Gunakan Sepeda dan Toa, Aa Gym Keliling Sosialisasikan Bahaya Corona, Ajak Warga Tinggal di Rumah

Kompas.com - 26/03/2020, 08:42 WIB
Tangkapan layr Aa Gym membawa pengeras suara dan menyosialisasikan social distancing pada warga. (instagram) Tangkapan layr Aa Gym membawa pengeras suara dan menyosialisasikan social distancing pada warga. (instagram)

BANDUNG, KOMPAS.com - Mengenakan masker, baju pelindung, serta menenteng pengeras suara, KH Abdullah Gymnastiar atau akran disapa Aa Gym berjalan dan mencuri perhatian warga yang tengah mengobrol.

Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid (DT) itu kemudian menyapa warga dan menyosialisasikan bahaya corona serta apa yang sebaiknya masyarakat lakukan.

Corona, virus itu ada di mana-mana. 85 persen yang punya virus itu tidak terlihat sakit,” ujar Aa Gym dalam video yang diunggal Kholis Malik dalam akun Twitternya, @kholismalik, 22 Maret 2020 pukul 21.02 WIB.

Hingga Rabu (25/3/2020) pagi, postingan tersebut telah diretweet 13,4 K dan di Like 25,2 K.

Baca juga: Saat Risma hingga Aa Gym Terjun Bersenjata Pengeras Suara Tegakkan Social Distancing Cegah Corona

Ajak warga tinggal di rumah, hentikan penyebaran corona

Dalam video tersebut, Aa Gym menceritakan bertambahnya penduduk Indonesia yang positif corona.

Untuk itu ia mengajak masyarakat menghentikan penyebaran virus ini. 

“Caranya sederhana biar ga kena virus. Tinggal di rumah sekuat tenaga, karena semua orang bisa menyebarkan virus,” ungkapnya.

Baca juga: Aa Gym Ajak Warga Jabar Berjihad Memotong Peluang Penularan Corona

Ia menambahkan, kalaupun keluar, seperlunya saja. Jangan lupa, jaga jarak. Paling dekat 1-2 meter. Ketika kembali ke rumah, langsung cuci tangan.

Aa Gym pun melarang warga mendatangi kerumunan-kerumunan. Jika masyarakat Indonesia kompak 2 minggu di rumah saja, virus ini tidak akan menular lagi.

“Bapak, ibu, kasih tahu ke yang lain ya. Jangan lupa banyak zikir, doa, shalat juga ga apa-apa di rumah saja,” tuturnya.

Dalam unggahan tersebut, Kholis menuliskan caption: "kalau semua dai kondang melakukan seperti yg di lakukan oleh @Aagym ini sy yakin bisa efektif pelaksanaan social distancingnya. Tks Aa."

Baca juga: [POPULER NUSANTARA Pasien Positif Corona Asal Wonogiri Meninggal | Aa Gym Ajak Umat Shalat di Rumah

 

Bantu pemerintah perangi corona

Aa Gym mengatakan, sosialisasi yang dilakukannya ke warga dengan cara berkeliling menggunakan sepeda atau berjalan kaki dengan jarak aman, tak lebih karena ingin membantu pemerintah.

“Kita bantu pemerintah agar masyarakat lebih paham, bisa menyikapi musibah ini,” tuturnya.

Sebab masyarakat, belum semuanya paham. Apalagi di tempat-tempat yang terbatas informasinya.

Video serupa dishare Aa Gym lewat akun twitter miliknya. Dalam akun tersebut, Aa Gym membagikan kegiatan sosialisasinya di atas sepeda dan menenteng toa.

Baca juga: Ajak Shalat di Rumah, Aa Gym: Mari Patuhi Fatwa MUI dan Aturan Pemerintah, Jalan Tercegahnya Virus Ini

Sosialisasi bahaya corona pakai speaker masjid

Selain Aa Gym, sejumlah pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) beberapa masjid di Kabupaten Bandung melakukan sosialisasi Covid-19.

Sosialisasi biasanya dilakukan pagi menjelang siang lewat speaker masjid. Seperti di masjid yang berada di Pemata Biru, Kabupaten Bandung.

Pengurus DKM meminta warga tetap tinggal di rumah, hindari kerumunan, jaga jarak dan lainnya.

Baca juga: Aa Gym Ajak Umat Muslim Shalat di Rumah

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X