Sebelum Ridwan Kamil Jadi Gubernur, Pemprov Jabar Pernah Bantu Sekolahan Herry Wirawan

Kompas.com - 15/12/2021, 15:41 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat pernah memberi bantuan kepada lembaga pendidikan yang dikelola Herry Wirawan, pelaku pemerkosaan terhadap belasan santriwatinya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, proses pemberian bantuan dilakukan sesuai prosedur.

Hal itu ia katakan untuk meluruskan informasi yang beredar soal dirinya yang disebut membantu sekolah yang dikelola Herry.

Baca juga: Ditahan di Rutan Bandung, Begini Kehidupan Herry Wirawan di Penjara

"Gini ya, saya sudah nulis di Instagram, tolong beritakan dengan proporsional. Ada media nulis Ridwan Kamil membantu, ya bukan saya. Tapi dibaca warga seolah dari pribadi kan. Itu mah kedinasan, kalau namanya ditulis berarti dana BOS pun ditulisnya menteri Nadiem istilahnya, tapi kan BOS dana dari Kemendikbud. Kita juga ada, kita kasih sesuai prosedur. Di prosedur saat itu syaratnya memenuhi," ujar Emil, sapaan akrabnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (15/12/2021).

Kalaupun penerima hibah punya masalah hukum, lanjut Emil, hal itu tidak terkait dengan pemberian bantuan. Apalagi bantuan tersebut diberikan sebelum ia menjabat.

"Bahwa penerima ini bertindak kriminal itu kan hal berbeda. Kalau kita tahu dan menemukan kasusnya jauh hari kan gak mungkin kita kasih. Jadi betul faktanya begitu tapi itu kejadian saat prosedurnya ditempuh sesuai apa adanya," ungkap Emil.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Pelayanan Sosial Pemprov Jabar Supriadi mengatakan, bantuan hibah untuk lembaga pendidikan yang dikelola Herry Wirawan tersebut diajukan pada 2018, sebelum Ridwan Kamil menjabat sebagai Gubernur Jabar.

Baca juga: Kawal Kasus Pemerkosaan Santriwati, Kajati Jabar Turun Langsung dalam Persidangan Herry Wirawan

Untuk besaran dana bantuannya, ia mengaku masih mencari tahu. Yang jelas, kata Supriadi, pemberian bantuan diberikan sebelum kasus asusilanya terungkap.

"Jadi kalau bantuan hibah itu dikaitkan dengan nama Pak Ridwan Kamil, itu tidak nyambung. Cairnya memang pada 2019 di awal kepemimpinannya. Tapi dianggarkannya sebelum itu. Dan itu bukan hanya untuk lembaga pendidikan itu saja yang dapat, tapi ada lembaga pendidikan, organisasi, sampai majlis talim lainnya di Jabar," kata Supriadi.(K106-15)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil yang Tenggelam Berhasil Ditarik ke Darat, Bagaimana dengan 6 Koper Penuh Uang di Dalamnya?

Mobil yang Tenggelam Berhasil Ditarik ke Darat, Bagaimana dengan 6 Koper Penuh Uang di Dalamnya?

Bandung
Pesan Ridwan Kamil untuk Bima Arya dan Yana Mulyana soal Holywings

Pesan Ridwan Kamil untuk Bima Arya dan Yana Mulyana soal Holywings

Bandung
Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92, Polda Jabar Terjunkan Tim TAA

Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92, Polda Jabar Terjunkan Tim TAA

Bandung
Fakta Pengungkapan Uang Palsu di Cirebon, dari Beli Rokok hingga Ketahuan Pencetaknya Pasutri

Fakta Pengungkapan Uang Palsu di Cirebon, dari Beli Rokok hingga Ketahuan Pencetaknya Pasutri

Bandung
Pasutri di Cirebon Cetak Uang Palsu, Kepala Cabang BI Sebut Peredaran Uang Palsu Punya Tren Saat Momen Tertentu

Pasutri di Cirebon Cetak Uang Palsu, Kepala Cabang BI Sebut Peredaran Uang Palsu Punya Tren Saat Momen Tertentu

Bandung
[POPULER JAWA BARAT] Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang | Sopir Bus Maut Tasikmalaya Jadi Tersangka

[POPULER JAWA BARAT] Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang | Sopir Bus Maut Tasikmalaya Jadi Tersangka

Bandung
Kecelakaan Bus Sering Terjadi, Apa yang Harus Dilakukan agar Kejadian Serupa Tidak Terulang?

Kecelakaan Bus Sering Terjadi, Apa yang Harus Dilakukan agar Kejadian Serupa Tidak Terulang?

Bandung
Kronologi Mobil Pengangkut Uang Terjun ke Irigasi, Sudah Dievakuasi

Kronologi Mobil Pengangkut Uang Terjun ke Irigasi, Sudah Dievakuasi

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 28 Juni 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 28 Juni 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 28 Juni 2022: Cerah Berawan hingga Berawan

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 28 Juni 2022: Cerah Berawan hingga Berawan

Bandung
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Pengamat Minta Izin Perusahaan Bus yang Terlibat Kecelakaan Dicabut

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Pengamat Minta Izin Perusahaan Bus yang Terlibat Kecelakaan Dicabut

Bandung
Mobil Pengangkut Uang yang Terjun ke Irigasi di Karawang Akhirnya Bisa Dievakuasi

Mobil Pengangkut Uang yang Terjun ke Irigasi di Karawang Akhirnya Bisa Dievakuasi

Bandung
Polres Cirebon Kota Tangkap Pasutri Pencetak Uang Palsu, Beraksi 6 Bulan, Keuntungan Belasan Juta

Polres Cirebon Kota Tangkap Pasutri Pencetak Uang Palsu, Beraksi 6 Bulan, Keuntungan Belasan Juta

Bandung
Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan Semua Korban Kecelakaan di Tol Cipularang

Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan Semua Korban Kecelakaan di Tol Cipularang

Bandung
Soal Kecelakaan di Tol Cipularang, Pengamat Sebut Lemahnya Pengawasan Kelaikan Kendaraan Umum

Soal Kecelakaan di Tol Cipularang, Pengamat Sebut Lemahnya Pengawasan Kelaikan Kendaraan Umum

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.