Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keluarga Ridwan Kamil Tak Akan Berhenti Mencari Eril meski Telah Dinyatakan Meninggal Dunia

Kompas.com - 03/06/2022, 11:14 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), anak Ridwan Kamil, yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, meninggal dunia karena tenggelam.

Namun, hal itu tak akan menyurutkan keinginan pihak keluarga untuk terus mencari keberadaan Eril.

Baca juga: Keluarga Meyakini Eril Sudah Meninggal Dunia

Saat ini Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia, sedang dalam perjalanan kembali ke Tanah Air.

Baca juga: Eril, Papa dan Mama Sudah Ikhlas...

Adapun Elpi Nazmuzaman, adik kandung Ridwan Kamil, akan menjadi perwakilan keluarga untuk memantau pencarian Eril.

Baca juga: Innalillahi Wa Innalillahi Rajiun, Kang Emil dan Teh Lia Yakini dan Ikhlas Eril Wafat

 "Jadi hari ini saya berada di Swiss sudah sejak hari kemarin ditugaskan oleh pihak keluarga dan pak Ridwan Kamil untuk melanjutkan pemantauan sekaligus mengkoordinasikan berbagai hal yang diperlukan untuk mencari Eril," ucap Elpi dalam konferensi pers virtual dari Swiss, Jumat (3/6/2022) pagi.

Baca juga: Keluarga Ridwan Kamil Nyatakan Eril Meninggal Dunia

Elpi menuturkan, setelah lebih dari sepekan dilakukan, otoritas Kota Bern mengubah status pencarian Eril dari mencari orang hilang (missing person) menjadi orang tenggelam (drowned person).

"Kemudian berkonsultasi baik dengan pihak KBRI. Berdasarkan keterangan yang kami terima dari KBRI, dinyatakan sebagai missing person oleh pihak kepolisian. Tapi pihak kepolisian kini memang didasarkan pada situasi dan laporan hilang karena situasi hanyut dan metode pencarian kami juga mendapatkan informasi sudah fokus untuk mencari Eril dalam keadaan yang bisa dinyatakan sebagai syahid akhirat dalam pandangan kami," ujar dia.

Baca juga: Shalat Gaib untuk Eril 

Elpi menambahkan, pencarian terus dilakukan oleh otoritas Kota Bern, salah satunya dengan menerjunkan anjing pelacak.

"Polisi saat ini sudah bersiap untuk menerjunkan anjing pelacak yang punya kemampuan khusus untuk mengecap aroma di permukaan di mana ini hanya ada keahlian khusus," kata Elpi dalam keterangan pers secara virtual, Jumat (3/6/2022).

Dari laman KBRI Bern, pencarian Eril pada Kamis (2/6/2022), dilanjutkan dengan mengerahkan patroli darat, perahu, dan penerbangan drone.

Penyelam tidak dapat dikerahkan karena pertimbangan derasnya arus Sungai Aare.

Fokus pencarian berada di area Marzili hingga pintu air Engehalde, serta patroli di area antara Schwellenmaetelli hingga Wohlensee.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com