Fakta Konvoi Ugal-ugalan Gerombolan Motor di Bandung, Masih Pelajar hingga 15 Orang Diamankan

Kompas.com - 15/03/2021, 11:07 WIB
Ilustrasi konvoi motor Kompas.comIlustrasi konvoi motor

KOMPAS.com - Warganet dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan aksi konvoi ugal-ugalan kendaraan bermotor di Bandung, Jawa Barat.

Usai video itu viral, polisi langsung bergerak hingga berhasil mengamankan 15 orang.

Selain itu, turut juga diamakan 10 kendaraan karena tidak dilengkapi dengan surat-surat dan mengunakan knalpot bising.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata remaja yang melakukan aksi konvoi tersebut masih pelajar.

Meski begitu, polisi tetap melakukan pemeriksaan terhadap mereka. Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan senjata tajam atau senjata bahaya lainnya dari remaja tanggung itu.

Berikut faktanya yang Kompas.com rangkum:

1. Mengganggu ketertiban lalu lintas

Ilustrasi polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi polisi.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Rano Hadianto mengatakan, gerombolan motor itu melakukan kegiatan konvoi dengan mengibarkan bendera dan berkendara zig-zag.

Karena diniai meresahkan, pihaknya kemudian melakukan penindakan. Penindakan dilakukan setelah video konvoi gerombolan bermotor itu viral di media sosial.

Kemudian, polisi berkoodinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung.

"Di Jalan Banda kami temukan gerombolan yang mengendarai motor ugal-ugalan di Kota Bandung ini," kata Rano di Mapolrestabes Bandung, Minggu (14/3/2021).

Baca juga: Konvoi Ugal-ugalan Gerombolan Motor di Bandung Ternyata Masih Pelajar

 

2. 15 orang dan 10 motor diamankan

Ilustrasi motor gede (moge) dan penunggangnya.SHUTTERSTOCK/SIYANIGHT Ilustrasi motor gede (moge) dan penunggangnya.

Dari hasil penindakan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah kendaraan dan belasan pemuda.

"Kami lakukan pengamanan orangnya dan kendaraannya, jumlahnya ada 10 kendaraan dan totalnya ada 15 orang," ungkpanya.

Kata Rano, saat diamankan, banyak dari para pengendara itu tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraan, hingga Surat Izin Mengemudi (SIM). Bahkan sebagian kendaraan berknalpot bising.

"10 unit (motor) itu dilakukan penilangan sampai menunggu sidang di pengadilan. Kendaraannya semunya legal hanya saja tidak membawa surat-surat," ujarnya.

Usai diamankan, kelima belas remaja tersebut kemdian diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung.

Baca juga: Video Viral Konvoi Ugal-ugalan Gerombolan Bermotor di Bandung, 15 Remaja Diamankan

 

3. Masih pelajar, polisi panggil orangtua dan guru

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang mengatakan, remaja yang diamankan tersebut masih anak di bawah umur.

"Mereka semuanya anak di bawah umur, mereka tujuannya untuk berencana foto-foto, karena mereka kelas tiga, sebentar lagi ujian akhir, mereka siswa sekolah menengah," kata Adanan.

Kata Adanan, perkara ini dalam KUHP diatur dengan Pasal 503 dan 501 tentang menganggu ketertiban.

Namun, lanjutnya, karena remaja yang diamankan masih di bawah umur maka pihaknya pun lebih mengendepankan proses diversif.

Agar para remaja ini tidak mengulangi perbuatannya, polisi pun sudah memanggil guru dan orangtua mereka untuk membuat surat pernyataan.

"Guru dan orangtua juga mereka sudah hadir, dipanggil untuk membuat surat pernyataan karena mereka generasi bangsa," ungkapnya.

Baca juga: Sebelum Dipecat karena Ikut KLB Partai Demokrat, Yusuf Sempat Bujuk Ayahnya untuk Mengakui Kepemimpinan AHY

 

4. Tidak terlibat geng motor

Ilustrasi geng motor.SHUTTERSTOCK Ilustrasi geng motor.

Meski begitu, polisi tetap melakukan pemeriksaan terhadap remaja tersebut.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, polisi tidak menemukan senjata tajam atau senjata bahaya lainnya dari remaja tanggung itu.

"Ini tidak terafiliasi dengan geng motor terkenal yang ada di Bandung," ujarnya.

Baca juga: Cerita Ase, Selamatkan Anaknya yang Terjepit dalam Kecelakaan Bus Sumedang: Saya Cakar-cakar Tanahnya dengan Tangan

 

(Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor : Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lembang Park & Zoo Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Lembang Park & Zoo Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Bandung
Wana Wisata Ranca Upas Bandung : Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Wana Wisata Ranca Upas Bandung : Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Bandung
Geger, Warga Bandung Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan di Pinggir Jalan

Geger, Warga Bandung Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan di Pinggir Jalan

Bandung
Unggahan Viral Mahasiswa Tak Ikut Kuliah Presiden Jokowi Akan Disanksi, Ini Kata Rektor Unpar

Unggahan Viral Mahasiswa Tak Ikut Kuliah Presiden Jokowi Akan Disanksi, Ini Kata Rektor Unpar

Bandung
Badan Penuh Lumpur, Kakek Ini Selamat dari Longsoran Tebing Setinggi 150 Meter di Sumedang

Badan Penuh Lumpur, Kakek Ini Selamat dari Longsoran Tebing Setinggi 150 Meter di Sumedang

Bandung
NFT Lukisan Ridwan Kamil Terjual Rp 45 Juta di OpenSea, Didonasikan untuk Anak Yatim Piatu

NFT Lukisan Ridwan Kamil Terjual Rp 45 Juta di OpenSea, Didonasikan untuk Anak Yatim Piatu

Bandung
Jabar Quick Response Buka Kanal Bantuan Perbaiki Jembatan, Warga Bisa Lapor ke Sini

Jabar Quick Response Buka Kanal Bantuan Perbaiki Jembatan, Warga Bisa Lapor ke Sini

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Januari 2022

Bandung
Pantai Pangandaran: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Pantai Pangandaran: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Bandung
2 Pemancing Korban Perahu Terbalik di Cilacap Ditemukan Tewas

2 Pemancing Korban Perahu Terbalik di Cilacap Ditemukan Tewas

Bandung
5 Rumah Rusak di Sukabumi akibat Gempa Banten, Dihuni 22 Jiwa

5 Rumah Rusak di Sukabumi akibat Gempa Banten, Dihuni 22 Jiwa

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 15 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 15 Januari 2022

Bandung
Gempa M 6.6  di Banten Dirasakan di 14 Daerah di Jabar, 2 Rumah Rusak Sedang

Gempa M 6.6 di Banten Dirasakan di 14 Daerah di Jabar, 2 Rumah Rusak Sedang

Bandung
Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Lainnya Gara-Gara Dendam Lama Soal Pilkades

Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Lainnya Gara-Gara Dendam Lama Soal Pilkades

Bandung
Dampak Gempa Sumur Banten, Rumah Roboh dan Gedung Sekolah Rusak di Pandeglang

Dampak Gempa Sumur Banten, Rumah Roboh dan Gedung Sekolah Rusak di Pandeglang

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.