Tergiur Promo Paket Murah, 57 Calon Pengantin Tertipu Wedding Organizer, Total Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 31/12/2021, 11:42 WIB

KARAWANG, KOMPAS.com-Puluhan pasangan calon pengantin di Kabupaten Karawang mengaku tertipu wedding organizer (WO). Modusnya mengimingi promo paket murah.

Berdasarkan informasi yang diterima Kompas.com, korban penipuan WO Dwi Putri sebanyak 57 orang dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Yana, salah seorang korban mengatakan, awalnya pada November 2021, ia melihat ada promosi wedding organizer bernama Dwi Putri di media sosial Facebook yang menawarkan promo paket pernikahan murah meriah.

"Dengan paket promo wedding Rp 13 juta, pemilik WO Dwi Putri memberikan bonus jasa dokumentasi sebanyak tiga roll dan file save DVD. Melihat yang ditawarkan, saya tergiur dan membayar DP sebesar Rp 10 juta," kata Yana, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Dosen PTN di Yogyakarta Ditangkap, Diduga Terlibat Penipuan Bermodus Sewa Tanah Desa

Setelah membayar pelunasan, Yana menanyakan kepada pemilik WO soal persiapannya. Namun WO tersebut malah susah dihubungi.

Yana yang berencana membatalkan dan meminta pengembalian DP, justru nomor teleponnya dan calon suami diblokir.

"Saya rencana bakal menggelar resepsi pada bulan Januari 2022. Ternyata korban penipuan oleh WO Dwi Putri ada sebanyak 57 orang dengan kerugian ada Rp 5 juta sampai ratusan juta rupiah," ungkapnya.

Fitriani, korban lainnya, mengaku tergiur dengan promo perikahan Rp 13 juta. Kemudian memberikan DP sebesar Rp 5 juta dengan sistem menabung. Namun, ia mendapat kabar soal ketidakberesan WO tersebut.

"Saya tidak lanjutkan membayar paket promo di WO tersebut. Karena pada bulan Febuari 2022 bakal melangsungkan pernikahan, takutnya kalau tidak dari sekarang nantinya bakal tak keburu persiapannya," kata dia.

Baca juga: Kejati Banten Selamatkan Aset PT Krakatau Steel Senilai Rp 59 Triliun

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polisi Reserse (Polres) Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana membenarkan soal dugaan penipuan itu. Ia menyebut korbannya sudah membuat laporan polisi.

"(Korbannya) banyak namun kita jadikan dua laporan polisi," kata Oliestha saat dihubungi, Jumat (31/12/2021).

Oliestha menyebut kerugian yang dialami korban variatif, antara Rp 12 - 25 juta. Sedang total kerugian masih dihitung. Pihaknya kini tengah mendalami laporan penipuan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas Sopir Bus yang Kabur Usai Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Ini Identitas Sopir Bus yang Kabur Usai Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Bandung
Islah, 4 Pemerkosa Bocah di Ciamis Dibebaskan, Ibu-ibu Emosi Demo ke Kantor Desa

Islah, 4 Pemerkosa Bocah di Ciamis Dibebaskan, Ibu-ibu Emosi Demo ke Kantor Desa

Bandung
Sopir Truk Ditemukan Terikat Tali Tambang di Bogor, Mulutnya Dilakban

Sopir Truk Ditemukan Terikat Tali Tambang di Bogor, Mulutnya Dilakban

Bandung
Video Viral 3 Pengendara Motor Nyaris Tersambar Kereta, Nekat Terobos Palang Pintu KA di Cimahi

Video Viral 3 Pengendara Motor Nyaris Tersambar Kereta, Nekat Terobos Palang Pintu KA di Cimahi

Bandung
Setelah Ditemukan 10 Hektar Ladang Ganja, Hutan di Cianjur Disisir Polisi

Setelah Ditemukan 10 Hektar Ladang Ganja, Hutan di Cianjur Disisir Polisi

Bandung
Kemenag Sebut Tiga Jemaah Haji Asal Jawa Barat Meninggal Dunia

Kemenag Sebut Tiga Jemaah Haji Asal Jawa Barat Meninggal Dunia

Bandung
Dinkes Kabupaten Bandung Ungkap Bahaya Mi Berformalin Bagi Manusia

Dinkes Kabupaten Bandung Ungkap Bahaya Mi Berformalin Bagi Manusia

Bandung
'Indonesia Ini Minat Bacanya Rendah, Literasi Rendah, tapi Paling Cerewet di Media Sosial'

"Indonesia Ini Minat Bacanya Rendah, Literasi Rendah, tapi Paling Cerewet di Media Sosial"

Bandung
Centrum Million Balls Bandung, Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Centrum Million Balls Bandung, Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Bandung
Investasi di Karawang 5 Besar Nasional, Diprediksi Terus Tumbuh

Investasi di Karawang 5 Besar Nasional, Diprediksi Terus Tumbuh

Bandung
Cianjur Dapat Jatah 4.800 Vaksin PMK, Induk dan Anak Sapi Diprioritaskan

Cianjur Dapat Jatah 4.800 Vaksin PMK, Induk dan Anak Sapi Diprioritaskan

Bandung
Tahun Ini Pemkot Bandung Rehabilitasi 1.051 Rumah Tak Layak Huni

Tahun Ini Pemkot Bandung Rehabilitasi 1.051 Rumah Tak Layak Huni

Bandung
Kasus PMK di Kabupaten Bandung Naik, 7.188 Ternak di 81 Desa Terinfeksi

Kasus PMK di Kabupaten Bandung Naik, 7.188 Ternak di 81 Desa Terinfeksi

Bandung
2 Maling Motor yang Beraksi di 21 TKP Karawang-Bekasi Diringkus di Kabupaten Bogor

2 Maling Motor yang Beraksi di 21 TKP Karawang-Bekasi Diringkus di Kabupaten Bogor

Bandung
Bacok Pelajar SMP, 3 Anggota Geng Motor di Cianjur Diringkus

Bacok Pelajar SMP, 3 Anggota Geng Motor di Cianjur Diringkus

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.