Ridwan Kamil Kesal Banyak Industri Masih "Bandel" Saat PPKM, "Banyak Karyawan Kena Covid Tidak Diurus, Jadi Klaster Keluarga..."

Kompas.com - 06/07/2021, 17:28 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Barat belum memuaskan lantaran aktivitas masyarakat masih tinggi sejak PPKM Darurat dimulai pada 3 Juli 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan menyiapkan pola penyekatan lalu lintas lebih ekstra untuk menekan mobilitas warga.

"Pelaksanaan PPKM belum memuaskan. Target penurunan (mobilitas masyarakat) 30 persen, ini masih di angka 17 persen," kata pria yang akrab disapa Emil dalam konferensi pers virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Varian Delta Sudah Menyebar di 9 Daerah Jawa Barat, Daya Tular hingga 10 Kali Lipat

Untuk itu, ke depan penyekatan mobilitas warga akan diperbanyak, demikian pula dengan penindakan. Sidang tindak pidana ringan (tipiring) juga segera dilaksanakan. 

"Jadi akan banyak penyekatan dan penindakan, termasuk tipiring di jalan segera dilaksanakan untuk mengurangi mobilitas," kata Emil. 

Baca juga: Ridwan Kamil: Pelaksanaan PPKM Belum Memuaskan, Mobilitas Warga Masih Tinggi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Emil, salah satu penyebab masih tingginya aktivitas warga lantaran mereka masih diminta bekerja oleh perusahaannya.

Hal itu, dipicu kerancuan dalam memahami industri mana yang masuk sektor kritikal dan esensial, yang masih diperbolehkan bekerja.

Baca juga: Pelanggar PPKM Darurat di Karawang Disidang di Tempat, Jika Masih Bandel Bisa Dipenjara 3 Bulan atau Denda Rp 50 Juta

"Masih ada kerancuan sektor kritikal dan esensial. Itu nanti kita akan melakukan edukasi lagi agar masyarakat jelas apa itu pengertian kritikal dan esensial," ucap Emil.

Emil pun menegaskan bakal menindak perusahaan non kiritikal dan esensial yang belum memberlakukan work from home (WFH) selama PPKM Darurat berjalan.

Baca juga: Kronologi Tukang Bubur Terkenal Kena Denda Rp 5 Juta Saat PPKM Darurat, gara-gara 4 Pembeli Ngeyel Makan di Tempat

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditangkap di Stasiun Kereta Bandung, Disebut Datang Sendiri

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditangkap di Stasiun Kereta Bandung, Disebut Datang Sendiri

Bandung
Mengenang 281 Pejuang Pandemi di Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar

Mengenang 281 Pejuang Pandemi di Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar

Bandung
Daftar Lengkap UMK 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat 2022

Daftar Lengkap UMK 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat 2022

Bandung
Usai Bunuh dan Perkosa Bocah 10 Tahun, Pelajar SMA Ini Masukkan Jasad Korban Dalam Karung, Ini Motifnya

Usai Bunuh dan Perkosa Bocah 10 Tahun, Pelajar SMA Ini Masukkan Jasad Korban Dalam Karung, Ini Motifnya

Bandung
Usai Perkosa dan Bunuh Bocah 10 Tahun, Siswa SMA Merokok Santai di Pekarangan Rumah, lalu Pura-pura Cari Korban

Usai Perkosa dan Bunuh Bocah 10 Tahun, Siswa SMA Merokok Santai di Pekarangan Rumah, lalu Pura-pura Cari Korban

Bandung
Ayah dan Ibu Cari Anak Mereka Berusia 10 Tahun yang Tak Kunjung Pulang, Ternyata Tewas Mengenaskan Dalam Karung

Ayah dan Ibu Cari Anak Mereka Berusia 10 Tahun yang Tak Kunjung Pulang, Ternyata Tewas Mengenaskan Dalam Karung

Bandung
Kasus Korupsi Pengadaan Bansos Covid-19, Bupati Nonaktif Bandung Barat Dituntut 7 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pengadaan Bansos Covid-19, Bupati Nonaktif Bandung Barat Dituntut 7 Tahun Penjara

Bandung
Bunga Fantastis Pinjol Ilegal, Pinjam Rp 5 Juta, Sebulan Wajib Kembalikan Rp 80 Juta

Bunga Fantastis Pinjol Ilegal, Pinjam Rp 5 Juta, Sebulan Wajib Kembalikan Rp 80 Juta

Bandung
Pesta Miras di Bandung Berujung Maut, Usep Tewas Dibunuh Kakak Beradik, Begini Kronologinya

Pesta Miras di Bandung Berujung Maut, Usep Tewas Dibunuh Kakak Beradik, Begini Kronologinya

Bandung
Jabar Salip DKI Jakarta di Puncak Klasemen Medali PON XX Papua, Ridwan Kamil: Mari Gaskeun!

Jabar Salip DKI Jakarta di Puncak Klasemen Medali PON XX Papua, Ridwan Kamil: Mari Gaskeun!

Bandung
Simak Aturan Ganjil Genap di Jalur Menuju Lembang

Simak Aturan Ganjil Genap di Jalur Menuju Lembang

Bandung
Preman yang Palak dan Aniaya Atlet Disabilitas di Terminal Cicaheum Ditangkap Saat Kejar Korban sampai Kantor Polisi

Preman yang Palak dan Aniaya Atlet Disabilitas di Terminal Cicaheum Ditangkap Saat Kejar Korban sampai Kantor Polisi

Bandung
Kronologi Atlet Disabilitas Dipalak dan Dianiaya Preman di Terminal Cicaheum, Korban Dikejar sampai Kantor Polisi

Kronologi Atlet Disabilitas Dipalak dan Dianiaya Preman di Terminal Cicaheum, Korban Dikejar sampai Kantor Polisi

Bandung
Kronologi Porsche Magnum Tabrak Driver Ojol hingga Kehilangan Kaki, Berawal Terobos Lampu Merah

Kronologi Porsche Magnum Tabrak Driver Ojol hingga Kehilangan Kaki, Berawal Terobos Lampu Merah

Bandung
Hartanya Naik Rp 6,6 M, Ridwan Kamil: Jangan Curiga, Saya Punya Usaha Menyejahterakan Dibanding Sekarang

Hartanya Naik Rp 6,6 M, Ridwan Kamil: Jangan Curiga, Saya Punya Usaha Menyejahterakan Dibanding Sekarang

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.