Kompas.com - 09/06/2022, 12:33 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat telah mengeluarkan izin gelaran sepak bola Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Sebagai salah satu upaya untuk mengamankan jalannya acara tersebut, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menggelar pertemuan dengan berbagai unsur masyarakat di sekitar GBLA.

Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Aswin Sipayung mengatakan, pertemuan ini dilakukan untuk mengkomunikasikan berbagai hal terutama bantuan pengamanan saat perhelatan Piala Presiden 2022.

Baca juga: Polda Jabar Izinkan Piala Presiden 2022 Berlangsung di GBLA

Dengan adanya bantuan masyarakat sekitar, diharapkan gelaran sepak bola ini berjalan aman dan lancar.

"Kami tidak berdiri sendiri, kami dibantu oleh masyarakat yang ada di sekitar GBLA, maka kami ajak seluruh unsur dari kecamatan, organisasi kemasyarakatan, para pemuda ya dan juga dari jajaran Kodim atau Koramil ada di situ untuk bersama-sama mengamankan selama perhelatan di GBLA, Piala Presiden," Kata Aswin di Mapolrestabes Bandung, Kamis (9/6/2022).

Dikatakan, pengamanan akan dilakukan secara maksimal guna menjaga situasi aman dan kondusif saat kegiatan acara nanti digelar.

Namun Aswin tak menjelaskan secara rinci jumlah personel yang diturunkan nanti.

"Pokoknya, maksimal ya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucapnya.

Baca juga: Yana Mulyana: Stadion GBLA Siap untuk Piala Presiden, Tinggal Tunggu Izin Kepolisian

Aswin berharap dengan adanya koordinasi ini masyarakat sekitar GBLA diharapkan turut membantu keamanan dan kelancaran arus masuk dan keluar stadion GBLA

Seperti diketahui, Bandung menjadi salah satu daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah gelaran Piala Presiden 2022 ini.

Sebanyak empat tim seperti Persib Bandung, Bali United, Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara FC bakal berlaga di Bandung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Satu Tersangka Dugaan Penganiayaan Wartawan di Karawang Ditahan

Bandung
Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Terjadi 134 Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2022, Simak Pencegahannya Menurut BPBD

Bandung
Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Dilema Pengusaha Tempe di Tengah Kenaikan Harga Kedelai: Naikkan Harga Jual atau Kurangi Ukuran

Bandung
Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Keluh Warga Soal Antrean Panjang di Pom Bensin, Begini Tanggapan Pertamina

Bandung
Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Remaja di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri karena Sakit Ginjal yang Dideritanya

Bandung
Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Antrean Panjang Masih Kerap Terjadi di SPBU Kota Bandung, Begini Penjelasan Kadisdagin

Bandung
Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Simak, Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku Awal Oktober 2022

Bandung
Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Dilema Perajin Tahu di Pangandaran saat Harga Kedelai Naik Rp 1.000 per Kg: Tolonglah...

Bandung
Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Bandung
Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bupati: 50.000 Warga Garut Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem, jika Tak Dibantu, Tidak Bisa Makan

Bandung
Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Pulang Bertanding di Cirebon, Bus Pemain Pesik Kuningan Dilempari Batu

Bandung
Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Siapkan Pengawalan Tim Persija dan Official

Bandung
Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Jaminkan Mobil, Guru di Pangandaran yang Gunakan Tabungan Siswa Siap Kembalikan Rp 119 Juta Sebelum 18 Oktober

Bandung
2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

2.721 Angkot di Kabupaten Bandung Dapat BBM Gratis

Bandung
Kronologi Polisi Terima 'Uang Damai', Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Kronologi Polisi Terima "Uang Damai", Ternyata Ditawari Sopir Rp 600.000 dan Diambil Rp 200.000

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.