Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditlantas Polda Jabar Tindak 2.899 Kendaraan Knalpot Brong Selama Januari

Kompas.com - 02/02/2022, 11:48 WIB
Agie Permadi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Selama bulan Januari 2022, Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar menindak 2.899 Pengguna kendaraan dengan knalpot tak sesuai standar atau knalpot brong.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Romin Thaib mengatakan bahwa penindakan kendaraan dengan knalpot brong ini dilakukan sejak tanggal 1 hingga 31 Januari 2022.

Dari ribuan kendaraan yang berhasil dirazia itu, polisi telah mendapatkan barang bukti 1.214 knalpot brong yang berhasil disita, dan beberapa sisa knalpot lainnya dimusnahkan.

Baca juga: Viral, Video Pengendara Sepeda Motor Berknalpot Brong Nekat Melintas Saat Ada Jenazah Akan Diberangkatkan

"Sisanya 92 barang bukti dimusnahkan," ucap Romim dalam keterangannya, Rabu (2/1/2022).

Dikatakan, razia knalpot tak standar ini terus digaungkan dan dilakukan secara intensif oleh Ditlantas Polda Jabar di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Sosialisasi penertiban knalpot brong ini juga telah dilakukan Ditlantas Polda Jabar dan jajaran beberapa diantaranya melalui media sosial, spanduk, media hingga baliho dan banner sebanyak 8.687.

Hal tersebut dilakukan agar untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap tertib serta meminimalisir dampak yang tak diinginkan.

Hasil laporan penindakan knalpot brong selama Januari 2022 ini diharapkan dapat menjadi bahan analisa dan evaluasi dalam melaksanakan penertiban tersebut.

Baca juga: Polres Kendal Musnahkan 300 Knalpot Brong yang Mengganggu Masyarakat

"Sesuai ketentuan UU no 22 th 2009 Pasal 285 ayat 1 jo ps 106 ayat 3 jo Pasal 48 ayat 2 dan 3, penggunaan knalpot bronk atau yang tidak sesuai standar dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak 250 ribu rupiah," terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolrestabes Bandung Minta Aplikasi Walla Diblokir, Banyak Disalahgunakan

Kapolrestabes Bandung Minta Aplikasi Walla Diblokir, Banyak Disalahgunakan

Bandung
Cerita Keluarga Bagaimana Cimin Diracik sebelum Keracunan Massal di Bandung Barat

Cerita Keluarga Bagaimana Cimin Diracik sebelum Keracunan Massal di Bandung Barat

Bandung
DPW PSI Jabar Bakal Sanksi Pengurus DPD Cirebon yang Dukung Ganjar

DPW PSI Jabar Bakal Sanksi Pengurus DPD Cirebon yang Dukung Ganjar

Bandung
Polisi Kembali Tangkap Perempuan Bandar Judi 'Online' di Karawang

Polisi Kembali Tangkap Perempuan Bandar Judi "Online" di Karawang

Bandung
DPD PSI Cirebon Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Bakal Capres, Dahului Keputusan DPP

DPD PSI Cirebon Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Bakal Capres, Dahului Keputusan DPP

Bandung
Mayat Penuh Luka Ditemukan di Tengah Sawah Indramayu

Mayat Penuh Luka Ditemukan di Tengah Sawah Indramayu

Bandung
Terdakwa Kasus Penipuan 'Study Tour' SMAN 21 Bandung Divonis 2 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Penipuan "Study Tour" SMAN 21 Bandung Divonis 2 Tahun Penjara

Bandung
Buntut Keracunan Massal di Bandung Barat, Kakek Penjual Cimin Diperiksa Polisi

Buntut Keracunan Massal di Bandung Barat, Kakek Penjual Cimin Diperiksa Polisi

Bandung
Foto Siswa SMP Tasikmalaya Injak Kepala Teman di Kelas Viral, Kedua Belah Pihak Berdamai

Foto Siswa SMP Tasikmalaya Injak Kepala Teman di Kelas Viral, Kedua Belah Pihak Berdamai

Bandung
Hari Ini, Bayi Tertukar Diserahkan ke Ibu Biologisnya di Polres Bogor

Hari Ini, Bayi Tertukar Diserahkan ke Ibu Biologisnya di Polres Bogor

Bandung
Limbah Pabrik, Pemicu Pencemaran Berulang di Sungai Cileungsi

Limbah Pabrik, Pemicu Pencemaran Berulang di Sungai Cileungsi

Bandung
Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Jawa Barat

Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Jawa Barat

Bandung
Pemkab Bogor Siapkan Tempat Berjualan bagi Korban Kebakaran Pasar Leuwiliang

Pemkab Bogor Siapkan Tempat Berjualan bagi Korban Kebakaran Pasar Leuwiliang

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 29 September 2023: Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 29 September 2023: Sepanjang Hari Cerah Berawan

Bandung
Kebakaran Pasar Leuwiliang Bogor Sebabkan 1.615 Kios Pedagang Hangus

Kebakaran Pasar Leuwiliang Bogor Sebabkan 1.615 Kios Pedagang Hangus

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com