Kompas.com - 31/03/2022, 21:56 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Buntut operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejari Kabupaten Bekasi, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat  bakal melakukan penelusuran lebih dalam terkait perkara dugaan pemerasan yang dilakukan oknum anggotanya itu.

BPK Jabar juga menarik tim pemeriksa yang diketuai oleh tersangka AMR.

"Seperti apakah ada temuan berikutnya kami akan men-trace lebih lanjut dan tim ini akan kami tarik dan kami akan bentuk tim baru dan akan masuk baru dan salah satunya melakukan pengecekan," kata Kepala BPK RI Kanwil Jabar Agus Khotib di Kantor Kejati Jabar, Kamis (31/3/2022).

Baca juga: Terungkap, Oknum BPK Jabar yang Jadi Tersangka Pemerasan RS dan Puskesmas adalah Ketua Tim Auditor

Selain itu, pihak BPK pun akan melakukan pembinaan terhadap oknum F yang dikembalikan Kejati Jabar lantaran belum adanya bukti kuat yang dapat menetapkan F sebagai tersangka.

"Meski F belum terbukti, walaupun dikembalikan, kami akan lakukan pembinaan. Kami punya majelis kode etik akan bekerja melakukan pembinaan terhadap oknum F tersebut. dan sekali lagi ini sinergi yang baik," ucapnya.

Kajati Jabar Asep N Mulyana sebelumnya mengatakan bahwa AMR ditetapkan tersangka karena dua alat bukti yang cukup.

Sementara F sendiri dikembalikan ke BPK karena belum ada bukti yang kuat untuk menetapkan F sebagai tersangka.

Namun, tak menutup kemungkinan proses hukum F bisa dilanjutkan apabila dalam pengembangan nanti, pihak kejaksaan mendapatkan bukti baru yang menguatkan.

"Bahwa ini baru pemeriksaan awal kami, tak menutup kemungkinan perkembangan baru sesuai alat bukti kami miliki seandainya nanti dalam penyidikan ditemukan cukup alat bukti, maka kami akan meminta pertanggungjawaban turut serta dan ikut bersama dalam tindak pidana pemerasa tersebut," kata Asep.

Baca juga: Diduga Melakukan Pemerasan, Kejati Jabar Tangkap 2 Oknum BPK RI

Seperti diketahui, 2 orang pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejari Bekasi.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 2 Oktober 2022: Pagi Berawan, Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 2 Oktober 2022: Pagi Berawan, Malam Hujan Sedang

Bandung
Serunya Bandung Bike Festival 2022, Dihadiri 5.000 Bikers dari Berbagai Negara

Serunya Bandung Bike Festival 2022, Dihadiri 5.000 Bikers dari Berbagai Negara

Bandung
Jelang Persib vs Persija, Polisi Minta Bobotoh Tidak Konvoi dan Ganggu Ketertiban Jalan

Jelang Persib vs Persija, Polisi Minta Bobotoh Tidak Konvoi dan Ganggu Ketertiban Jalan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 1 Oktober 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 1 Oktober 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Sedang

Bandung
Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Bandung
Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Bandung
Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Bandung
Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Bandung
Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.