PKB Jabar Buka Pencalonan Dini Caleg Perempuan untuk Pileg 2024, Ini Syaratnya

Kompas.com - 26/04/2022, 14:16 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat menyiapkan skema pencalonan legislatif dini untuk menghadapi Pemilihan Legislatif 2024 mendatang.

Dalam skema pencalonan dini tersebut, DPW PKB Jawa Barat membuka peluang luas khusus untuk aktivis perempuan dari luar partai politik untuk bergabung bersama PKB menjadi calon legislatif.

Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda mengatakan, partainya memberikan porsi lebih terhadap caleg perempuan.

"Kami gelar karpet merah untuk aktivis perempuan yang ingin menjadi caleg. Ini menjadi komitmen kami di PKB. Kami mendorong aktivis perempuan untuk mengambil jalur paling strategis ke depan," ujar Syaiful di Kantor DPW PKB Jawa Barat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Bandung, Selasa (26/4/2022).

Baca juga: AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

Huda menjelaskan, prioritas PKB pada perempuan bukan tanpa alasan.

PKB melihat, selama ini anggota legislatif yang paling aktif menyuarakan aspirasi masyarakat hingga menjadi solusi nyata cenderung lebih banyak dilakukan anggota legislatif perempuan.

"Perempuan lebih care, ada aware terhadap masalah yang dialami publik. Karena itu kita (PKB) harus menjadi pilihan (perempuan)," beber Huda.

Alasan lainnya, banyak isu di Jabar bersinggungan dengan persoalan perempuan seperti isu kekeresan dan pelecehan terhadap perempuan hingga stunting.

"Dengan perempuan langsung jadi aktornya maka saya meyakini isu perempuan dan isu-isu keluarga akan mudah dituntaskan, maka saya akan gelar karpet merah. Ini yang menjadi alasan kenapa perempuan yang kita prioritaskan," beber dia.

Baca juga: PKB Sambut Julukan Bapak Pluralisme bagi Gus Dur: Kita Lanjutkan Keteladanannya

Huda memastikan, tidak ada kriteria khusus untuk calon legislatif dari kalangan perempuan.

Sebagaimana ketentuan KPU, cukup berpendidikan SMA sederajat dan minimal berusia 21 tahun.

Dengan prioritas tersebut, PKB optimistis bisa menempatkan 10 orang perempuan dari target 20 kursi legislatif di DPRD Jawa Barat.

"Kalau PKB dapet 20 kursi, ya 10-nya perempuan lah, atau setengah ya perempuan. Ini jadi concern kami," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Nonton Persib Bandung, Ratusan Viking Karawang Berangkat ke Sleman

Demi Nonton Persib Bandung, Ratusan Viking Karawang Berangkat ke Sleman

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Juga Padam, Salah Satunya karena Sulit Akses Air

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Juga Padam, Salah Satunya karena Sulit Akses Air

Bandung
Kemenko Polhukam Kawal Kasus Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang

Kemenko Polhukam Kawal Kasus Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang

Bandung
Sosok Babeh, Purnawirawan TNI yang Jadi Sopir Lembang, Tewas Ditusuk Setelah Cekcok soal Parkir

Sosok Babeh, Purnawirawan TNI yang Jadi Sopir Lembang, Tewas Ditusuk Setelah Cekcok soal Parkir

Bandung
Pengacara Pencabulan Santriwati di Bandung: Korban Masih Belum Stabil, Diduga Alami Tekanan dari Pelaku

Pengacara Pencabulan Santriwati di Bandung: Korban Masih Belum Stabil, Diduga Alami Tekanan dari Pelaku

Bandung
Gara-gara Video Dorong Kepala Perawat Viral Tanpa Kronologi Sebenarnya, Pasien Laporkan RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Gara-gara Video Dorong Kepala Perawat Viral Tanpa Kronologi Sebenarnya, Pasien Laporkan RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Padam, 5 Mobil Damkar Bertahan

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Padam, 5 Mobil Damkar Bertahan

Bandung
Kronologi Pengendara Motor Mabuk di Tasikmalaya Tewas Terlindas Truk

Kronologi Pengendara Motor Mabuk di Tasikmalaya Tewas Terlindas Truk

Bandung
Sudah Bisa Kelola Sampah Mandiri, Warga Citepus Kini Tak Lagi Kotori Citarum

Sudah Bisa Kelola Sampah Mandiri, Warga Citepus Kini Tak Lagi Kotori Citarum

Bandung
Eks Sekda Jabar Iwa Karniwa Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Eks Sekda Jabar Iwa Karniwa Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Bandung
Angkot di Sukabumi Dilempar Es Batu, Wajah Sopir Luka Kena Pecahan Kaca

Angkot di Sukabumi Dilempar Es Batu, Wajah Sopir Luka Kena Pecahan Kaca

Bandung
Video Penganiayaan Perempuan Dalam Kosan di Karawang Viral, Diusut Polisi

Video Penganiayaan Perempuan Dalam Kosan di Karawang Viral, Diusut Polisi

Bandung
Puluhan Eks Napi Teroris Jabar Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Tasikmalaya

Puluhan Eks Napi Teroris Jabar Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Tasikmalaya

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Bogor, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Bogor, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Bandung
Sisa Setahun Masa Jabatan, Ridwan Kamil Fokus Benahi Jalan

Sisa Setahun Masa Jabatan, Ridwan Kamil Fokus Benahi Jalan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.