Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Kompas.com - 30/11/2020, 14:53 WIB
Ilustrasi Covid-19 Shutterstock/PetovargaIlustrasi Covid-19

BANDUNG, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional di wilayah Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi (Bodebek) kembali diperpanjang.

PSBB Bodebek kembali diperpanjang sampai 23 Desember 2020.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, perpanjangan PSBB terbaru berdasarkan sejumlah alasan.

Baca juga: Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

Pertama, keputusan perpanjangan PSBB secara proporsional wilayah Bodebek diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Adapun Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PSBB transisi sampai 6 Desember 2020.

Sementara, penerapan PSBB Bodebek sebelumnya hanya sampai 25 November 2020.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

Alasan lainnya, keputusan perpanjangan PSBB didasarkan pada berbagai hasil kajian epidemiologi.

Menurut Daud, pertambahan jumlah kasus juga menjadi pertimbangan.

"Penambahan kasus di wilayah Bodebek dalam sepekan terakhir ini masih cukup tinggi," ucap Daud dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (30/11/2020).

Baca juga: PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) pada Senin, pukul 11.00 WIB, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan Bodebek dalam tujuh hari terakhir bertambah 880 kasus.

Daud pun mengimbau kepada masyarakat Jabar, khususnya Bodebek, untuk tetap displin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Kronologi Awal Kecelakaan di Tol Cipali yang Sebabkan 10 Orang Tewas

(Penulis: Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani | Editor: Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Regional
Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Regional
Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Regional
Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Regional
Kronologi Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja

Kronologi Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja

Regional
Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Regional
Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Regional
Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Regional
PPKM di Banyumas Diperpanjang hingga 8 Februari, Penyekatan di Perbatasan Digencarkan

PPKM di Banyumas Diperpanjang hingga 8 Februari, Penyekatan di Perbatasan Digencarkan

Regional
Diduga Takut Diceraikan, Seorang Istri Bantu Suami Lakukan Perkosaan

Diduga Takut Diceraikan, Seorang Istri Bantu Suami Lakukan Perkosaan

Regional
Fakta Dentuman Misterius di Bali, Bukan karena Gempa dan Penampakan Benda Bersinar di Langit

Fakta Dentuman Misterius di Bali, Bukan karena Gempa dan Penampakan Benda Bersinar di Langit

Regional
Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

Regional
Seorang Istri Tewas Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Begini Ceritanya

Seorang Istri Tewas Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Begini Ceritanya

Regional
Dentuman Misterius di Bali, BMKG Catat Anomali Sinyal Berdurasi 20 Detik

Dentuman Misterius di Bali, BMKG Catat Anomali Sinyal Berdurasi 20 Detik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X