Kasus Covid-19 di Indonesia Akan Turun jika 95 Persen Warga Patuh Pakai Masker

Kompas.com - 11/01/2021, 07:57 WIB
Warga mengenakan masker untuk menjaga diri dari risiko terpapar virus corona, awal Februari 2020. ShutterstockWarga mengenakan masker untuk menjaga diri dari risiko terpapar virus corona, awal Februari 2020.

BANDUNG, KOMPAS.com - Ahli kebijakan kesehatan Universitas Padjadjaran ( Unpad), Deni Kurniadi Sunjaya, mengatakan, salah satu kunci untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia adalah memperketat aturan penggunaan masker.

“Covid-19 di Indonesia akan menurun andaikata banyak orang yang memakai masker sampai 95 persen,” ujar Deni dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (11/1/2021).

Mengutip dari Healthdata Covid-19, Deni menjelaskan, saat ini penggunaan masker di masyarakat Indonesia mencapai di atas 70 persen.

Jika penggunaan masker terus ditingkatkan hingga 95 persen, ia optimistis kasus Covid-19 akan menurun drastis.

Baca juga: Tak Pakai Masker dan Ogah Disanksi, Pemotor di Cibubur: Saya Enggak Pernah Takut Corona

Deni mengungkapkan, angka kematian akibat Covid-19 sampai sekarang sekitar 35.000 jiwa.

Healthdata Covid-19 memproyeksikan angka ini terus meningkat hingga April 2021. Namun, angka ini bisa menurun sampai belasan ribu jika banyak orang menggunakan masker.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unpad ini menjelaskan, apabila aturan penggunaan masker terus diwajibkan disertai pemenuhan protokol kesehatan dan pengetatan kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah, kasus Covid-19 di Indonesia akan mudah menurun.

“Vaksin sebetulnya tidak seberapa besar kalau kita bersama-sama menggunakan masker. Ini menjadi sangat penting,” kata Deni.

Baca juga: Satpol PP Badung Kesal Banyak Bule di Bali Bandel Tak Pakai Masker

Oleh sebab itu, aturan kewajiban penggunaan masker sebaiknya terus diperketat pemerintah. Pemerintah bisa mengadaptasi kebijakan di negara lain yang membebankan denda cukup besar bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

Selain itu, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Karena itu, proyeksi kesehatan Indonesia pada 2021 tidak hanya berbicara soal Covid-19.

Peningkatan angka kematian ibu dan bayi, meningkatnya kasus stunting, hingga menurunnya kinerja program kesehatan menjadi masalah kesehatan yang dihadapi Indonesia pada 2021.

“Secara jangka panjang, ini akan mengganggu kualitas hidup manusia,” tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Regional
Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Regional
Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Regional
Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Regional
Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Regional
Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Ini Motifnya

Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Ini Motifnya

Regional
Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Regional
Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Regional
Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X