Belum Berpartai, Ridwan Kamil Sebut Hanya Masalah Waktu

Kompas.com - 09/02/2020, 13:05 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan beberapa waktu lalu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga kini belum berpartai.

Padahal, sebelumnya ia berjanji akan menentukan partai mana yang ia tuju setelah resmi dilantik sebagai Gubernur Jabar.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, saat ini mayoritas waktunya masih dihabiskan untuk memastikan keberlangsungan program pemerintah daerah maupun pusat.

"Saya kira hanya masalah timing (waktu) dan timingnya belum sekarang. Saya masih satu tahun lebih sedikit jadi gubernur, sehingga porsi politik mengalir secukupnya. Masalah itu memang dipikirkan, tapi timingnya belum saat ini. Nanti saya cari sebuah momentum waktu yang paling baik," ucap Emil, saat dihubungi, Minggu (9/2/2020).

Baca juga: Bertemu Prabowo, Ridwan Kamil: Saya Minta Maaf...

Emil mengaku masih terus berkomunikasi dengan partai. Namun, arah pembicaraan masih seputar politik pembangunan.

Emil menyampaikan, setelah Pilkada Jabar, ia ingin mengajak semua partai bergabung untuk fokus pada politik pembangunan.

"Makanya ada forum dengan ketua fraksi dan pimpinan dewan, bagian dari menjalin hubungan politik yang positif untuk Jabar," tutur mantan Wali Kota Bandung ini.

Ia memperkirakan, keputusan partai mana yang ingin ia tuju baru bisa ditentukan akhir tahun nanti.

"Jadi pertanyaannya penting, tapi masih terlalu pagi. Mungkin di akhir tahun atau tahun 2021 momentumnya lebih pas," ujarnya.

Ia pun mengakui penjajakan mulai dilakukan khususnya dengan empat partainya di Pilkada Jabar, yakni Nasdem, PPP, PKB dan Hanura.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X