Aturan Baru, Pasien RSHS Akan Dites Covid-19 Sebelum Masuk Ruang Rawat

Kompas.com - 03/06/2020, 07:48 WIB
Para tenaga kesehatan dan karyawan di RSHS Bandung saat diminta sampel darah bagian dari proses tes masif Covid-19 di Jabar, Rabu (25/3/2020). Humas Pemprov JabarPara tenaga kesehatan dan karyawan di RSHS Bandung saat diminta sampel darah bagian dari proses tes masif Covid-19 di Jabar, Rabu (25/3/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com -  Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan melakukan tes cepat Covid-19 kepada pasien yang akan masuk ruangan untuk layanan rawat inap dan operasi.

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko penularan di ruang perawatan.

Pemberlakuan ini sesuai dengan panduan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat serta arahan dari Dirjen Yankes Kemenkes tetang kesiapan pelayanan dalam new normal.

" RSHS Bandung sebagai RS Rujukan tertinggi di Jawa Barat akan mulai membuka kembali beberapa layanan yang sebelumnya dibatasi, dengan cara selektif dan bertahap serta dengan menerapkan beberapa ketentuan tambahan sebagai pencegahan penularan penyakit Covid19," kata Dirut RSHS Bandung Nina Susana Dewi dalam keterangannya, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Setelah Rapid Test, 1 Praja Putri IPDN Dirujuk ke RSHS Bandung

Layanan yang dibuka tersebut adalah rawat jalan, rawat inap dan operasi selektif. Nantinya bagi pasien yang hendak masuk ruangan untuk layanan rawat inap dan operasi selektif akan dilakukan tes Covid-19 sebelum masuk ruangan. Untuk biaya skrining sendiri dibebankan dengan biaya dari rumah sakit.

"Untuk layanan rawat inap, sebelum pasien masuk ke ruangan akan dilakukan skrining/tes cepat covid19 (dengan biaya rumah sakit) terlebih dahulu untuk menentukan apakah pasien akan dirawat di ruang perawatan covid (gedung Kemuning) atau di ruang perawatan non covid," ucap Nina.

Selain itu, pembatasan di ruang perawatan pun diberlakukan seperti penunggu pasien yang diperbolehkan hanya satu orang, penunggu memakai identitas khusus, masker, hand hygine, dan menjaga kebersihan.

Sedangkan untuk layanan operasi, RSHS akan membukanya kembali secara bertahap dan selektif, yaitu untuk kasus-kasus operasi yang direncanakan (operasi selektif).

"Lama perawatan di ruangan setelah operasi tidak melebihi 5-7 hari," jelas Nina.

Selain itu, RSHS juga memberlakukan pembatasan bagi pasien kontrol yang hanya memerlukan pengambilan obat dengan rentan waktu pengambilan yang cukup lama.

"Pengambilan obat dapat dilakukan untuk masa yang lebih lama, 1 bulan sekali. Adapun ketentuan lainnya adalah pendaftaran secara online, masker, social distancing, hand hygine, pengantar dibatasi, skrining suhu," kata Nina.

Baca juga: Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Untuk kemudahan akses, RSHS dengan Dinkes Provinsi Jabar  membuat system antar jemput bagi  pasien umum (non covid) yang akan berobat ke RSHS, yang berasal dari dari kota atau kabupaten lain menggunakan bus  di titik titik kumpul yang ditentukan. Tetapi RSHS masih mencari donatur dari perusahaan transportasi umum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Regional
Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Regional
Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Regional
Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Regional
Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Ini Motifnya

Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Ini Motifnya

Regional
Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Regional
Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Regional
Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Regional
PPKM di Banyumas Diperpanjang hingga 8 Februari, Penyekatan di Perbatasan Digencarkan

PPKM di Banyumas Diperpanjang hingga 8 Februari, Penyekatan di Perbatasan Digencarkan

Regional
Diduga Takut Diceraikan, Seorang Istri Bantu Suami Lakukan Perkosaan

Diduga Takut Diceraikan, Seorang Istri Bantu Suami Lakukan Perkosaan

Regional
Fakta Dentuman Misterius di Bali, Bukan karena Gempa dan Penampakan Benda Bersinar di Langit

Fakta Dentuman Misterius di Bali, Bukan karena Gempa dan Penampakan Benda Bersinar di Langit

Regional
Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

Regional
Seorang Istri Tewas Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Begini Ceritanya

Seorang Istri Tewas Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X