Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/06/2022, 17:56 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Segala perkembangan terkait pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), akan diumumkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Swiss.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Jawa Barat Wahyu Mijaya menjawab soal kabar ditemukannya Eril di Sungai Aare.

"Terkait dengan kepastian lebih lanjut pencarian ananda Eril kita menunggu informasi lebih lanjut KBRI di sana yang insya Allah jika sudah ada perkembangan lebih lanjut memberikan berbagai informasi perkembangan di sana," kata Wahyu di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Kemlu: Ada Progres Pencarian Eril, tapi Masih Menunggu Konfirmasi Kepolisian Bern

Wahyu pun meminta masyarakat tak henti untuk mendoakan agar proses pencarian Eril bisa segera membuahkan hasil.

"Kami berharap dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat berkaitan atas proses pencarian ananda Eril. Mudah-mudahan ada informasi terbaru," jelasnya.

Sebelumnya, Wahyu memastikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mengajukan izin ke luar negeri dengan alasan darurat.

Ridwan Kamil diketahui bertolak menuju Swiss pada Kamis (9/6/2022) untuk menindaklanjuti proses pencarian putra sulungnya Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang hilang terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss.

"Terima kasih rekan media atas simpati empati kepada Pak Gubernur dan keluarga.

Baca juga: UPDATE: Kemlu Sebut Ada Perkembangan Pencarian Eril, Ridwan Kamil Terbang ke Swiss

"Informasi yang pertama terkait dengan izin gubernur Pemprov sudah inisiatif kembali menyampaikan permohonan izin ke luar negeri dengan alasan penting," kata Wahyu di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (9/6/2022).

Wahyu mengatakan, izin tersebut dimulai sejak 9-19 Juni 2022. 

"Sudah mendapatkan persetujuan. Mulai tanggal 9 sampai 19 Juni. Sementara Pak Gubernur sudah berangkat ke Swiss per hari ini. Atas permintaan keluarga di sana. Berangkat berdua dengan asistennya," tutur dia.

Untuk memastikan jalannya pemerintahan, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kembali menjadi Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Peningkatan Pengunjung di Sungai Aare Akan Berdampak Positif terhadap Pencarian Eril

"Kemudian, untuk memastikan jalannya pemerintah Pak Wagub akan menjadi Plh sampai kembalinya Pak Gubernur ke tanah air," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Upaya Pengurangan Risiko Bencana dari Potensi Gempa M  6,5 Sesar Cimandiri

3 Upaya Pengurangan Risiko Bencana dari Potensi Gempa M 6,5 Sesar Cimandiri

Bandung
Dedi Mulyadi Kerahkan 6 Truk Bereskan Sampah yang Setahun Menggunung di Subang

Dedi Mulyadi Kerahkan 6 Truk Bereskan Sampah yang Setahun Menggunung di Subang

Bandung
 Disperindag Karawang Selidiki Harga Minyakita Naik di Tingkat Pengecer

Disperindag Karawang Selidiki Harga Minyakita Naik di Tingkat Pengecer

Bandung
Muka Air Tanah di Bandung Turun hingga 60 Persen, Industri Diduga Jadi Penyebab

Muka Air Tanah di Bandung Turun hingga 60 Persen, Industri Diduga Jadi Penyebab

Bandung
Sesar Cimandiri di Sukabumi, Berpotensi Picu Gempa M 6,5 dengan Intensitas VIII MMI

Sesar Cimandiri di Sukabumi, Berpotensi Picu Gempa M 6,5 dengan Intensitas VIII MMI

Bandung
Kronologi Siswi SD Dikeroyok 4 Teman Kelasnya karena Tak Pinjamkan Penghapus, Korban Mual hingga Pingsan

Kronologi Siswi SD Dikeroyok 4 Teman Kelasnya karena Tak Pinjamkan Penghapus, Korban Mual hingga Pingsan

Bandung
Setelah Bunuh Seorang Pemuda, Geng Motor Mengamuk di Hotel Cimahi

Setelah Bunuh Seorang Pemuda, Geng Motor Mengamuk di Hotel Cimahi

Bandung
Minyakita Langka di Cirebon Sejak Akhir 2022, Harga Tak Sesuai HET

Minyakita Langka di Cirebon Sejak Akhir 2022, Harga Tak Sesuai HET

Bandung
Nyawa Rizki Melayang Usai Diserang Geng Motor, Nenek Korban: Ditunggu Enggak Pulang-pulang, Malah Dengar Kabar Dibacok

Nyawa Rizki Melayang Usai Diserang Geng Motor, Nenek Korban: Ditunggu Enggak Pulang-pulang, Malah Dengar Kabar Dibacok

Bandung
Aksi Brutal Geng Motor, Bacok Pemuda di Cimahi hingga Tewas, Korban Diserang di Gang Dekat Rumah

Aksi Brutal Geng Motor, Bacok Pemuda di Cimahi hingga Tewas, Korban Diserang di Gang Dekat Rumah

Bandung
Bocah 4 Tahun Jatuh dari Balkon Masjid Al Jabbar, Ada Celah 30 Cm antara Pagar dan Lantai

Bocah 4 Tahun Jatuh dari Balkon Masjid Al Jabbar, Ada Celah 30 Cm antara Pagar dan Lantai

Bandung
Tumpah Ruah Kirab Budaya Cap Go Meh 2023 di Karawang

Tumpah Ruah Kirab Budaya Cap Go Meh 2023 di Karawang

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 6 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 6 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Bandung
Kronologi Siswi SD Dianiaya 4 Teman Sekelasnya, Hanya karena Tak Pinjami Penghapus, Korban Pingsan

Kronologi Siswi SD Dianiaya 4 Teman Sekelasnya, Hanya karena Tak Pinjami Penghapus, Korban Pingsan

Bandung
Siswi SD di Sukabumi Dianiaya 4 Temannya Saat Belajar di Kelas, Dipukul, Dibenturkan hingga Pingsan

Siswi SD di Sukabumi Dianiaya 4 Temannya Saat Belajar di Kelas, Dipukul, Dibenturkan hingga Pingsan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.