Kompas.com - 08/05/2022, 21:54 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com- Arus balik diprediksi akan mengalami puncak pada malam ini, Minggu (8/5/2022) atau H+6 Lebaran.

Namun, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo tidak menampik adanya kemungkinan puncak arus balik susulan di luar prediksi atau yang sudah diperkirakan.

Arus balik susulan diperkirakan terjadi lantaran diperpanjangnya masa libur sekolah yang awalnya sampai 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022.

"Arus balik susulan memungkinkan saja, namun demikian kita semua akan melihat apa perintah dan kebijakan pimpinan, yang jelas kami siap melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut," katanya ditemui di Pos Pelayanan Cikaledong, Minggu (8/5/2022).

Baca juga: Puncak Arus Balik, Polisi Sudah 3 Kali Berlakukan One Way di Nagreg

Melihat situasi yang belum pasti, polisi mengaku belum menerima arahan untuk menyudahi pelayanan mudik lebaran 2022.

"Hari ini memang puncak arus mudik. Namun, kami masih menunggu arahan pimpinan terkait berakhirnya pelayanan mudik lebaran 2022," kata dia.

Namun, Kusworo membenarkan setiap pelaksanaan pengaturan lalu lintas pada mudik lebaran tahun ini, kerap dilakukan evaluasi.

Kusworo menuturkan selama mengatur arus lalu lintas saat arus mudik dan balik. Jajaran Satlantas Polresta Bandung menerapkan sistem contra flow dan one way.

"Saat ini dilakukan untuk mengatur arus balik, kami berlakukan contra flow. Kami buat lajur dari arah Limbangan menuju Bandung menjadi tiga, lantaran derasnya arus kendaraan, sedangkan sebaliknya menjadi dibuat menjadi satu lajur," tuturnya.

Baca juga: Dalam Keramaian Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Polisi Tangkap Buronan

Selain menunggu intruksi disudahi nya pelayanan mudik lebaran 2022, pihaknya juga masih menunggu arahan dan evaluasi dari Polda Jawa Barat.

"Tentunya, kami juga menunggu evaluasi adalah pelaksanaan kegiatan arus mudik dan arus balik hari ini," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 2 Oktober 2022: Pagi Berawan, Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 2 Oktober 2022: Pagi Berawan, Malam Hujan Sedang

Bandung
Serunya Bandung Bike Festival 2022, Dihadiri 5.000 Bikers dari Berbagai Negara

Serunya Bandung Bike Festival 2022, Dihadiri 5.000 Bikers dari Berbagai Negara

Bandung
Jelang Persib vs Persija, Polisi Minta Bobotoh Tidak Konvoi dan Ganggu Ketertiban Jalan

Jelang Persib vs Persija, Polisi Minta Bobotoh Tidak Konvoi dan Ganggu Ketertiban Jalan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 1 Oktober 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 1 Oktober 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Sedang

Bandung
Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Bandung
Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Bandung
Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Bandung
Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Bandung
Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.