Gara-gara Uap Semburan Lumpur di Cirebon, Emas Warga Menghitam, Barang Elektronik Rusak

Kompas.com - 02/06/2021, 18:49 WIB
Kepala BPBD Alex Suheriyawan bersama Kepala Dusun, Yayan Ahmad Sidiq, meninjau lokasi semburan lumpur di Blok Desa, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (1/6/2021). MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKepala BPBD Alex Suheriyawan bersama Kepala Dusun, Yayan Ahmad Sidiq, meninjau lokasi semburan lumpur di Blok Desa, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (1/6/2021).

KOMPAS.com - Kepala Desa Cipanas, Maman Sudirman menyampaikan, uap yang keluar dari semburan lumpur di desa tersebut berdampak terhadap warga sekitar.

Sebagian alat elektronik mereka banyak yang rusak. Begitu juga apabila uap tersebut mengenai perhiasan, maka akan cepat rusak.

Baca juga: Semburan Lumpur di Cirebon Diduga Beracun dan Berbahaya, Banyak Hewan Mati, Emas Menghitam

“Dampak ke warga belum, karena mungkin sudah kebal. Cuma ke elektronik, cepat rusak. Dan perhiasan pun kalau emasnya biasa, cepat menghitam,” kata Maman saat ditemui di lokasi, Rabu (2/6/2021).

Kepala Dusun Desa Cipanas Yayan Ahmad Sidik menyampaikan, semburan lumpur sudah terjadi sejak ia masih kecil.

Masyarakat dilarang mendekat karena bau yang menyengat dapat membuat pusing dan mual.

“Penanganan belum ada, paling imbauan dari pemerintah. Jangan sampai main api, belum ada penelitian lebih lanjut,” kata Yayan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Muncul Semburan Lumpur Berbau Belerang di Cirebon, Begini Penjelasan BPBD

Tim Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat menyebut semburan lumpur yang terjadi di Desa Cipanas, Cirebon, berbahaya.

Beberapa indikatornya adalah bau belerang yang menyengat, serta banyak hewan sekitar yang mati.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Hasil Swab atau PCR Positif tapi Tak Bergejala, Jangan Panik, 'Isoman' Saja

Jika Hasil Swab atau PCR Positif tapi Tak Bergejala, Jangan Panik, "Isoman" Saja

Bandung
Detik-detik Tenda Vaksinasi Massal Roboh Usai Kunjungan Menteri

Detik-detik Tenda Vaksinasi Massal Roboh Usai Kunjungan Menteri

Bandung
Tanpa Surat Hasil Rapid Antigen, Kendaraan Wisatawan Tidak Diizinkan ke Puncak Bogor

Tanpa Surat Hasil Rapid Antigen, Kendaraan Wisatawan Tidak Diizinkan ke Puncak Bogor

Bandung
35 Warga di Satu RT Positif Covid-19 Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit

35 Warga di Satu RT Positif Covid-19 Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit

Bandung
Bandung Siaga Covid-19, 'Dine-In' di Kafe dan Resto Hanya sampai Pukul 7 Malam

Bandung Siaga Covid-19, "Dine-In" di Kafe dan Resto Hanya sampai Pukul 7 Malam

Bandung
Gedung Sate Bandung Ditutup Setelah 144 ASN, Non-ASN, dan Keluarga Positif Covid-19

Gedung Sate Bandung Ditutup Setelah 144 ASN, Non-ASN, dan Keluarga Positif Covid-19

Bandung
Pemkot Bandung Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

Pemkot Bandung Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

Bandung
Ini Daftar Jalan di Kota Bandung yang Ditutup 14 Hari untuk Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Ini Daftar Jalan di Kota Bandung yang Ditutup 14 Hari untuk Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Bandung
Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup 14 Hari untuk Turunkan Lonjakan Kasus Covid-19

Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup 14 Hari untuk Turunkan Lonjakan Kasus Covid-19

Bandung
Angka Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tertinggi di Jabar

Angka Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tertinggi di Jabar

Bandung
Kota Bandung Diperketat, Kafe, Toko, dan PKL Hanya Boleh Buka sampai Pukul 19.00, Resepsi Nikah Dilarang

Kota Bandung Diperketat, Kafe, Toko, dan PKL Hanya Boleh Buka sampai Pukul 19.00, Resepsi Nikah Dilarang

Bandung
Ingat, Wisatawan Khususnya dari Jakarta Dilarang Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Ingat, Wisatawan Khususnya dari Jakarta Dilarang Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Bandung
Gubernur Jabar Minta Bandung Raya Kembali Terapkan WFH

Gubernur Jabar Minta Bandung Raya Kembali Terapkan WFH

Bandung
Viral, Video 3 Petugas PT KAI Buang Tumpukan Sampah ke Bantaran Sungai, Manajemen Minta Maaf

Viral, Video 3 Petugas PT KAI Buang Tumpukan Sampah ke Bantaran Sungai, Manajemen Minta Maaf

Bandung
Emil dan 'Si Cinta' Serahkan Rp 1,5 Miliar Bantuan untuk Palestina, Sebagian dari Lelang Lukisan

Emil dan 'Si Cinta' Serahkan Rp 1,5 Miliar Bantuan untuk Palestina, Sebagian dari Lelang Lukisan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X