Rekam 8 Pelajar Sedang Mandi di Kamar Indekos, Pemuda Asal Tasikmalaya Ditangkap

Kompas.com - 12/05/2022, 09:38 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - KA (22), pemuda asal Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ditangkap karena sengaja merekam para pelajar perempuan mandi dan aktivitas pribadi lainnya dengan memasang kamera pengintai.

Adapun pelaku memasang kamera tersebut di sekitar kamar indekos korban.

Korban di kamar itu berjumlah delapan orang dengan umur berkisar 15 sampai 17 tahun, berstatus pelajar salah satu SMA di wilayah tersebut.

Baca juga: 62 Hewan Ternak di Jabar Terserang PMK, Terdeteksi di Garut, Tasikmalaya dan Banjar

"Iya betul, mulanya ada laporan dari salah seorang korban kasus ini," jelas Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Karangnunggal Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Kasdili, Kamis (12/5/2022).

Agus menuturkan, mulanya kasus ini diketahui oleh salah seorang korban saat sedang mandi yang mencurigai ada benda hitam kecil di ventilasi kamar mandinya.

Saat diperiksa, lanjut Agus, korban dan temannya menemukan sebuah kamera kecil lengkap dengan memori dalam kamera tersebut.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya: Tak Ada Lagi WFH dan Toleransi bagi ASN, Libur Lebaran Cukup Lama

Begitu diperiksa memori tersebut lewat ponsel salah satu korban, mereka kaget karena melihat belasan rekaman mereka saat bugil, ketika mandi hingga sedang tidur.

Bahkan, rekaman semua korban saat sedang buang air kecil di kamar mandi pun tak luput dari rekaman kamera pelaku tersebut.

"Pelaku memasang sebuah alat kamera kecil di ventilasi kamar mandi dan kamar tidur para korban yang terkoneksi secara online ke handpone milik pelaku," tambah Agus.

Mendapati laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mengamankan pelaku di rumahnya tanpa perlawanan.

Adapun rumah pelaku berada di sebelah indekos korban.

Pelaku yang juga tetangga para korban tersebut selama ini diduga telah melakukan tindak pidana merekam video menjadikan anak-anak sebagai objek bermuatan pornografi.

Perbuatannya pun selama ini dilakukan berulang-ulang.

Kini, KA dijerat Pasal 35 atau Pasal 37 Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi juncto Pasal 64 ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 11 tahun.

"Pelaku sudah diamankan dan sedang proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Nonton Persib Bandung, Ratusan Viking Karawang Berangkat ke Sleman

Demi Nonton Persib Bandung, Ratusan Viking Karawang Berangkat ke Sleman

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Juga Padam, Salah Satunya karena Sulit Akses Air

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Juga Padam, Salah Satunya karena Sulit Akses Air

Bandung
Kemenko Polhukam Kawal Kasus Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang

Kemenko Polhukam Kawal Kasus Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang

Bandung
Sosok Babeh, Purnawirawan TNI yang Jadi Sopir Lembang, Tewas Ditusuk Setelah Cekcok soal Parkir

Sosok Babeh, Purnawirawan TNI yang Jadi Sopir Lembang, Tewas Ditusuk Setelah Cekcok soal Parkir

Bandung
Pengacara Pencabulan Santriwati di Bandung: Korban Masih Belum Stabil, Diduga Alami Tekanan dari Pelaku

Pengacara Pencabulan Santriwati di Bandung: Korban Masih Belum Stabil, Diduga Alami Tekanan dari Pelaku

Bandung
Gara-gara Video Dorong Kepala Perawat Viral Tanpa Kronologi Sebenarnya, Pasien Laporkan RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Gara-gara Video Dorong Kepala Perawat Viral Tanpa Kronologi Sebenarnya, Pasien Laporkan RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Padam, 5 Mobil Damkar Bertahan

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Padam, 5 Mobil Damkar Bertahan

Bandung
Kronologi Pengendara Motor Mabuk di Tasikmalaya Tewas Terlindas Truk

Kronologi Pengendara Motor Mabuk di Tasikmalaya Tewas Terlindas Truk

Bandung
Sudah Bisa Kelola Sampah Mandiri, Warga Citepus Kini Tak Lagi Kotori Citarum

Sudah Bisa Kelola Sampah Mandiri, Warga Citepus Kini Tak Lagi Kotori Citarum

Bandung
Eks Sekda Jabar Iwa Karniwa Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Eks Sekda Jabar Iwa Karniwa Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Bandung
Angkot di Sukabumi Dilempar Es Batu, Wajah Sopir Luka Kena Pecahan Kaca

Angkot di Sukabumi Dilempar Es Batu, Wajah Sopir Luka Kena Pecahan Kaca

Bandung
Video Penganiayaan Perempuan Dalam Kosan di Karawang Viral, Diusut Polisi

Video Penganiayaan Perempuan Dalam Kosan di Karawang Viral, Diusut Polisi

Bandung
Puluhan Eks Napi Teroris Jabar Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Tasikmalaya

Puluhan Eks Napi Teroris Jabar Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Tasikmalaya

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Bogor, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Bogor, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Bandung
Sisa Setahun Masa Jabatan, Ridwan Kamil Fokus Benahi Jalan

Sisa Setahun Masa Jabatan, Ridwan Kamil Fokus Benahi Jalan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.