150 Hari Misteri Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Keterangan Saksi Kunci, Petunjuk, dan Janji Kapolda

Kompas.com - 14/01/2022, 12:55 WIB
Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat di salah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). 

Tribun JabarPetugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat di salah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021).

KOMPAS.com - Sudah 150 hari kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, bergulir, tetapi sampai saat ini belum juga terungkap.

Awalnya polisi optimis segera mengungkap dan menangkap pelaku.

Namun, kasus pembunuhan yang terjadi di kediaman Tuti dan anaknya Amalia Mustika Ratu pada 18 Agustus 2021 itu belum juga terungkap hingga pertengahan Januari 2022.

Apa yang sudah dilakukan polisi?

Hingga kini polisi masih terus berupaya mengungkap kasus tersebut.

Baca juga: Sebar Sketsa Wajah Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Polisi Minta Bantuan Masyarakat

Yang terbaru, penyidik menyebar sketsa wajah terduga pembunuh Tuti dan Amalia.

Baca juga: Kapolda Jabar Targetkan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Terungkap Awal Tahun

Sketsa wajah dibuat setelah pihak kepolisian memeriksa 69 saksi yang dinilai potensial dalam kasus itu.

Baca juga: 100 Hari Misteri Pembunuhan di Subang, Yosef Dicecar soal Nasi Goreng, Danu Ditanya tentang Puntung Rokok

Polisi berharap masyarakat dapat membantu kepolisian untuk melapor jika melihat sosok yang memiliki kesamaan dengan sketsa yang sudah disebar.

Direskrimum Polda Jabar Kombes Yani Sudarto tengah memperlihatkan sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Rabu (29/12/2021).KOMPAS.com/AGIE PERMADI Direskrimum Polda Jabar Kombes Yani Sudarto tengah memperlihatkan sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Rabu (29/12/2021).

Usai sketsa disebar, Kapolda Jabar Inspektur Jendral Suntana menargetkan kasus itu dapat diungkap pada awal 2022.

"Untuk kejadian di Subang, mohon doanya. Target saya awal tahun ini, penyidik sedang mengumpulkan fakta-faktanya. Mohon kesabarannya, saya berkomitmen terhadap kasus ini," ujar Suntana di Mapolda Jabar, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: 114 Hari Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Keterangan Saksi Kunci hingga Petunjuk yang Didapat

Sebelum menyebar sketsa, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Polisi Yani Sudarto mengatakan, bahwa mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi sudah mengambil langkah-langkah penyidikan di antaranya olah TKP sebanyak lima kali, otopsi sebanyak dua kali, dan telah memeriksa saksi sebanyak 69 orang.

"Saksi 69 yang sudah diperiksa, 15 di antaranya dari keluarga, 11 saksi yang saat itu melintas di TKP, 32 saksi untuk menentukan alibi, sedangkan 11 saksi lain tidak berhubungan dengan peristiwa tapi diambil keterangannya," ucap Yani di Mapolda Jabar, Rabu (29/11/2021).

Selain itu, polisi pun telah memeriksa tujuh saksi ahli dan melakukan analisis kamera CCTV di 40-50 titik sepanjang 50 km.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lembang Park & Zoo Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Lembang Park & Zoo Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Bandung
Wana Wisata Ranca Upas Bandung : Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Wana Wisata Ranca Upas Bandung : Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Bandung
Geger, Warga Bandung Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan di Pinggir Jalan

Geger, Warga Bandung Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan di Pinggir Jalan

Bandung
Unggahan Viral Mahasiswa Tak Ikut Kuliah Presiden Jokowi Akan Disanksi, Ini Kata Rektor Unpar

Unggahan Viral Mahasiswa Tak Ikut Kuliah Presiden Jokowi Akan Disanksi, Ini Kata Rektor Unpar

Bandung
Badan Penuh Lumpur, Kakek Ini Selamat dari Longsoran Tebing Setinggi 150 Meter di Sumedang

Badan Penuh Lumpur, Kakek Ini Selamat dari Longsoran Tebing Setinggi 150 Meter di Sumedang

Bandung
NFT Lukisan Ridwan Kamil Terjual Rp 45 Juta di OpenSea, Didonasikan untuk Anak Yatim Piatu

NFT Lukisan Ridwan Kamil Terjual Rp 45 Juta di OpenSea, Didonasikan untuk Anak Yatim Piatu

Bandung
Jabar Quick Response Buka Kanal Bantuan Perbaiki Jembatan, Warga Bisa Lapor ke Sini

Jabar Quick Response Buka Kanal Bantuan Perbaiki Jembatan, Warga Bisa Lapor ke Sini

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Januari 2022

Bandung
Pantai Pangandaran: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Pantai Pangandaran: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Bandung
2 Pemancing Korban Perahu Terbalik di Cilacap Ditemukan Tewas

2 Pemancing Korban Perahu Terbalik di Cilacap Ditemukan Tewas

Bandung
5 Rumah Rusak di Sukabumi akibat Gempa Banten, Dihuni 22 Jiwa

5 Rumah Rusak di Sukabumi akibat Gempa Banten, Dihuni 22 Jiwa

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 15 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 15 Januari 2022

Bandung
Gempa M 6.6  di Banten Dirasakan di 14 Daerah di Jabar, 2 Rumah Rusak Sedang

Gempa M 6.6 di Banten Dirasakan di 14 Daerah di Jabar, 2 Rumah Rusak Sedang

Bandung
Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Lainnya Gara-Gara Dendam Lama Soal Pilkades

Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Lainnya Gara-Gara Dendam Lama Soal Pilkades

Bandung
Dampak Gempa Sumur Banten, Rumah Roboh dan Gedung Sekolah Rusak di Pandeglang

Dampak Gempa Sumur Banten, Rumah Roboh dan Gedung Sekolah Rusak di Pandeglang

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.