Sambut HUT Ke-75 RI, Warga di Bandung Lukis Mural di Jalan Setapak Sepanjang 140 Meter

Kompas.com - 13/08/2020, 23:21 WIB
Warga tampak melukis mural di Jalan setapak sepanjang 140 meter dengan lebar empat meter di Jalan Santosa Asih IV RT 8 RW 5 Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, untuk menyambut HUT ke-75 RI pada 17 Agustus 2020. KOMPAS.com/AGIE PERMADIWarga tampak melukis mural di Jalan setapak sepanjang 140 meter dengan lebar empat meter di Jalan Santosa Asih IV RT 8 RW 5 Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, untuk menyambut HUT ke-75 RI pada 17 Agustus 2020.

BANDUNG, KOMPAS.com -  Roynaldi tampak serius melukis sebuah bunga, namun media lukis itu bukanlah kanvas ataupun dinding melainkan jalan setapak sepanjang 140 meter dengan lebar empat meter di Jalan Santosa Asih IV RT 8 RW 5 Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Sambil jongkok dan cat di pinggirnya, Roynaldi tampak fokus menggoreskan kuasnya di jalan. Awalnya, Roy, panggilannya, membuat sketsa gambar dengan menggunakan kapur. 

Setelah dirasa terbentuk barulah ia mengisi kekosongan sketsa tersebut dengan mewarnainya dengan cat yang disediakan secara swadaya oleh warga setempat.

Baca juga: Peringati HUT Ke-75 RI, Bupati Wonogiri Perbolehkan Warganya Gelar Tirakatan

Akan tetapi untuk sketsa gambar tentu bervariatif, pasalnya setiap warga terkadang memiliki keinginan memilih objek lukisannya masing-masing. 

Misal ada yang ingin dibuatkan buaya, kupu-kupu, bunga, ikan hingga unicorn.

Butuh 24 jam bikin sketsa gambar

Karenanya untuk membuat sketsa saja, Roynaldi dapat menghabiskan lima bungkus kapur.

"Ya dibuat saja sesuai keinginan," kata Roynaldi sambil melukis, Kamis (13/8/2020).

Untuk sketsa gambar sendiri, Roynaldi membutuhkan waktu hingga 24 jam, setelah itu barulah masyarakat mewarnainya dengan cat.

Hari ini rencana lukisan segera dirampungkan, hanya saja ada beberapa objek gambar yang membutuhkan penebalan di sisi warnanya.

Baca juga: Video Viral PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Ini Duduk Perkaranya

 

Sambut Hari Kemerdekaan RI

Sementara itu, ketua RT 8, Maman Suherman mengatakan bahwa mural jalan setapak ini merupakan upaya warga RT 8 RW 5 Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal ini merupakan alternatif perayaan kemerdekaan ditengah pandemi Covid-19. Pasalnya kegiatan yang bersifat mengundang banyak massa, seperti perlombaan, pesta musik dan lainnya belum dapat diizinkan.

"Ini inisiatif warga menyambut 17 Agustusan," kata Suherman.

Adapun pengerjaan lukisan mural dikerjakan secara swadaya, bahkan prosesnya pun membutuhkan waktu hingga sepekan.

Sampai saat ini sudah 350 kilogram lebih cat yang telah digunakan.

Untuk dana sendiri berasal dari patungan warga yang secara sukarela menyisihkan sedikit rupiahnya untuk kebutuhan logistik berupa cat dan keperluan lainnya dalam proyek mural jalan ini.

"Ini temanya kampung warna warni, jadi gambar dan catnya juga warna-warni," tutup Maman.

Baca juga: Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X