Raih Penghargaan Sebagai Caleg Suara Terbanyak dari Golkar, Ini Kata Dedi Mulyadi

Kompas.com - 17/09/2019, 10:53 WIB
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) mendapat penghargaan caleg dengan suara terbanyak di Jakarta, Minggu (15/9/2019). handoutKetua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) mendapat penghargaan caleg dengan suara terbanyak di Jakarta, Minggu (15/9/2019).

"Mereka (pemilih di kampung) tidak akan menyesali apa yang menjadi pilihannya karena hubunganya berjalan efektif dan terus terpelihara," tuturnya.

Dedi mengatakan, terjalinnya ikatan batin antara kader partai dengan para pemilih merupakan kekuatan yang dimiliki Partai Golkar selama ini.

Hal tersebut berbuah manis di Pileg 2019 di mana Partai Golkar berada di posisi empat besar.

"Kenapa Golkar menang terus padahal opininya negatif, stigmanya buruk, dalam lima tahun lima kali munas. Itu karena tokoh-tokohnya tokoh kampung," kata Dedi.

"Keterpilihannya tidak cukup kuat terhadap opini yang dibangun kelembagaan partainya. Golkar itu kuatnya pada individu. Jadi orang kalau sudah baik hubungannya, tidak akan peduli gosip, enggak akan terpengaruh," tandasnya.

PR untuk Golkar

Dedi mengatakan, Golkar meraih suara terbanyak kedua karena faktor individu, yakni faktor ketokohan. Hal itu berlaku bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga pada level nasional.

Menurutnya, ketokohan ketua umum Airlangga Hartarto juga ikut mendongkrak suara Golkar. Selain itu, manajemen Airlangga juga ikut berperan dalam memajukan Golkar hingga meraih suara terbanyak kedua tingkat nasional.

"Kemampuan manajerial kepemimpinan Pak Airlangga dalam waktu pendek, me-manage hampir tanpa konflik dalam satu 1 tahun 8 bulan itu. Itu prestasi besar," tandasnya.

Namun demikian, kata Dedi, ada pekerjaan rumah bagi Golkar, yakni bagaimana agar partai berlambang pohon beringin ini mendapat opini positif. Sehingga Golkar dipilih bukan hanya karena faktor individu, tetapi juga visi dan misinya.

"Makanya Golkar tinggal nambah sedikit ke depan, yakni opini partai. Kalau opini partainya sudah sangat positif dan kepemimpinan nasional kuat, pasti golkar akan menjadi partai pemenang," katanya.

Baca juga: Raih Kursi Terbanyak Kedua di Parlemen, Golkar Apresiasi Seluruh Caleg 2019

 

Sebelumnya, Golkar menggelar Malam Penghargaan Partai Golkar untuk calon legislator (caleg). Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berharap acara itu menjadi tradisi baru yang akan berlanjut di masa mendatang.

Kegiatan yang baru pertama kali digelar Partai Golkar tersebut sekaligus menjadi ajang pisah sambut legislator periode 2014-2019 dengan caleg terpilih periode 2019-2024.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerakan 'Rakyat Bantu Rakyat' di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

Regional
Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Regional
KPU Gelar Debat Pilkada Kabupaten Semarang 2020 Hanya Satu Kali

KPU Gelar Debat Pilkada Kabupaten Semarang 2020 Hanya Satu Kali

Regional
Polisi Minta Panitia dan Peserta Fun Bike Bubarkan Diri karena Abai Protokol Kesehatam

Polisi Minta Panitia dan Peserta Fun Bike Bubarkan Diri karena Abai Protokol Kesehatam

Regional
Cerita Dokter di Padang Positif Covid-19 Setelah 8 Bulan Ambil Swab 6.000 Pasien

Cerita Dokter di Padang Positif Covid-19 Setelah 8 Bulan Ambil Swab 6.000 Pasien

Regional
Pergoki Terduga Pencuri dan Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam, 2 Satpam Divonis Penjara, Ini Faktanya

Pergoki Terduga Pencuri dan Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam, 2 Satpam Divonis Penjara, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Lengkap Penangkapan Perwira Polisi Pembawa 16 Kg Sabu di Pekanbaru

Kronologi Lengkap Penangkapan Perwira Polisi Pembawa 16 Kg Sabu di Pekanbaru

Regional
Ribut di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Kepala Pengunjung

Ribut di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Kepala Pengunjung

Regional
Demi Membela Diri dan Melindungi Aset Negara, 2 Satpam Ini Malah Divonis Penjara

Demi Membela Diri dan Melindungi Aset Negara, 2 Satpam Ini Malah Divonis Penjara

Regional
Sempat Terendam Air 2 Meter, Banjir di 3 Perumahan di Kabupaten Bogor Mulai Surut

Sempat Terendam Air 2 Meter, Banjir di 3 Perumahan di Kabupaten Bogor Mulai Surut

Regional
Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Regional
Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Regional
Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Regional
Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X