Penculik 10 Anak di Jabodetabek Mengaku Mantan Napi Terorisme

Kompas.com - 12/05/2022, 22:48 WIB
Editor Khairina

KOMPAS.com -  ARA (27), penculik 10 anak laki-laki di wilayah Kabupaten Bogor, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan (wilayah Jabotabek), mengaku mantan narapidana terorisme kepada polisi.

"Kami akan bekerja sama dengan Densus 88 untuk melakukan pendalaman dan pengembangan kasus penculikan ini," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat konferensi pers di kantornya, Cibinong, Bogor, Kamis, seperti ditulis Antara.

Baca juga: Pelaku Penculikan Anak di Bogor dan Jakarta Ditangkap, Ada 10 Korban

Polres Bogor kini melakukan pendalaman terhadap tersangka ARA, karena mengaku sudah tiga kali menjalani hukuman pidana yang dua di antaranya tindak pidana terorisme.

Tersangka yang merupakan warga Kota Depok itu juga pernah menjalani pelatihan teroris di Poso, Sulawesi Tengah, selama 7 bulan.

Iman menyebutkan, penangkapan ARA diawali dengan adanya laporan masyarakat mengenai hilangnya bocah di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

"Dari yang bersangkutan, kami berhasil menyelamatkan 10 orang anak yang saat ini sedang berada di wilayah Senayan, Jakarta Selatan," katanya.

Pura-pura jadi polisi dan Satgas Covid-19

Ia menerangkan bahwa modus yang dilakukan ARA saat melakukan aksinya yaitu berpura-pura menjadi polisi dan mengaku sebagai Satgas Covid-19.

Tersangka menegur anak-anak calon mangsanya dengan alasan tidak memakai masker, kemudian para korban dibujuk untuk ikut dengan tersangka.

"Awal memang dari laporan yang kami terima itu di Kemang, ada satu orang yang dibawa dari 5 orang yang diambil oleh tersangka itu empat orang dikembalikan kemudian satu orang dibawa," kata Iman.

Baca juga: Viral Video Penculik Anak di Tulang Bawang Lampung Ditangkap dan Mengaku, Ini Penjelasan Polisi

Ia menambahkan, saat ini polisi tengah mendalami motif penculikan tersebut.

"Untuk motifnya sedang kami dalami nanti penyidik akan melakukan pemeriksaan pendalaman, termasuk ada atau tidaknya tindak kekerasan seksual," kata Iman.

Selain itu kepolisian juga masih melakukan pendalaman terkait adanya dugaan motif pelaku menculik anak-anak itu untuk dilibatkan dalam tindak terorisme.

Saat ini, tersangka dijerat dengan Pasal 330 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG Pastikan Gempa Cianjur Bukan Disebabkan Sesar Cimandiri tapi Patahan Cugenang

BMKG Pastikan Gempa Cianjur Bukan Disebabkan Sesar Cimandiri tapi Patahan Cugenang

Bandung
Kelola Anggaran Rp 70 Triliun, Status dan Kompetensi Perangkat Desa Disorot

Kelola Anggaran Rp 70 Triliun, Status dan Kompetensi Perangkat Desa Disorot

Bandung
Kisah Sukses Warga Bandung Dirikan Bisnis Kuliner, dari 'Hidden Place' ke Pusat Keramaian

Kisah Sukses Warga Bandung Dirikan Bisnis Kuliner, dari "Hidden Place" ke Pusat Keramaian

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 9 Desember 2022: Hujan Ringan hingga Lebat

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 9 Desember 2022: Hujan Ringan hingga Lebat

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 9 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 9 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Lebat

Bandung
Kronologi Warga Temukan Mayat Wanita Berambut Merah Terbakar Dalam Mobil di Subang

Kronologi Warga Temukan Mayat Wanita Berambut Merah Terbakar Dalam Mobil di Subang

Bandung
Cerita Agus Antar Aipda Sofyan Korban Ledakan Bom, Pencet Klakson Motor Sepanjang Jalan ke Rumah Sakit

Cerita Agus Antar Aipda Sofyan Korban Ledakan Bom, Pencet Klakson Motor Sepanjang Jalan ke Rumah Sakit

Bandung
Duplikasi Kunci, Pemuda di Tasikmalaya Curi 1.200 Celana Dalam di Toko Pakaian Mantan Bos

Duplikasi Kunci, Pemuda di Tasikmalaya Curi 1.200 Celana Dalam di Toko Pakaian Mantan Bos

Bandung
Kepala BNPT Yakin Umar Patek Bakal Jadi Warga Negara Baik Setelah Bebas

Kepala BNPT Yakin Umar Patek Bakal Jadi Warga Negara Baik Setelah Bebas

Bandung
Aipda Sofyan, Korban Bom Bunuh Diri Bandung, Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Aiptu Anumerta

Aipda Sofyan, Korban Bom Bunuh Diri Bandung, Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Aiptu Anumerta

Bandung
Viral, Aksi Guru SMP Tampar Siswa Pakai Buku karena Nilai Belum Lengkap

Viral, Aksi Guru SMP Tampar Siswa Pakai Buku karena Nilai Belum Lengkap

Bandung
Gempa M 5,8 Rusak 4 Rumah Warga Bogor, Kamar Mandi Tergerus Longsor dan Atap Roboh

Gempa M 5,8 Rusak 4 Rumah Warga Bogor, Kamar Mandi Tergerus Longsor dan Atap Roboh

Bandung
Update Dampak Gempa M 5,8 di Sukabumi, 14 Bangunan Rusak

Update Dampak Gempa M 5,8 di Sukabumi, 14 Bangunan Rusak

Bandung
Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Pakai Bom Panci, Rusak Bangunan Polsek Astanaanyar

Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Pakai Bom Panci, Rusak Bangunan Polsek Astanaanyar

Bandung
Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Pakai Bom Panci Berisi Proyektil Paku, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Pakai Bom Panci Berisi Proyektil Paku, Ini Penjelasan Polisi

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.