Kompas.com - 08/06/2022, 12:20 WIB

KARAWANG, KOMPAS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, bakal menggratiskan pajak sawah yang luasnya tidak lebih dari 1 hektar mulai 2022.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, kebijakan ini dituangkan dalam Peraturan Bupati Karawang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi Objek Pajak Sawah.

Objek Pajak Sawah yang digratiskan adalah milik petani Karawang dengan luas secara akumulatif tidak lebih dari 1 hektar dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Rp 27.000 sampai dengan Rp 82.000.

"Ini ditujukan bagi petani yang benar-benar perlu kami bantu, memberdayakan petani agar lebih semangat dalam mengolah lahan. Tujuannya menjaga lahan sawah agar tidak dialih fungsi sehingga dapat menjaga Karawang sebagai lumbung padi," ujar Cellica di Kantor Pemkab Karawang, Rabu (8/7/2022).

Baca juga: Jadi Sekolah Kejuruan Favorit, PPDB SMK Negeri 1 Karawang Terima 864 Siswa

Kebijakan tersebut, kata Cellica, juga sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Untuk mendapatkan program pajak gratis ini petani pemilik sawah harus mengajukan permohonan langsung ke Kantor Bapenda Karawang, baik secara mandiri maupun kolektif oleh koordinator PBB di masing-masing kecamatan.

Selain itu, Pemkab Karawang juga memberika subsidi pupuk, asuransi untuk lahan pertanian, dan infrastruktur pertanian.

Hal tersebut sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2017 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

"Mudah-mudahan kebijakan ini dapat menumbuhkan semangat petani Karawang dalam mengolah lahan serta sebagai bentuk keberpihakan Pemerintah Daerah dalam mempertahankan Karawang sebagai lumbung padi nasional," kata Cellica.

Baca juga: Pembuat Uang Palsu di Karawang Terancam 15 Tahun Penjara, Belanjakan Uang di Warung Kecil

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah Karawang Asep Aang Rahmatullah mengatakan, telah menyosialisasikan kebijakan ini selama tiga hari.

Pesertanya 500 orang terdiri dari Camat, Kepala UPTD Pertanian, Koordinator PBB Kecamatan, Koordinator Penyuluh Pertanian dan Petugas Pemungut PBB desa atau kelurahan serta pegawai Bapenda.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Terbakar di Pantura Cirebon, Ditemukan Sejumlah Jeriken BBM di Dalamnya, Sopir Kabur

Mobil Terbakar di Pantura Cirebon, Ditemukan Sejumlah Jeriken BBM di Dalamnya, Sopir Kabur

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 5 Oktober 2022: Berawan hingga Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 5 Oktober 2022: Berawan hingga Hujan Sedang

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 5 Oktober 2022: Pagi dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 5 Oktober 2022: Pagi dan Malam Cerah Berawan

Bandung
Detik-detik Pria Bawa Samurai di Bandung Barat Dilumpuhkan Gas Air Mata dan 2 Damkar

Detik-detik Pria Bawa Samurai di Bandung Barat Dilumpuhkan Gas Air Mata dan 2 Damkar

Bandung
Pria Bawa Samurai Ngamuk di Padalarang KBB, Seorang Polisi Luka Berat

Pria Bawa Samurai Ngamuk di Padalarang KBB, Seorang Polisi Luka Berat

Bandung
Atap Sekolah di Garut Ambruk Lukai 4 Siswa SD, Kini Belajar Harus Gantian

Atap Sekolah di Garut Ambruk Lukai 4 Siswa SD, Kini Belajar Harus Gantian

Bandung
Minibus Hangus Terbakar di Pangandaran, Diduga Korsleting Listrik

Minibus Hangus Terbakar di Pangandaran, Diduga Korsleting Listrik

Bandung
Rentan Pergeseran Tanah, 2 Kampung di Purwakarta Tak Layak Huni

Rentan Pergeseran Tanah, 2 Kampung di Purwakarta Tak Layak Huni

Bandung
Diduga Ada Masalah Keluarga, 'Driver' Ojol Loncat ke Sungai Citarum

Diduga Ada Masalah Keluarga, "Driver" Ojol Loncat ke Sungai Citarum

Bandung
Banjir Rendam Jalur Utama Kota Cimahi, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Banjir Rendam Jalur Utama Kota Cimahi, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Bandung
Banjir Rendam 6 Titik di Cimahi, Derasnya Air Buat Aspal Terkelupas

Banjir Rendam 6 Titik di Cimahi, Derasnya Air Buat Aspal Terkelupas

Bandung
Jadikan Ganja Pakan Burung, Anggota Komunitas Merpati di Bandung Ngaku Sengaja

Jadikan Ganja Pakan Burung, Anggota Komunitas Merpati di Bandung Ngaku Sengaja

Bandung
Hujan Sepanjang Hari, 20 Lokasi di 7 Dusun Ciamis Tertimbun Tanah Longsor

Hujan Sepanjang Hari, 20 Lokasi di 7 Dusun Ciamis Tertimbun Tanah Longsor

Bandung
Ridwan Kamil Sudah Bicara soal Pilpres 2024 dengan Prabowo di Hambalang

Ridwan Kamil Sudah Bicara soal Pilpres 2024 dengan Prabowo di Hambalang

Bandung
Jadikan Ganja Pakan Burung, Anggota Komunitas Merpati di Bandung Ditangkap

Jadikan Ganja Pakan Burung, Anggota Komunitas Merpati di Bandung Ditangkap

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.