Arus Balik Pemudik di Kawasan Nagreg Masih Akan Terjadi hingga Akhir Pekan, Kapolda Jabar Siagakan Personel

Kompas.com - 13/05/2022, 06:06 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Meski libur Lebaran telah berakhir, nyatanya arus balik masih terjadi di kawasan Nagreg menuju Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengatakan meski arus balik mulai berkurang, namun ia meminta jajarannya dalam hal ini Polresta Bandung tetap siaga melayani pemudik yang melakukan arus balik pada akhir pekan ini.

"Tapi ini belum selesai, masih ada pemudik yang baru pulang, jumlahnya enggak banyak, ya dikit-dikit lah. Biasa mungkin nanggung, besok tanggal 16 Mei Hari Waisak," katanya di Mapolresta Bandung, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Puncak Arus Balik, Polisi Sudah 3 Kali Berlakukan One Way di Nagreg

Suntana menuturkan, pemudik dari arah Tasikmalaya memungkinkan masih akan berdatangan.

Meski terhitung skalanya lebih kecil, namun kemacetan tetap pasti akan terjadi lantaran pabrik di wilayah Rancaekek sudah mulai beraktivitas.

"Jadi arus mudik dan balik Lebaran kemungkinan yang dari wilayah Tasik yang melalui Nagreg menuju Cileunyi mungkin masih ada, mungkin jumlahnya sudah sedikit tapi tetap menjadi persoalan, karena pabrik di Rancaekek sudah beroperasi. Jadi menambah titik konflik yang akan kita harus diselesaikan," ujar Suntana.

Baca juga: Rekam 8 Pelajar Sedang Mandi di Kamar Indekos, Pemuda Asal Tasikmalaya Ditangkap

Kendati demikian, Suntana menyebutkan, Operasi Ketupat di Jawa Barat terbilang berhasil.

Pengaturan lalu lintas, di selatan Jawa Barat terpantau lebih baik dibandingkan tahun 2019.

"Bapak Presiden menyatakan dua hari yang lalu pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini khususnya lalu lintas di Jawa Barat berjalan lebih lancar dibandingkan 2019," kata dia.

Atas keberhasilan tersebut, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran personel Polresta Bandung yang sudah berhasil mengatur lajur lalu lintas saat masa arus mudik dan balik berlangsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Bandung
 Antapura De Djati, Garut: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Antapura De Djati, Garut: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Bandung
Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Bandung
2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Periksa Anggota Polri yang Berjaga hingga Manajemen Persib

2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Periksa Anggota Polri yang Berjaga hingga Manajemen Persib

Bandung
Dari 13.122 Peminat, Sebanyak 1.428 Orang Lolos UTBK SBMPTN Unsika

Dari 13.122 Peminat, Sebanyak 1.428 Orang Lolos UTBK SBMPTN Unsika

Bandung
Bupati Bandung Sebut Renovasi Ruang Kantornya Sudah Sesuai Mekanisme

Bupati Bandung Sebut Renovasi Ruang Kantornya Sudah Sesuai Mekanisme

Bandung
Sempat Selamatkan Istri dan Anaknya, Korban Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal

Sempat Selamatkan Istri dan Anaknya, Korban Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal

Bandung
Korban Tewas karena Miras Oplosan di Karawang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas karena Miras Oplosan di Karawang Bertambah Jadi 9 Orang

Bandung
Wabah PMK, Harga Jual Hewan Anjlok, Biaya Penanganan Tinggi

Wabah PMK, Harga Jual Hewan Anjlok, Biaya Penanganan Tinggi

Bandung
Warga Karawang yang Lihat Orang Pesta Miras Diminta Lapor Kapolres, Ini Nomornya

Warga Karawang yang Lihat Orang Pesta Miras Diminta Lapor Kapolres, Ini Nomornya

Bandung
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Bus Oleng hingga Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Bus Oleng hingga Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Bandung
Korban Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 51 Luka Ringan

Korban Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 51 Luka Ringan

Bandung
Sopir Bus Pariwisata Mengaku Tidur Beberapa Detik Sebelum Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas

Sopir Bus Pariwisata Mengaku Tidur Beberapa Detik Sebelum Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas

Bandung
Polisi Karawang Telusuri Penjual Bahan Pembuat Miras Oplosan Maut yang Tewaskan 8 Orang

Polisi Karawang Telusuri Penjual Bahan Pembuat Miras Oplosan Maut yang Tewaskan 8 Orang

Bandung
Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Bawa Rombongan Guru, 3 Orang Tewas

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Bawa Rombongan Guru, 3 Orang Tewas

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.