Kompas.com - 01/01/2022, 10:44 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi mendapatkan dua barang bukti baru dalam kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Bahar bin Smith.

Petugas juga memeriksa sejumlah saksi-saksi tambahan untuk mengusut kasus ini.

Baca juga: Polisi Geledah Rumah Penyebar Video Ceramah Bahar bin Smith Terkait Dugaan Ujaran Kebencian

50 saksi, 6 barang bukti

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Arief Rachman mengatakan, sebelumnya dalam kasus ini penyidik Polda Jabar dari tim gabungan Ditkrimum dan Ditkrimsus yang dibantu Bareskrim Polri telah memeriksa 34 saksi dan menyita 4 barang bukti.

Kini, barang bukti yang didapatkan dan saksi pun bertambah.

"Saksi yang telah diperiksa bertambah menjadi 50 orang, dan bertambah menjadi 6 item barang bukti yang berhasil kita sita," ucap Arief di Mapolda Jabar, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: Polisi Ungkap Kronologi Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith

2 klaster

Penyidik pun membagi para saksi menjadi dua klaster. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah proses identifikasi saksi.

"Yang pertama adalah klaster Bandung, sebagai TKP awal tempat BS melakukan ceramah yang dilaksanakan di Bandung, dengan total 15 orang," kata Arief.

Kedua klaster Garut, dengan total saksi yang berhasil diperiksa sebanyak 10 orang.

Untuk saksi pelapor sebanyak 4 orang dan saksi ahli 21 orang.

"Barang bukti yang kita sita bertambah dari klaster TKP baru, satu item HP dan dari TKP Bandung itu satu flashdisk," ungkap Arief.

Baca juga: Bahar bin Smith Akan Diperiksa Polda Jabar, Wakapolda: Surat Panggilan Sudah Dilayangkan

 

Dikirim ke laboratorium digital forensik

Menurut Arief, semua barang bukti  tersebut telah dikirimkan ke laboratorium digital forensik untuk pemeriksaan.

"Tindak lanjutnya penyidik akan terus mengungkap kasus ini dan memeriksa saksi lain yang diperlukan secara profesional dan scientifik," ucap Arief.

Diberitakan sebelumnya, dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Habib Bahar bin Smith ini terjadi pada tanggal 11 Desember 2021 di wilayah Margaasih, Kabupaten Bandung.

Saat itu Bahar sedang melakukan ceramah. 

Baca juga: Bahar bin Smith Akan Diperiksa Polda Jabar, Pernyataannya Disebut Bikin Ricuh Masyarakat

"Kemudian (rekaman) diupload ke dalam satu akun YouTube dan kemudian disebarkan, ditransmisikan sehingga viral di media sosial," kata Arief.

Mendapati laporan itu, polisi memeriksa sejumlah saksi dan secara stimultan melakukan pemeriksaan lainnya.

Bahkan pada tanggal 30 Desember 2021, polisi telah melayangkan surat pemanggilan kepada Bahar bin Smith,

Rencananya, Bahar diagendakan untuk dimintai keterangan pada tanggal 3 Januari 2022 di Mapolda Jabar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 PTN di Jawa Barat yang Buka Jalur Mandiri, Bisa Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022

7 PTN di Jawa Barat yang Buka Jalur Mandiri, Bisa Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022

Bandung
Detik-detik Bus Wisata Rombongan Siswa SD Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Tewas dan Satu Balita Patah Tulang

Detik-detik Bus Wisata Rombongan Siswa SD Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Tewas dan Satu Balita Patah Tulang

Bandung
Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya Pasangan Suami Istri Pensiunan Polisi dan Guru SD, dan Kernet

Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya Pasangan Suami Istri Pensiunan Polisi dan Guru SD, dan Kernet

Bandung
Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, Sopir Diduga Ngantuk, 3 Penumpang Tewas

Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, Sopir Diduga Ngantuk, 3 Penumpang Tewas

Bandung
Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya karena Sopir Tertidur, Pengamat Minta Polisi Periksa Manajemen Kerja Perusahaan

Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya karena Sopir Tertidur, Pengamat Minta Polisi Periksa Manajemen Kerja Perusahaan

Bandung
Libur Sekolah, Jumlah Pendaki Gunung Ciremai Kuningan Mulai Meningkat

Libur Sekolah, Jumlah Pendaki Gunung Ciremai Kuningan Mulai Meningkat

Bandung
Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, Seorang Balita Patah Tulang akibat Terpelanting, Korban Ditemukan di Parit

Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, Seorang Balita Patah Tulang akibat Terpelanting, Korban Ditemukan di Parit

Bandung
Menunggu di Parkiran RS, Tia Tak Tahu Suaminya Tewas Saat Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya

Menunggu di Parkiran RS, Tia Tak Tahu Suaminya Tewas Saat Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya

Bandung
Terpelanting Masuk Parit, Bocah 4 Tahun Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya Alami Luka Berat

Terpelanting Masuk Parit, Bocah 4 Tahun Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya Alami Luka Berat

Bandung
Kecelakaan Bus di Rajapolah Tasikmalaya, 1 Orang Dikabarkan Hilang, BPBD: Keberadaannya Masih Teka-teki

Kecelakaan Bus di Rajapolah Tasikmalaya, 1 Orang Dikabarkan Hilang, BPBD: Keberadaannya Masih Teka-teki

Bandung
Satu Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya Hilang Tanpa Jejak, Namanya Bu Siti

Satu Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya Hilang Tanpa Jejak, Namanya Bu Siti

Bandung
Suami Istri Tewas Saat Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Ditemukan Tenggelam di Sungai

Suami Istri Tewas Saat Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Ditemukan Tenggelam di Sungai

Bandung
Saat Darmawisata Berakhir Bencana di Tasikmalaya...

Saat Darmawisata Berakhir Bencana di Tasikmalaya...

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 26 Juni 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 26 Juni 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.