Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Belum Kabulkan Permintaan Penangguhan Penahanan Bahar bin Smith

Kompas.com - 24/01/2022, 13:39 WIB
Agie Permadi,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Polda Jawa Barat belum mengabulkan permintaan penangguhan penahanan terhadap Bahar bin Smith.

Seperti diketahui, kuasa hukum Bahar mengirimkan surat permohonan penangguhan atas kliennya yang terjerat kasus dugaan penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung.

"Penangguhannya masih ditunda, belum diberikan," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Ibrahim Tompo saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Polda Jabar Tangani 2 Laporan Perkara Bahar bin Smith, Salah Satunya Terkait Dugaan Ujaran Kebencian

Menurut Tompo, polisi masih mempertimbangkan penangguhan tersebut, lantaran penyidik masih membutuhkan Bahar untuk melengkapi berkas perkara.

"Yang bersangkutan masih dibutuhkan untuk melengkapi berkas," ucap Tompo.

Baca juga: Sebelum Jadi Tersangka, Bahar Bin Smith Ucapkan Demokrasi Sudah Mati, Polisi: Tidak Ada Kaitannya

Seperti diketahui, Bahar bin Smith menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong.

Kasus ini diduga terjadi saat Bahar melakukan ceramah di wilayah Margaasih, Kabupaten Bandung, pada 11 Desember 2021.

Rekaman video ceramah tersebut diunggah dan disebar oleh tersangka TR ke akun YouTube.

Bahar telah menjalani pemeriksaan pada 3 Januari 2022 lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih kurang 9 jam, Bahar ditetapkan sebagai tersangka dan langsung menjalani penahanan.

Baca juga: Pengacara Bahar bin Smith Ajukan Penangguhan, Ini Kata Polisi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keluarga Tahanan Tewas Minum Detergen di Cianjur Ikhlas dan Cabut Permintaan Otopsi

Keluarga Tahanan Tewas Minum Detergen di Cianjur Ikhlas dan Cabut Permintaan Otopsi

Bandung
Korban Pengeroyokan di Ciparay Bandung Kritis, Polisi: Motifnya Cemburu

Korban Pengeroyokan di Ciparay Bandung Kritis, Polisi: Motifnya Cemburu

Bandung
Ikuti Google Maps, Pengendara Mobil Terjebak di Jalan Berlumpur Bogor Semalaman

Ikuti Google Maps, Pengendara Mobil Terjebak di Jalan Berlumpur Bogor Semalaman

Bandung
Kasus Keracunan Massal di Cianjur, 1 Warga Tewas, Dinkes Uji Sampel Makanan

Kasus Keracunan Massal di Cianjur, 1 Warga Tewas, Dinkes Uji Sampel Makanan

Bandung
2 Mantan Bupati Ingin Maju Pilkada Garut lewat Jalur Perseorangan

2 Mantan Bupati Ingin Maju Pilkada Garut lewat Jalur Perseorangan

Bandung
Satpam Apotek di Bandung Duel dengan Begal, Pelaku Ditendang Langsung Kabur

Satpam Apotek di Bandung Duel dengan Begal, Pelaku Ditendang Langsung Kabur

Bandung
Fakta di Balik Tahanan Polres Cianjur Tewas Diduga Minum Cairan Deterjen di Kamar Mandi

Fakta di Balik Tahanan Polres Cianjur Tewas Diduga Minum Cairan Deterjen di Kamar Mandi

Bandung
Anggota Geng Motor 'Slotter' Bandung Bacok 2 Remaja karena Diejek

Anggota Geng Motor "Slotter" Bandung Bacok 2 Remaja karena Diejek

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Edarkan Narkoba, 2 Perempuan Penjual Lumpia di Bandung Ditangkap

Edarkan Narkoba, 2 Perempuan Penjual Lumpia di Bandung Ditangkap

Bandung
50 Ton Sampah Cimahi Disulap Jadi Bahan Bakar Industri Semen Setiap Harinya

50 Ton Sampah Cimahi Disulap Jadi Bahan Bakar Industri Semen Setiap Harinya

Bandung
Kebakaran Hebat Pabrik Rotan di Cirebon, Diawali Suara Ledakan, 5 Mobil Terbakar

Kebakaran Hebat Pabrik Rotan di Cirebon, Diawali Suara Ledakan, 5 Mobil Terbakar

Bandung
Rotan 10 Kontainer Siap Ekspor Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 10 Miliar

Rotan 10 Kontainer Siap Ekspor Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 10 Miliar

Bandung
Ketika Penyintas Gempa Cianjur Iuran Tanah, Kampung Jadi Tertata Rapi

Ketika Penyintas Gempa Cianjur Iuran Tanah, Kampung Jadi Tertata Rapi

Bandung
Tahanan Polres Cianjur Tewas Diduga Minum Detergen, Keluarga Pertanyakan Hal Ini

Tahanan Polres Cianjur Tewas Diduga Minum Detergen, Keluarga Pertanyakan Hal Ini

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com