Kendaraan Sitaan Polisi Pascademonstrasi di Mapolda Jabar Ada yang Tidak Terdaftar di Database

Kompas.com - 31/01/2022, 14:25 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi menyita 313 kendaraan bermotor yang terdiri dari 96 kendaraan roda empat dan 217 kendaraan roda dua.

Dari ratusan kendaraan ini, sejumlah kendaraan ada yang tidak ditemukan datanya di database Registrasi dan Indentifikasi (Regident).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaa dan verifikasi melalui database Regident Ranmor Polri.

"Dan diperoleh hasil di mana kendaraan roda empat yang diamankan sebanyak 96 unit semuanya menggunakan plat TNKB, dengan rincian 52 unit terdaftar pada server, kemudian 7 unit tidak sesuai dengan database regident ranmor polri, kemudian 37 unit tidak ditemukan datanya di database regident ranmor," ucap Tompo di Mapolda Jabar, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Pasca Demo Ricuh di Mapolda Jabar, 2 Anggota Ormas Serahkan Diri ke Polisi

"Untuk kendaraan roda dua 217 unit, 196 unit menggunakan TNKB, 160 ini sesuai dengan database regident ranmor, sedangkan 21 unit tidak sesuai. Dan 15 unit tidak ditemukan data pada database. Kemudian sebanyak 21 unit tidak menggunakan TNKB," tambahnya.

Polisi akan melakukan pendalaman terkait hasil pengecekan kendaraan bermotor tersebut, guna penyelidikan lebih lanjut terkait sumber kepemilikan barang tersebut.

"Bisa saja ini dari hasil kejahatan ataupun curanmor dan hasil leasing atau fidusia," ucap Tompo.

Polisi juga melakukan penggeledahan terhadap beberapa kendaraan motor yang disita dari sejumlah anggota orang tersebut dan menemukan sejumlah senjata tajam hingga balok kayu.

"Saat ini telah dilakukan penggeledahan terhadap beberapa ranmor juga, disita beberapa senjata tajam mulai dari pisau dan balok-balok kayu," ucapnya.

Baca juga: 2 Pedemo Mapolda Jabar Positif Covid-19, Jalani Isolasi di RS Sartika Asih Bandung

Polda Jabar mengintruksikan seluruh jajaran untuk melakukan pemantauan perkembangan dan melakukan upaya yang diperlukan agar situasi tetap kondusif untuk mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan ketertiban masyarakat.

"Diharapkan juga kepada masyarakat apabila ada permasalahan atau menjadi korban silakan melaporkan untuk kita proses hukum," ucapnya.

Seperti diketahui, polisj menetapkan 12 tersangka dalam aksi demo anarkis yang dilakukan ormas GMBI di Mapolda Jabar.

Adapun identitas para tersangka ini yakni MFR, M ABAH, IRM, SBI, SN, SF, CP, AR, GG, GP, TSH, dan WN. 

Para tersangka ini telah dilakukan penahanan, dan dikenakan Pasal 160, dan atau Pasal 170, dan atau Pasal 406, serta Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

"Ancaman hukumannya 7 tahun penjara," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kenal S, Orang yang Ditangkap Polisi

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kenal S, Orang yang Ditangkap Polisi

Bandung
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Amankan Seorang Berinisial S, Siapa Dia?

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Amankan Seorang Berinisial S, Siapa Dia?

Bandung
3 Pemuda Cirebon Perkosa Anak Bawah Umur, Ancam Sebar Video Mesra

3 Pemuda Cirebon Perkosa Anak Bawah Umur, Ancam Sebar Video Mesra

Bandung
Jalan Tasikmalaya-Cikalong Tertutup Longsor, Akses Utama ke Pantai Selatan Terputus

Jalan Tasikmalaya-Cikalong Tertutup Longsor, Akses Utama ke Pantai Selatan Terputus

Bandung
Otak Pembunuhan Bendahara KONI yang Jenazahnya Dimasukkan Dalam Karung Ternyata Oknum TNI

Otak Pembunuhan Bendahara KONI yang Jenazahnya Dimasukkan Dalam Karung Ternyata Oknum TNI

Bandung
Bantu Teknisi Angkat Tower Portabel, Warga Bandung Tewas Tertimpa Alat Berat

Bantu Teknisi Angkat Tower Portabel, Warga Bandung Tewas Tertimpa Alat Berat

Bandung
Polisi Tangkap 4 Pembunuh Bendahara KONI yang Dimasukkan ke Karung di Bogor, Berawal dari Tagih Utang Rp 300 Juta

Polisi Tangkap 4 Pembunuh Bendahara KONI yang Dimasukkan ke Karung di Bogor, Berawal dari Tagih Utang Rp 300 Juta

Bandung
Viral, Video Anak Dicukur Guru hingga Trauma, Kepala UPTD PPA Kabupaten Bandung Turun Tangan

Viral, Video Anak Dicukur Guru hingga Trauma, Kepala UPTD PPA Kabupaten Bandung Turun Tangan

Bandung
Pikap yang Kecelakaan di Ciamis hingga 8 Tewas Mati Mesin Sebelum Masuk Jurang

Pikap yang Kecelakaan di Ciamis hingga 8 Tewas Mati Mesin Sebelum Masuk Jurang

Bandung
Ayah dan Anak di Rancaekek Sengaja Tabrakkan Diri ke Kereta Melintas

Ayah dan Anak di Rancaekek Sengaja Tabrakkan Diri ke Kereta Melintas

Bandung
Linggarjati Fashion Week, Saat Tradisi Lokal Dikawinkan dengan Tren

Linggarjati Fashion Week, Saat Tradisi Lokal Dikawinkan dengan Tren

Bandung
Seorang ABK Diduga Ada Dalam TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Alibinya Didalami

Seorang ABK Diduga Ada Dalam TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Alibinya Didalami

Bandung
Beredar Foto Cellica dengan Surya Paloh, Isyarat Pindah ke Nasdem?

Beredar Foto Cellica dengan Surya Paloh, Isyarat Pindah ke Nasdem?

Bandung
Perwakilan Orangtua Mahasiswa SBM ITB Bertemu Rektor, Bahas Somasi hingga Transformasi

Perwakilan Orangtua Mahasiswa SBM ITB Bertemu Rektor, Bahas Somasi hingga Transformasi

Bandung
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Seorang ABK Diperiksa

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Seorang ABK Diperiksa

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.