Wali Kota Tasikmalaya: Tak Ada Lagi WFH dan Toleransi bagi ASN, Libur Lebaran Cukup Lama

Kompas.com - 09/05/2022, 14:31 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf menegaskan, tak ada lagi pemberlakuan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya seusai sepekan lebih libur Lebaran

Semua ASN di wilayah kerja Tasikmalaya mulai masuk kerja hari ini, Senin (9/5/2022). Bahkan pihaknya membentuk tim inspeksi mendadak (sidak) absensi daftar hadir mulai hari ini.

"Tak ada lagi WFH dan toleransi lagi bagi ASN Pemkot Tasikmalaya. Liburan Lebaran sudah cukup lama kemarin. Tanpa kecuali semuanya sudah tidak ada izin lagi, cuti sudah lama, dan libur sudah cukup lama," jelas Yusuf seusai apel hari pertama masuk kerja, Senin. 

Baca juga: Siang Ini, Tanjakan Gentong Tasikmalaya Tak Ada Kemacetan Usai Libur Lebaran, Arus Balik Pemudik Berakhir?

Yusuf menambahkan, bagi ASN yang tidak masuk kerja dan terkena sidak akan mendapatkan hukuman indisipliner dari instansi terkait.

Apalagi sebelum cuti bersama, dirinya sudah menginstruksikan kepada seluruh ASN untuk masuk pada Senin, 9 Mei 2022.

"Kita sudah buat tim untuk sidak ke tiap kantor untuk melihat. Absensi akan kita lihat dan nanti ketahuan siapa yang masih libur dan masih mudik. Tapi saya sudah instruksikan harus masuk hari ini sebelumnya. Tidak ada toleransi," tambahnya.

Terkait adanya WFH di Kementrian Dalam Negeri yang ditetapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait edaran WFH selektif sampai 14 Mei 2022, Yusuf mengaku tak akan memberlakukan WFH bagi ASN di wilayahnya.

Baca juga: Sekda Kota Tasik Ancam Kelurahan: Saya Ingatkan, Jangan Ada Warga Isoman Berkeliaran

Apalagi, tingkat penyebaran Covid-19 usai musim Lebaran masih relatif normal dan tak ada peningkatan jumlah signifikan.

"WFH tidak ada di (Kota) Tasikmalaya. Insya Allah, pandemi sudah turun terus dan landai. Kita lihat saja sudah mudik dan arus balik ada yang kena gak? Kalau sekarang masih aman," tutur dia.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/2420/SJ tanggal 8 Mei 2022 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri Selama Masa Arus Balik Idul Fitri 1443 H.

SE ini ditujukan kepada semua pimpinan Unit Kerja Eselon (UKE) I dan II di lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

“Menetapkan 50 persen ASN melaksanakan tugas kedinasan dari rumah (working from home/WFH) dan 50 persen melaksanakan tugas kedinasan dari kantor (working from office/WFO) mulai 9 Mei 2022 sampai dengan 13 Mei 2022,” demikian bunyi poin 1 huruf a dalam SE Nomor 440/2420/SJ tanggal 8 Mei 2022. 

Baca juga: Pemprov Jabar Wacanakan Pegawai Eselon IV WFH Permanen

SE yang diteken Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu menekankan agar pelaksanaan WFH tetap memperhatikan dan tidak mengganggu kelancaran tugas-tugas kedinasan dan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan.

Semua ASN yang melaksanakan WFH juga diminta untuk mengisi daftar presensi melalui Mobile Simpeg dan menyampaikan hasil pelaksanaan pekerjaan melalui aplikasi Sikerja.

“Bagi ASN yang sedang mudik/cuti atau tidak berada di posisi koordinat rumah tinggal terdaftar, maka dapat menginformasikan kepada pengelola kepegawaian masing-masing,” demikian bunyi poin berikutnya dalam SE. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garis Polisi Rumah Korban Pembunuhan di Subang Dicabut, Dikembalikan ke Keluarga

Garis Polisi Rumah Korban Pembunuhan di Subang Dicabut, Dikembalikan ke Keluarga

Bandung
Belum Merdeka dari Pertambangan, Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Tebing Karst Bandung Barat

Belum Merdeka dari Pertambangan, Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Tebing Karst Bandung Barat

Bandung
Penembakan Kucing di Sesko TNI, Ridwan Kamil Angkat Bicara

Penembakan Kucing di Sesko TNI, Ridwan Kamil Angkat Bicara

Bandung
Kecelakaan di Puncak Cianjur, 4 Pengendara dan Penumpang Motor Tewas

Kecelakaan di Puncak Cianjur, 4 Pengendara dan Penumpang Motor Tewas

Bandung
Viral, Video Ormas Lakukan Pungli di Ciawi Bogor, Wajib Bayar jika Ingin Lewati Portal

Viral, Video Ormas Lakukan Pungli di Ciawi Bogor, Wajib Bayar jika Ingin Lewati Portal

Bandung
Ingin Jaga Kebersihan, Brigjen NA Tembak 6 Ekor Kucing di Sesko TNI Bandung

Ingin Jaga Kebersihan, Brigjen NA Tembak 6 Ekor Kucing di Sesko TNI Bandung

Bandung
Kapuspen TNI Ungkap Penembak Kucing di Area Sesko TNI

Kapuspen TNI Ungkap Penembak Kucing di Area Sesko TNI

Bandung
Rumah Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Akan Diwakafkan Jadi Masjid

Rumah Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Akan Diwakafkan Jadi Masjid

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Mahasiswa Ini Pergoki Aksi Perburuan Landak Jawa di Pegunungan Sanggabuana

Mahasiswa Ini Pergoki Aksi Perburuan Landak Jawa di Pegunungan Sanggabuana

Bandung
Ambulans Tabrakan dengan Motor di Sukabumi, 1 Tewas 1 Luka Parah

Ambulans Tabrakan dengan Motor di Sukabumi, 1 Tewas 1 Luka Parah

Bandung
Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Balap Karung, Ini Penjelasan Polisi

Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Balap Karung, Ini Penjelasan Polisi

Bandung
Kisah Saepuloh Panjat Tiang Bendera Perbaiki Tali yang Tersangkut Saat Upacara HUT RI

Kisah Saepuloh Panjat Tiang Bendera Perbaiki Tali yang Tersangkut Saat Upacara HUT RI

Bandung
Hari-hari Soekarno di Penjara Sukamiskin

Hari-hari Soekarno di Penjara Sukamiskin

Bandung
Sejumlah Komunitas Tapak Tilas Peristiwa 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok

Sejumlah Komunitas Tapak Tilas Peristiwa 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.