Gadis ABG yang Dianiaya dan Diperkosa di Cimahi Meninggal, Polisi Perberat Hukuman Pelaku

Kompas.com - 12/02/2020, 18:10 WIB
Kapolres Cimahi, AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki tengah menjelaskan perihal penganiayaan dan pemerkosaan terhadap perempuan ABG di Cimahi, Jumat (7/2/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKapolres Cimahi, AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki tengah menjelaskan perihal penganiayaan dan pemerkosaan terhadap perempuan ABG di Cimahi, Jumat (7/2/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gadis yang diperkosa dan dianiaya di perkebunan di Kampung Pamoyanan, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah koma dua pekan.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, pihaknya menambah hukuman kedua pelaku yakni Nanang alias Onang (27) dan NN.

"Karena korban meninggal dunia, ditambahkan Pasal 80 ayat 3 UU perlindungan anak (Kekerasan mengakibatkan meninggal dunia). Ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara," kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro saat dihubungi wartawan, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Diperkosa dan Dianiaya hingga Koma 2 Pekan, Gadis ABG di Cimahi Meninggal

Kedua pelaku sebelumnya dijerat Pasal 80 dan 81 UU Perlindungan Anak dan Pasal 76 Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Dia mengatakan, korban meninggal sekitar pukul 10.30 WIB, Rabu (12/2/2020) di ruangan perawatan 303 RSUD Cibabat, Cimahi.

"Pihak keluarga meminta polisi mengotopsi jenazah korban dan menghukum pelaku seberat-beratnya," ujarnya.

Rencananya otopsi terhadap jenazah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

Setelah proses otopsi selesai dilakukan, keluarga berencana memakamkan korban di pemakaman umum Baros, Cimahi.

Baca juga: Kisah Rose Kalemba, Diperkosa di Usia 14 Tahun, Berjuang Menghapus Video Pemerkosaannya di Situs Porno

Diberitakan sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi pingsan dan terluka parah di sebuah perkebunan di Kampung Warung Muncang, Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Rabu (29/1/2020) malam.

Polisi yang mendapatkan laporan itu, kemudian menangkap Nanang dan NN di Kota Cimahi.

Dari keterangan pelaku, korban diperkosa dalam keadaan tak sadarkan diri setelah dicekoki minuman keras.

 

Tak hanya itu, tersangka Nanang bahkan menganiaya korban dan memperkosanya sebanyak tiga kali.

Akibatnya, korban mendapatkan luka lebam akibat pukulan dan tusukan dengan batang bambu di wajahnya hingga tak berdaya

Untuk menutupi jejaknya, pelaku menutupi korban dengan tumpukan bambu dan meninggalkan korban di lokasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

Regional
Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Regional
KPU Gelar Debat Pilkada Kabupaten Semarang 2020 Hanya Satu Kali

KPU Gelar Debat Pilkada Kabupaten Semarang 2020 Hanya Satu Kali

Regional
Polisi Minta Panitia dan Peserta Fun Bike Bubarkan Diri karena Abai Protokol Kesehatam

Polisi Minta Panitia dan Peserta Fun Bike Bubarkan Diri karena Abai Protokol Kesehatam

Regional
Cerita Dokter di Padang Positif Covid-19 Setelah 8 Bulan Ambil Swab 6.000 Pasien

Cerita Dokter di Padang Positif Covid-19 Setelah 8 Bulan Ambil Swab 6.000 Pasien

Regional
Pergoki Terduga Pencuri dan Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam, 2 Satpam Divonis Penjara, Ini Faktanya

Pergoki Terduga Pencuri dan Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam, 2 Satpam Divonis Penjara, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Lengkap Penangkapan Perwira Polisi Pembawa 16 Kg Sabu di Pekanbaru

Kronologi Lengkap Penangkapan Perwira Polisi Pembawa 16 Kg Sabu di Pekanbaru

Regional
Ribut di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Kepala Pengunjung

Ribut di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Kepala Pengunjung

Regional
Demi Membela Diri dan Melindungi Aset Negara, 2 Satpam Ini Malah Divonis Penjara

Demi Membela Diri dan Melindungi Aset Negara, 2 Satpam Ini Malah Divonis Penjara

Regional
Sempat Terendam Air 2 Meter, Banjir di 3 Perumahan di Kabupaten Bogor Mulai Surut

Sempat Terendam Air 2 Meter, Banjir di 3 Perumahan di Kabupaten Bogor Mulai Surut

Regional
Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Regional
Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Regional
Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Regional
Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Regional
Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X