6 Daerah di Jabar Zona Merah, Kabupaten Karawang yang Terlama

Kompas.com - 11/01/2021, 14:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (7/1/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (7/1/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, ada 6 daerah di Jabar yang berstatus zona merah Covid-19.

Keenam daerah tersebut yakni, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok dan Karawang.

Adapun, daerah yang paling lama berstatus zona merah adalah Kabupaten Karawang.

Baca juga: Tanah Longsor di Sumedang Masih Terus Bergerak, Pencarian 27 Korban Hilang Terkendala

"Dengan berat hati, Karawang masih merah. Jadi sudah 5 minggu berturut-turut," kata pria yang akrab disapa Emil itu saat ditemui usai rapat koordinasi di Mapolda Jabar, Senin (11/1/2021).

Menurut Emil, pihaknya telah menurunkan tim wilayah zona risiko, khususnya Kabupaten Karawang sebagai upaya penanggulangan dan pemulihan zona merah tersebut.

"Kita sudah menurunkan tim ke sana. Mudah-mudahan secepatnya pulih zona merah itu," ucap Emil.

Baca juga: Jalur Puncak Bogor yang Tertutup Longsor Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Emil pun menyampaikan berita baik terkait kapasitas rumah sakit yang dinilainya sudah membaik atau tidak meningkat seperti sepekan sebelumnya.

Emil menilai, dukungan TNI, Polri dan pihak lainnya sangat berpengaruh dalam menekan penyebaran Covid-19 ini.

Pekan ini, Pemerintah Provinsi Jabar telah melakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional di 20 daerah di Jabar.

"Sudah dimulai hari ini," ucap Emil.

Pihaknya pun telah memberikan arahan untuk membangun posko-posko yang terlihat ataupun yang sifatnya internal untuk menjadi tempat koordinasi selama 14 hari mendatang.

"Saya memberikan pesan agar semua taat selama 14 hari, supaya setelah 14 hari kita bisa kembali lebih longgar. Tapi kalau 14 hari tidak disiplin, maka bukan tidak mungkin PPKM ini ditambah," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Regional
Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Regional
Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Regional
Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Sekolah di Kundur Utara Kepri Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Regional
Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Ibunda Menangis dan Pingsan di Pemakaman Pratu Dedi Hamdani: Jangan Halangi, Saya Ingin Melihat Dia

Regional
Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Ini Motifnya

Seorang Istri Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Ini Motifnya

Regional
Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Seorang Kakek Diserang Puluhan Tawon, Teriakan Ini Sebelum Ditemukan Tewas

Regional
Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Misteri Sinyal 20 Detik yang Terekam Sensor BMKG Saat Dentuman di Bali

Regional
Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Adu Mulut, Anggota TNI di Bulukumba Dianiaya 10 Orang dengan Parang dan Busur

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Ba'a NTT

Regional
PPKM di Banyumas Diperpanjang hingga 8 Februari, Penyekatan di Perbatasan Digencarkan

PPKM di Banyumas Diperpanjang hingga 8 Februari, Penyekatan di Perbatasan Digencarkan

Regional
Diduga Takut Diceraikan, Seorang Istri Bantu Suami Lakukan Perkosaan

Diduga Takut Diceraikan, Seorang Istri Bantu Suami Lakukan Perkosaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X