dan Berambut Gimbal

Staf KPU Yahukimo Tewas Dibacok, Pelaku Bercelana Loreng dan Berambut Gimbal

Regional
2 Warga Sukabumi Meninggal akibat Covid-19

2 Warga Sukabumi Meninggal akibat Covid-19

Regional
Biaya Sendiri, Tukang Pijat Tunanetra Dirikan Sekolah Gratis bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Biaya Sendiri, Tukang Pijat Tunanetra Dirikan Sekolah Gratis bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Bank Sampah Kini Punya Aplikasi dan Bisa Ditukar Emas

Bank Sampah Kini Punya Aplikasi dan Bisa Ditukar Emas

Regional
Mahasiswi S2 Hukum Tewas Tergantung di Rumah Kekasih, Keluarga Menduga Korban Dibunuh

Mahasiswi S2 Hukum Tewas Tergantung di Rumah Kekasih, Keluarga Menduga Korban Dibunuh

Regional
Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X