Viral, Video Antrean Ambulans di Depan IGD Rumah Sakit Bandung, Ternyata Ini Faktanya

Kompas.com - 06/06/2021, 10:52 WIB
Ilustrasi ambulans ShutterstockIlustrasi ambulans

KOMPAS.com - Dalam sebuah video berdurasi 28 detik, tampak antrean ambulans di halaman Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kejadian yang direkam pada Sabtu (5/6/2021) ini lantas viral di media sosial.

Jika dilihat sekilas, video itu mungkin memberikan kesan bahwa sedang ada lonjakan kasus Covid-19.

Mengenai video viral tersebut, Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Al Ihsan Ferry Achmad Firdaus Mansoer menyampaikan pernyataannya.

Ferry membenarkan bahwa peristiwa itu memang terjadi.

Baca juga: Ada Antrean Ambulans di Depan IGD, Ini Penjelasan RS Al Ihsan Bandung

Hanya saja, dia menegaskan, antrean ambulans tersebut bukan disebabkan oleh melonjaknya kasus Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pasien yang diantar ambulans-ambulans itu memiliki latar belakang berbeda-beda.

"Ambulans datang hampir bersamaan, tapi tidak semua kasus Covid. Ada yang bersalin, ada yang demam berdarah. Ya memang kasus Covid-19 meningkat, tapi di sisi lain kasus lain juga bertambah, yang lahir banyak, yang demam berdarah banyak karena musim hujan begini, yang tipes juga banyak," tuturnya, Sabtu malam.

Ditambah lagi, sambungnya, RSUD Al Ihsan sering menjadi rujukan dari puskesmas atau unit pelayanan kesehatan lainnya. Alhasil, ambulans-ambulans itu “menyerbu” RSUD Al Ihsan.

"Karena sudah langganan mungkin ya, kalau ada sesuatu ke Al Ihsan karena dekat, datanglah bersamaan, jadi kesannya memang seperti yang crowded, seperti ada wabah atau lonjakan besar tapi sebetulnya tidak," ujarnya saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Desa di Lamongan “Lockdown”, Awalnya Banyak yang Remehkan Covid-19, Kades: Sekarang Ketakutan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unpar dan Itenas Gelar Vaksinasi untuk Warga Bandung, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Unpar dan Itenas Gelar Vaksinasi untuk Warga Bandung, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bandung
Jika Hasil Swab atau PCR Positif tapi Tak Bergejala, Jangan Panik, 'Isoman' Saja

Jika Hasil Swab atau PCR Positif tapi Tak Bergejala, Jangan Panik, "Isoman" Saja

Bandung
Detik-detik Tenda Vaksinasi Massal Roboh Usai Kunjungan Menteri

Detik-detik Tenda Vaksinasi Massal Roboh Usai Kunjungan Menteri

Bandung
Tanpa Surat Hasil Rapid Antigen, Kendaraan Wisatawan Tidak Diizinkan ke Puncak Bogor

Tanpa Surat Hasil Rapid Antigen, Kendaraan Wisatawan Tidak Diizinkan ke Puncak Bogor

Bandung
35 Warga di Satu RT Positif Covid-19 Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit

35 Warga di Satu RT Positif Covid-19 Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit

Bandung
Bandung Siaga Covid-19, 'Dine-In' di Kafe dan Resto Hanya sampai Pukul 7 Malam

Bandung Siaga Covid-19, "Dine-In" di Kafe dan Resto Hanya sampai Pukul 7 Malam

Bandung
Gedung Sate Bandung Ditutup Setelah 144 ASN, Non-ASN, dan Keluarga Positif Covid-19

Gedung Sate Bandung Ditutup Setelah 144 ASN, Non-ASN, dan Keluarga Positif Covid-19

Bandung
Pemkot Bandung Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

Pemkot Bandung Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

Bandung
Ini Daftar Jalan di Kota Bandung yang Ditutup 14 Hari untuk Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Ini Daftar Jalan di Kota Bandung yang Ditutup 14 Hari untuk Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Bandung
Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup 14 Hari untuk Turunkan Lonjakan Kasus Covid-19

Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup 14 Hari untuk Turunkan Lonjakan Kasus Covid-19

Bandung
Angka Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tertinggi di Jabar

Angka Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tertinggi di Jabar

Bandung
Kota Bandung Diperketat, Kafe, Toko, dan PKL Hanya Boleh Buka sampai Pukul 19.00, Resepsi Nikah Dilarang

Kota Bandung Diperketat, Kafe, Toko, dan PKL Hanya Boleh Buka sampai Pukul 19.00, Resepsi Nikah Dilarang

Bandung
Ingat, Wisatawan Khususnya dari Jakarta Dilarang Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Ingat, Wisatawan Khususnya dari Jakarta Dilarang Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Bandung
Gubernur Jabar Minta Bandung Raya Kembali Terapkan WFH

Gubernur Jabar Minta Bandung Raya Kembali Terapkan WFH

Bandung
Viral, Video 3 Petugas PT KAI Buang Tumpukan Sampah ke Bantaran Sungai, Manajemen Minta Maaf

Viral, Video 3 Petugas PT KAI Buang Tumpukan Sampah ke Bantaran Sungai, Manajemen Minta Maaf

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X