Dirut Akumobil Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Jasa Jual Mobil Murah

Kompas.com - 05/11/2019, 17:02 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi telah menetapkan satu orang tersangka terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Akumobil, sebuah perusahaan jasa penjualan mobil murah di Bandung.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (5/11/2019).

"Kita sudah menetapkan satu orang direktur utama atas nama BJB pada hari jumat sore," kata M Rifai. 

Adapun penetapan tersangka BJB ini dilakukan lantaran tersangka yang menawarkan mobil kepada para korban dengan harga yang murah.

Baca juga: 350 Orang Jadi Korban Penipuan Akumobil, Kerugian Capai Rp 35 Miliar

"Jadi adanya saksi dan barang bukti bahwa tersangka ini menawarkan mobil yang harga Rp 50 juta sampai Rp 59 juta padahal mobil itu harganya Rp 150 juta," tuturnya.

"Jadi dari itu semua kenyataannya yang dijanjikan dalam perjanjian itu dia akan memberikan dalam dua bulan tapi dalam kenyataan tiga bulan setelah adanya transaksi tidak pernah diberikan," tambahnya.

Penipuan dan penggelapan

Polisi menilai, yang dilakukan tersangka ini merupakan tindakan penipuan dan penggelapan. Namun tak menutup kemungkinan ada pasal lain yang bisa diterapkan.

"Penipuan bisa juga penggelapan. Kemungkinan ada pasal lain yang bisa kita terapkan," katanya.

Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penipuan tersebut.

Dalam prosesnya, polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang terdiri dari korban, hingga pegawai perusahaan Akumobil.

"Sudah ada sepuluh saksi yang kita periksa," kata Rifai.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X