Jaksa: Sebelum Pukul dan Injak Sopir Taksi, Bahar bin Smith Tanya, "Ente Tau Ane?", Dijawab Korban "Tidak Tahu"

Kompas.com - 07/04/2021, 13:24 WIB
Petugas tim gabungan menjemput terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith untuk membawanya ke Lapas Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Selasa (19/5/2020). Dokumentasi/Humas Ditjen Pemasyarakatan.Petugas tim gabungan menjemput terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith untuk membawanya ke Lapas Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Selasa (19/5/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Dalam sidang kasus penganiayaan sopir taksi online oleh terdakwa Bahar bin Smith, di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Selasa (06/04/2021) kemarin, diungkap kronologi penganiayaan oleh jaksa.

Dalam pembacaan dakwaannya, jaksa menyebut Bahar Smith menganiaya sopir taksi online.

"Terdakwa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka," ujar Sukanda, jaksa Kejati Jabar.

Kejadian penganiayaan terjadi pada Selasa 4 September 2018 di kediaman Habib Bahar, Perumahan Bukit Cimanggu Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor dengan korban Andriansyah, sopir taksi online.

Baca juga: Bahar bin Smith Kedinginan dan Ingin ke Toilet, Sidang Penganiayaan Sopir Taksi Ditunda 3 Menit

Pada hari naas itu, Andriansyah menjemput istri Bahar, Jigana Roqayah di kediamannya untuk berbelanja di Pasar Asemka, Jakarta Pusat, mengendarai Toyota Calya.

Usai berbelanja, sorenya, mereka pulang. Namun di perjalanan, arus lalu lintas macet. Kemudian, Jihana mengajak Andriansyah untuk berhenti dan makan di rumah makan Padang di Jalan Mangga Besar sambil menunggu jalan tidak macet.

Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju rumah Jihana Roqayah.

Baca juga: Sidang Bahar Bin Smith, Terungkap Ojek Online Dianiaya 10 Kali dan Kepalanya Diinjak-injak


Setelah istri pulang, Bahar bin Smith minta diantar korban

Andriansyah dan Jihana tiba di rumah sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu Bahar bin Smith sudah menunggu di depan pintu dan seketika menghampiri Andriansyah serta masuk ke mobil. Ia minta diantar Andriansyah ke tempat parkir dimana mobil Bahar disimpan.

"Pada saat itu, terdakwa berkata kepada saksi korban 'Ente tau ane?' lalu dijawab saksi korban Andriansyah 'tidak tahu'. Kemudian terdakwa mengatakan 'Ane Habib Bahar'," ujar Sukanda.

Kemudian, Bahar bin Smith pun memukul Andriansyah. Korban lantas keluar, namun tetap dipukul 10 kali hingga Andriansyah jatuh ke tanah.

"Setelah saksi korban jatuh, terdakwa memegang kaos di bagian leher yang dipakai saksi korban lalu menarik dan menyeret saksi korban ke mobil Pajero Sport milik Bahar dibantu Wiro (DPO)," kata Sukanda.

Bahar bin Smith. Dok. Tribun Bogor Bahar bin Smith.

Di dalam mobil, Andriansyah kembali dianiaya.

"Dengan posisi saksi korban telungkup, terdakwa melakukan pemukulan di kepala belakang saksi korban dengan tangan kosong dan menginjak-injak kepala saksi korban hingga kepala saksi korban mengalami memar," kata dia.

Perbuatan terdakwa mengakibatkan korban mengalami luka.

Dalam persidangan, Bahar bin Smith didakwa dengan pasal 170 KUHP ayat (2) ke-1 tentang kekerasan dalam dakwaan pertama dan Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan Jo Pasal 55 KUH Pidana.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Biasa di Ruang Ber-AC, Habib Smith Kedinginan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulis Kalimat Romantis, Begini Cara Ridwan Kamil Semangati Istrinya yang Positif Covid-19

Tulis Kalimat Romantis, Begini Cara Ridwan Kamil Semangati Istrinya yang Positif Covid-19

Bandung
Curhat Atalia Positif Covid-19, Mengaku Taat Prokes hingga Ridwan Kamil Hanya Bisa Memandang dari Balik Kaca

Curhat Atalia Positif Covid-19, Mengaku Taat Prokes hingga Ridwan Kamil Hanya Bisa Memandang dari Balik Kaca

Bandung
Ini Kata Polisi soal Motor Diikat Warga di Tiang Depan Pos Ronda: Belum Ada Laporan

Ini Kata Polisi soal Motor Diikat Warga di Tiang Depan Pos Ronda: Belum Ada Laporan

Bandung
Depresi Pasca-melahirkan, Mengenal Gangguan Kesehatan Mental Perinatal (3)

Depresi Pasca-melahirkan, Mengenal Gangguan Kesehatan Mental Perinatal (3)

Bandung
Cerita Para Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Takut Anak Saya Mati (2)

Cerita Para Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Takut Anak Saya Mati (2)

Bandung
Cerita Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Mau Mati Saja, tapi Ingin Anak Saya Hidup (1)

Cerita Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Mau Mati Saja, tapi Ingin Anak Saya Hidup (1)

Bandung
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 16 April 2021

Bandung
Pengakuan Bahar bin Smith: Iya Saya Memukul Ardiansyah, tapi Tidak Menginjak-injak...

Pengakuan Bahar bin Smith: Iya Saya Memukul Ardiansyah, tapi Tidak Menginjak-injak...

Bandung
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 13 April 2021

Bandung
Komunitas Tionghoa Bantu Vaksinasi Ribuan Guru dan Lansia di Bandung

Komunitas Tionghoa Bantu Vaksinasi Ribuan Guru dan Lansia di Bandung

Bandung
6-17 Mei Dilarang Mudik, Jeritan Sopir Bus AKAP: Tahun Lalu PSBB, Tak Ada Pemasukan, Tak Dapat Bantuan...

6-17 Mei Dilarang Mudik, Jeritan Sopir Bus AKAP: Tahun Lalu PSBB, Tak Ada Pemasukan, Tak Dapat Bantuan...

Bandung
Terlilit Utang Rp 5 Juta, Seorang Ibu Bunuh Diri dengan 2 Balitanya, Tinggalkan Surat Wasiat

Terlilit Utang Rp 5 Juta, Seorang Ibu Bunuh Diri dengan 2 Balitanya, Tinggalkan Surat Wasiat

Bandung
Pengusaha Angkutan Protes dan Surati Ridwan Kamil, Ada Apa?

Pengusaha Angkutan Protes dan Surati Ridwan Kamil, Ada Apa?

Bandung
Operasi Kembar Siam Dempet Perut Hasna-Husna Sukses, Sang Ibu Cerita Deg-degan Bayinya Dioperasi 9 Jam

Operasi Kembar Siam Dempet Perut Hasna-Husna Sukses, Sang Ibu Cerita Deg-degan Bayinya Dioperasi 9 Jam

Bandung
Ibu Muda di Bandung Diduga Bunuh Diri, Suami Temukan 2 Anak Balitanya Ikut Tewas Mengenaskan

Ibu Muda di Bandung Diduga Bunuh Diri, Suami Temukan 2 Anak Balitanya Ikut Tewas Mengenaskan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X