Kompas.com - 26/03/2021, 19:52 WIB

 

Komoditas ubi jalar ini memiliki peluang pasar ekspor 30 persen, pasar domestik 30 persen, dan pasar industri olahan 40 persen.

Ekspornya ke Hong Kong, Abu Dhabi dan Uni Emirat Arab," kata dia.

Dadan menjelaskan, bibit tanaman hias dan ubi jalar akan dipasok langsung oleh offtaker atau penjamin pembelian hasil panen petani.

Untuk tanaman hias, disiapkan sekitar 250 bibit pohon induk.

Pemilihan bibit pun diserahkan kepada offtaker.

"Karena offtaker yang akan membeli kembali, pasti offtaker-nya akan memberi bibit itu yang sesuai dengan spesifikasi. Jadi kalau masalah bibit dan benih, yang menyiapkan adalah offtaker-nya," tutur Dadan.

Baca juga: Ridwan Kamil Targetkan Cetak 100.000 Petani Milenial hingga Akhir Jabatannya

Bibit tersebut digaransi dan disiapkan yang terbaik, karena offtaker juga harus mengisi peluang pasarnya.

Selain pemberian bibit, Pemprov Jabar dan offtaker akan memberikan pendampingan.

Tujuannya untuk memastikan proses budidaya sesuai dengan ketentuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 27 Mei 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 27 Mei 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Petir

Bandung
Terungkap, Kondisi Gary Iskak Saat Dilarikan ke RS

Terungkap, Kondisi Gary Iskak Saat Dilarikan ke RS

Bandung
Darajat Pass Garut: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Daya Tarik

Darajat Pass Garut: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Daya Tarik

Bandung
Minimarket di Bandung Barat Dibobol Maling Tiga Hari Berturut-turut

Minimarket di Bandung Barat Dibobol Maling Tiga Hari Berturut-turut

Bandung
Santriwati di Sukabumi Hilang Saat Naik Angkot, Sempat Kirim Pesan Minta Tolong ke Guru

Santriwati di Sukabumi Hilang Saat Naik Angkot, Sempat Kirim Pesan Minta Tolong ke Guru

Bandung
[POPULER JAWA BARAT] Gary Iskak Dilarikan ke RS | Warga Bandung Tanam 43 Pohon Ganja

[POPULER JAWA BARAT] Gary Iskak Dilarikan ke RS | Warga Bandung Tanam 43 Pohon Ganja

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 26 Mei 2022: Hujan Ringan hingga Berawan

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 26 Mei 2022: Hujan Ringan hingga Berawan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 26 Mei 2022: Pagi dan Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 26 Mei 2022: Pagi dan Malam Berawan

Bandung
Sambut Kuliah Tatap Muka, Telkom University Siapkan Dana Riset Rp 13 M dan Kerjasama dengan 500 Perusahaan Industri

Sambut Kuliah Tatap Muka, Telkom University Siapkan Dana Riset Rp 13 M dan Kerjasama dengan 500 Perusahaan Industri

Bandung
Operasi 3 Jam, Bayi Kembar Siam Zaina-Zahira Berhasil Dipisahkan Dokter RSHS Bandung

Operasi 3 Jam, Bayi Kembar Siam Zaina-Zahira Berhasil Dipisahkan Dokter RSHS Bandung

Bandung
Pertahanan Jebol, 30 Sapi di Bandung Barat Terpapar PMK

Pertahanan Jebol, 30 Sapi di Bandung Barat Terpapar PMK

Bandung
Tak Cuma Cicalengka, Crazy Rich Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Cilengkrang Kabupaten Bandung

Tak Cuma Cicalengka, Crazy Rich Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Cilengkrang Kabupaten Bandung

Bandung
Bale Pinton Tergusur Proyek Revitalisasi, Pemprov Janji Ruang Seni di Situ Ciburuy Dibangun Lagi

Bale Pinton Tergusur Proyek Revitalisasi, Pemprov Janji Ruang Seni di Situ Ciburuy Dibangun Lagi

Bandung
Soal Perbaikan Bangunan akibat Longsor Nagreg, Belum Ada Respons Pemerintah Setempat dan Pemkab Bandung

Soal Perbaikan Bangunan akibat Longsor Nagreg, Belum Ada Respons Pemerintah Setempat dan Pemkab Bandung

Bandung
Kronologi Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa

Kronologi Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.