Kompas.com - 04/01/2022, 17:09 WIB


BANDUNG, KOMPAS.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat mengancam akan melayangkan gugatan kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Hal ini terkait dengan SK Gubernur Nomor 561/KEP.874-Kesra/2022 tentang kenaikan Upah Bagi Pekerja/Buruh dengan masa kerja lebih dari 1 tahun pada perusahaan di Jabar.

"Kami meminta Gubernur untuk mencabut SK tersebut, kalau tidak, para pengusaha akan melakukan gugatan ke PTUN," ujar Ketua Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik saat dihubungi Selasa (4/1/2021).

Baca juga: UMK Tak Kunjung Direvisi, Rabu Ribuan Buruh Demo Gubernur Banten

Ning menjelaskan, SK yang ditandatangani Ridwan Kamil 3 Januari 2022 tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Bahkan SK tersebut membuat gaduh dan resah kalangan pengusaha serta sangat mengganggu kondusivitas berusaha.

Kewenengan gubernur dalam penentuan upah, sambung Ning, hanya terbatas dua hal. Pertama PP No 36 /2021 Pasal 27 ayat 1 yang berbunyi gubernur wajib menentukan Upah Minimum Provinsi setiap tahun.

Kedua, PP No 36/2021 Pasal 30 ayat 1 yang berisi, gubernur dapat menetapkan Upah Minimum Kabupaten atau Kota dengan syarat tertentu.

Sedangkan struktur skala upah mutlak merupakan kewenangan pengusaha, tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Baca juga: Tahun 2022, Ridwan Kamil Akan Prioritaskan Kejar Penyelesaian Proyek Infrastruktur di Jawa Barat

Hal tersebut diatur dalam Permenaker no 1/2017 Pasal 4 poin 4 yakni penentuan struktur dan skala upah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf (c) dilakukan pengusaha berdasarkan kemampuan perusahaan dan harus memperhatikan upah minimum yang berlaku.

Kemudian diatur dalam Permenaker no 1/2017 Pasal 5 yang berbunyi struktur dan skala upah ditetapkan oleh pimpinan perusahaan dalam bentuk surat keputusan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Bandung
Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Bandung
Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Bandung
Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Bandung
Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Bandung
Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Bandung
2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

Bandung
Kronologi Polisi Terima 'Uang Damai', Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Kronologi Polisi Terima "Uang Damai", Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.